Perbedaan Subaru Impreza WRX dan WRX STI Generasi Pertama - Mobil.id

Perbedaan Subaru Impreza WRX dan WRX STI Generasi Pertama


HomeBlog

Subaru
Perbedaan Subaru Impreza WRX dan WRX STI Generasi Pertama
Penulis 8

Bagi penggemar Subaru Impreza, nama WRX dan WRX STI tentu sudah sangat familiar. Keduanya sama-sama dikenal sebagai mobil performa tinggi dengan mesin turbo dan sistem AWD legendaris khas Subaru. Namun meskipun terlihat mirip secara tampilan, sebenarnya terdapat banyak perbedaan penting antara Subaru Impreza WRX dan WRX STI generasi pertama.

Perbedaan tersebut tidak hanya soal tenaga mesin, tetapi juga menyangkut suspensi, transmisi, handling, teknologi motorsport, hingga karakter berkendara. WRX dirancang sebagai sedan sport performa tinggi untuk penggunaan jalan raya, sementara WRX STI dikembangkan lebih dekat dengan kebutuhan rally dan motorsport.

Subaru pertama kali memperkenalkan WRX pada tahun 1992 bersamaan dengan lahirnya Impreza generasi pertama. Nama WRX sendiri merupakan singkatan dari “World Rally eXperimental,” menunjukkan hubungan erat mobil ini dengan ajang World Rally Championship atau WRC.

WRX generasi awal menggunakan mesin boxer EJ20 turbocharged berkapasitas 2.0 liter. Mesin ini langsung menjadi pusat perhatian karena menawarkan tenaga besar untuk ukuran sedan kompak era 1990-an. Dipadukan dengan sistem Symmetrical AWD, WRX memiliki performa agresif dan handling stabil di berbagai kondisi jalan.

Dua tahun kemudian, Subaru Tecnica International atau STI mulai mengembangkan versi yang lebih ekstrem. Lahirlah Subaru Impreza WRX STI yang memiliki fokus lebih kuat pada performa dan motorsport.

Perbedaan paling utama antara WRX dan WRX STI terletak pada mesin. Meskipun sama-sama menggunakan basis EJ20 turbo, versi STI mendapatkan peningkatan besar pada internal mesin, ECU, turbocharger, dan sistem pendinginan.

WRX standar generasi awal biasanya menghasilkan tenaga sekitar 240 PS. Sementara WRX STI mampu menghasilkan tenaga hingga 250–280 PS tergantung versi dan tahun produksi. Selain lebih bertenaga, STI juga memiliki respon throttle yang lebih agresif.

Karakter mesin STI terasa lebih liar dibanding WRX biasa. Turbo lag khas Subaru tetap ada, tetapi dorongan tenaga pada putaran menengah hingga atas terasa jauh lebih brutal. Sensasi inilah yang membuat STI sangat dicintai penggemar mobil rally.

Selain sektor mesin, transmisi juga menjadi pembeda penting. WRX umumnya menggunakan gearbox dengan rasio standar yang masih cukup nyaman untuk penggunaan harian. STI menggunakan close-ratio transmission yang dirancang untuk performa maksimal dan akselerasi lebih responsif.

Sistem diferensial pada STI juga lebih canggih dibanding WRX biasa. Subaru memberikan limited-slip differential tambahan agar distribusi tenaga lebih optimal saat menikung atau melaju di medan licin. Teknologi ini sangat penting dalam dunia rally.

Perbedaan berikutnya ada pada suspensi dan chassis. WRX STI menggunakan setup suspensi lebih keras dan rigid dibanding WRX standar. Mobil terasa lebih stabil saat dipacu agresif, tetapi konsekuensinya kenyamanan harian sedikit berkurang.

Handling STI terkenal sangat tajam dan responsif. Banyak penggemar menganggap GC8 STI sebagai salah satu mobil AWD dengan karakter berkendara terbaik era 1990-an. Kombinasi bobot ringan, AWD, dan suspensi motorsport membuat mobil ini sangat kompetitif di lintasan rally.

Dari sisi eksterior, perbedaan WRX dan STI generasi pertama memang tidak terlalu ekstrem, tetapi tetap bisa dikenali. STI biasanya memiliki body kit lebih agresif, spoiler belakang lebih besar, velg khusus, serta emblem STI di beberapa bagian kendaraan.

Pada beberapa versi tertentu seperti STI Type RA atau Type R Coupe, Subaru bahkan mengurangi fitur kenyamanan demi memangkas bobot kendaraan. Hal ini menunjukkan bahwa STI benar-benar dikembangkan dengan orientasi motorsport.

Interior WRX dan STI juga memiliki perbedaan. STI biasanya menggunakan jok sport lebih agresif, steering wheel khusus, serta panel instrumen bernuansa balap. Namun secara umum, desain dashboard keduanya masih mempertahankan nuansa sederhana khas mobil Jepang era 1990-an.

Dalam dunia rally, WRX STI memiliki hubungan yang jauh lebih kuat dibanding WRX biasa. Subaru menggunakan basis STI untuk berbagai pengembangan mobil WRC mereka. Bersama Colin McRae, STI membantu Subaru memenangkan berbagai kejuaraan rally dunia pada pertengahan hingga akhir 1990-an.

Salah satu alasan mengapa STI begitu legendaris adalah karena mobil ini terasa sangat “raw” dan mekanis. Tidak banyak bantuan elektronik seperti mobil modern. Pengemudi benar-benar harus memahami karakter turbo, AWD, dan distribusi tenaga mobil.

Di pasar mobil bekas saat ini, harga WRX STI generasi pertama jauh lebih tinggi dibanding WRX standar. Varian STI tertentu seperti Version 5, Version 6, atau Type R Coupe bahkan sudah menjadi barang kolektor bernilai tinggi.

Namun WRX biasa juga tetap memiliki daya tarik tersendiri. Banyak penggemar memilih WRX karena biaya perawatan lebih murah dan karakter berkendara yang masih nyaman digunakan sehari-hari. Selain itu, WRX juga memiliki potensi modifikasi yang sangat besar.

Baik WRX maupun WRX STI, keduanya berhasil membangun identitas Subaru sebagai produsen mobil AWD turbo performa tinggi. Generasi GC8 menjadi titik awal lahirnya salah satu rivalitas paling terkenal di dunia otomotif Jepang, terutama melawan Mitsubishi Lancer Evolution.