Review Isuzu D-Max Arctic Trucks AT35 Expedition 2018: Pickup Ekspedisi Full Upgrade untuk Medan Ekstrem Dunia - Mobil.id

Review Isuzu D-Max Arctic Trucks AT35 Expedition 2018: Pickup Ekspedisi Full Upgrade untuk Medan Ekstrem Dunia


HomeBlog

Isuzu
Review Isuzu D-Max Arctic Trucks AT35 Expedition 2018: Pickup Ekspedisi Full Upgrade untuk Medan Ekstrem Dunia
Penulis 8

Isuzu D-Max Arctic Trucks AT35 Expedition 2018 merupakan varian puncak dalam keluarga D-Max Generasi Kedua yang dikembangkan oleh Isuzu UK bersama Arctic Trucks untuk kebutuhan ekspedisi profesional. Berbeda dari AT35 standar, versi Expedition ini biasanya sudah dilengkapi paket perlengkapan tambahan yang lebih lengkap untuk perjalanan jarak jauh, eksplorasi medan ekstrem, hingga operasi di wilayah terpencil.

Model ini tidak sekadar pickup off-road, tetapi sudah masuk kategori kendaraan ekspedisi serius yang digunakan di berbagai kondisi ekstrem seperti salju dalam, gurun pasir, hutan lebat, hingga jalur pegunungan terpencil. Filosofi utamanya adalah ketahanan, kemandirian, dan kemampuan menjangkau wilayah yang tidak bisa diakses kendaraan biasa.

Pada tahun 2018, minat terhadap kendaraan overlanding meningkat pesat di Eropa dan pasar global lainnya. Banyak pengguna profesional, peneliti lapangan, hingga komunitas ekspedisi memilih platform seperti D-Max AT35 Expedition karena reputasi keandalannya yang sudah teruji.

Dari sisi eksterior, Isuzu D-Max AT35 Expedition 2018 memiliki tampilan paling ekstrem di antara semua varian D-Max saat itu. Basis desain Blue Power facelift tetap digunakan, namun hampir seluruh aspek visual dan fungsional mengalami peningkatan besar.

Ban 35 inci menjadi elemen utama yang langsung terlihat. Ukuran ini memberikan ground clearance sangat tinggi, memungkinkan kendaraan melewati rintangan yang tidak mungkin dilalui pickup standar.

Overfender besar khas Arctic Trucks memberikan ruang tambahan untuk roda besar sekaligus memperkuat tampilan agresif kendaraan. Secara visual, AT35 Expedition terlihat jauh lebih lebar dan siap tempur.

Velg khusus dengan desain off-road heavy duty dirancang untuk menahan tekanan ekstrem di medan berat. Kombinasi ini membuat kendaraan tetap stabil meskipun berada di permukaan yang tidak rata.

Roof rack atau rak atap biasanya menjadi bagian penting pada versi Expedition. Peralatan seperti jerigen bahan bakar, tenda rooftop, perlengkapan recovery, dan alat navigasi tambahan sering dipasang pada bagian ini.

Lampu tambahan (auxiliary lights) juga menjadi fitur umum pada paket Expedition. Lampu ini membantu meningkatkan visibilitas saat berkendara di malam hari atau kondisi cuaca buruk.

Dari sisi samping, profil kendaraan terlihat sangat tinggi dan kokoh. Proporsi ini bukan hanya estetika, tetapi hasil dari peningkatan suspensi dan penggunaan ban besar.

Side step diperkuat untuk memudahkan akses masuk ke kabin. Mengingat tinggi kendaraan yang ekstrem, fitur ini menjadi sangat penting dalam penggunaan sehari-hari.

Bagian belakang tetap mempertahankan bak kargo yang luas, namun pada versi Expedition sering dilengkapi dengan sistem penyimpanan tambahan atau modul ekspedisi.

Masuk ke dalam kabin, Isuzu D-Max AT35 Expedition 2018 tetap mempertahankan desain Blue Power yang sederhana namun fungsional. Fokus utama interior adalah keandalan dan kemudahan penggunaan dalam kondisi ekstrem.

Material interior dibuat tahan terhadap penggunaan berat dan kondisi lingkungan keras. Debu, lumpur, dan kelembapan tinggi tidak menjadi masalah bagi kabin ini.

Kursi depan memiliki posisi duduk tinggi dengan visibilitas luas, sangat penting untuk navigasi di medan sulit. Beberapa unit juga dilengkapi pelapis tambahan untuk kenyamanan perjalanan panjang.

Sebagai Double Cab, kendaraan ini mampu membawa lima penumpang. Namun dalam konteks ekspedisi, ruang kabin sering dimanfaatkan untuk perlengkapan tambahan dan logistik perjalanan.

Sistem hiburan biasanya dibuat sederhana namun tetap fungsional. Bluetooth, USB, dan sistem audio dasar menjadi fitur standar untuk mendukung perjalanan jarak jauh.

Di sektor mesin, Isuzu D-Max AT35 Expedition 2018 menggunakan mesin diesel Blue Power yang tersedia dalam beberapa konfigurasi tergantung pasar, yaitu 1.9 liter RZ4E-TC atau 3.0 liter 4JJ1-TCX.

Versi 1.9 liter menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik, sementara versi 3.0 liter memberikan tenaga dan torsi lebih besar untuk medan ekstrem dan beban berat.

Karakter torsi rendah menjadi salah satu keunggulan utama mesin Isuzu, terutama saat kendaraan digunakan di jalur off-road, tanjakan ekstrem, atau kondisi beban penuh.

Sistem penggerak 4x4 dengan transfer case low range menjadi standar pada AT35 Expedition. Sistem ini memberikan kontrol maksimal di medan sulit.

Suspensi merupakan salah satu aspek paling penting. Arctic Trucks melakukan modifikasi besar untuk meningkatkan travel suspensi dan stabilitas kendaraan saat menggunakan ban 35 inci.

Suspensi depan independen dan belakang per daun tetap digunakan, namun dengan tuning khusus untuk meningkatkan kemampuan off-road ekstrem tanpa mengorbankan daya tahan.

Chassis ladder frame khas Isuzu tetap menjadi fondasi utama kendaraan ini. Struktur ini dikenal sangat kuat dan mampu bertahan dalam penggunaan ekspedisi jangka panjang.

Kemampuan towing tetap dipertahankan, memungkinkan kendaraan menarik trailer ekspedisi, peralatan berat, atau kendaraan tambahan dengan stabil.

Fitur keselamatan meliputi ABS, EBD, ESC, TCS, Hill Start Assist, Hill Descent Control, serta airbag ganda sebagai standar keamanan modern.

Di pasar mobil bekas dan komunitas ekspedisi, Isuzu D-Max AT35 Expedition 2018 menjadi salah satu kendaraan paling dihormati. Kombinasi kemampuan ekstrem, keandalan tinggi, serta konfigurasi Arctic Trucks membuatnya sangat dicari oleh penggemar overlanding dan ekspedisi profesional.