Review Isuzu D-Max XTR 2018: Pickup Off-Road Ekstrem dengan Upgrade Arctic Trucks dan Tampilan Agresif - Mobil.id

Review Isuzu D-Max XTR 2018: Pickup Off-Road Ekstrem dengan Upgrade Arctic Trucks dan Tampilan Agresif


HomeBlog

Isuzu
Review Isuzu D-Max XTR 2018: Pickup Off-Road Ekstrem dengan Upgrade Arctic Trucks dan Tampilan Agresif
Penulis 8

Isuzu D-Max XTR 2018 merupakan salah satu varian paling ekstrem dalam lini Isuzu D-Max Generasi Kedua yang dipasarkan di Inggris. Model ini merupakan hasil pengembangan bersama Arctic Trucks dan dirancang untuk memberikan kemampuan off-road yang jauh lebih serius dibanding varian Blade maupun Utah.

D-Max XTR berada di puncak segmen pickup lifestyle off-road Isuzu pada periode tersebut. Kendaraan ini tidak hanya menawarkan tampilan agresif, tetapi juga peningkatan pada suspensi, ground clearance, serta kemampuan melibas medan berat seperti salju, lumpur dalam, hingga jalur berbatu ekstrem.

Pada tahun 2018, permintaan terhadap pickup ekspedisi dan off-road meningkat signifikan di Eropa. Konsumen yang aktif dalam kegiatan outdoor, ekspedisi, dan pekerjaan lapangan berat mulai mencari kendaraan yang tidak hanya kuat secara mekanis, tetapi juga siap menghadapi kondisi ekstrem. Isuzu D-Max XTR hadir sebagai jawaban untuk kebutuhan tersebut.

Dari sisi eksterior, Isuzu D-Max XTR 2018 langsung menunjukkan perbedaan signifikan dibanding varian lain. Desain facelift Blue Power tetap menjadi basis, namun seluruh elemen visual diperkuat untuk memberikan kesan lebih besar dan lebih tangguh.

Salah satu ciri paling menonjol adalah penggunaan ban berukuran besar khas Arctic Trucks yang memberikan peningkatan traksi di medan ekstrem. Ban ini dipadukan dengan velg khusus yang dirancang untuk menahan tekanan penggunaan off-road berat.

Overfender berukuran besar menjadi bagian penting dari desain XTR. Komponen ini tidak hanya memperkuat tampilan, tetapi juga memungkinkan penggunaan roda yang lebih besar tanpa mengganggu struktur bodi.

Grille depan berwarna gelap dengan aksen khusus membuat tampilan kendaraan terlihat lebih agresif. Lampu utama tetap menggunakan desain modern D-Max facelift dengan pencahayaan optimal untuk kondisi malam maupun medan minim cahaya.

Ground clearance menjadi salah satu keunggulan utama XTR. Dengan peningkatan dari paket Arctic Trucks, kendaraan ini mampu melewati rintangan yang tidak dapat dihadapi oleh pickup standar.

Dari sisi samping, postur kendaraan terlihat sangat tinggi dan lebar. Proporsi ini memberikan stabilitas lebih baik saat melewati medan tidak rata sekaligus meningkatkan kemampuan off-road secara keseluruhan.

Side step tetap disediakan namun dirancang lebih kokoh untuk menyesuaikan karakter kendaraan. Bagian ini juga membantu akses masuk ke kabin yang lebih tinggi dibanding D-Max standar.

Bak belakang tetap mempertahankan fungsi utamanya sebagai area angkut. Namun pada XTR, banyak pengguna memanfaatkannya untuk perlengkapan ekspedisi seperti tenda, alat recovery, jerigen bahan bakar, dan peralatan outdoor lainnya.

Masuk ke dalam kabin, Isuzu D-Max XTR 2018 menawarkan suasana yang tetap nyaman meskipun fokus utama kendaraan adalah kemampuan off-road ekstrem. Dashboard menggunakan desain Blue Power dengan layout ergonomis.

Material interior memiliki kualitas yang lebih baik dibanding varian utilitas, memberikan keseimbangan antara ketahanan dan kenyamanan. Beberapa unit dilengkapi jok kulit atau material premium dengan desain khusus.

Kursi depan dirancang untuk memberikan kenyamanan dalam perjalanan jauh maupun medan berat. Posisi duduk tinggi memberikan visibilitas luas yang sangat membantu saat berkendara di area off-road.

Sebagai Double Cab, XTR mampu membawa lima penumpang dengan nyaman. Ruang kabin yang lega membuat kendaraan ini tetap cocok digunakan sebagai kendaraan keluarga maupun ekspedisi.

Sistem hiburan sudah cukup lengkap untuk kelasnya. Umumnya dilengkapi layar sentuh, Bluetooth, USB, kamera parkir, dan sistem audio modern yang mendukung perjalanan jauh.

Di sektor mesin, Isuzu D-Max XTR 2018 menggunakan mesin diesel Blue Power 1.9 liter RZ4E-TC yang menjadi standar utama D-Max facelift di Eropa.

Mesin ini memiliki kapasitas 1.898 cc dengan teknologi common rail dan turbocharger modern yang dirancang untuk efisiensi bahan bakar sekaligus performa yang stabil.

Meskipun lebih kecil dibanding mesin diesel generasi sebelumnya, karakter torsi rendahnya tetap sangat kuat, terutama saat kendaraan digunakan di medan berat atau membawa beban tambahan.

Efisiensi bahan bakar menjadi salah satu keunggulan utama mesin ini. Hal ini sangat penting untuk kendaraan ekspedisi yang sering digunakan dalam perjalanan jauh.

Selain itu, mesin ini juga sudah memenuhi standar emisi modern di Eropa sehingga lebih ramah lingkungan dibanding generasi sebelumnya.

Transmisi manual enam percepatan menjadi pilihan utama, meskipun beberapa pasar juga menyediakan transmisi otomatis untuk kenyamanan berkendara di jalan raya.

Kemampuan off-road menjadi fokus utama XTR. Dengan paket Arctic Trucks, sistem suspensi telah dimodifikasi untuk memberikan artikulasi roda yang lebih baik di medan ekstrem.

Suspensi depan independen dan suspensi belakang per daun tetap digunakan, namun dengan tuning khusus agar mampu menghadapi kondisi off-road berat tanpa kehilangan stabilitas.

Chassis ladder frame khas Isuzu tetap menjadi fondasi utama kendaraan ini. Struktur tersebut dikenal sangat kuat dan tahan terhadap penggunaan ekstrem dalam jangka panjang.

Kemampuan towing juga tetap menjadi salah satu keunggulan penting. Mesin diesel bertorsi besar memungkinkan kendaraan menarik trailer, caravan, atau peralatan ekspedisi dengan mudah.

Fitur keselamatan pada Isuzu D-Max XTR 2018 meliputi ABS, EBD, ESC, TCS, Hill Start Assist, Hill Descent Control, serta airbag ganda yang sudah menjadi standar di kelas pickup modern.

Di pasar mobil bekas saat ini, Isuzu D-Max XTR 2018 menjadi salah satu varian paling dicari oleh penggemar off-road ekstrem dan ekspedisi. Kombinasi desain agresif, upgrade Arctic Trucks, serta ketangguhan khas Isuzu membuat model ini memiliki nilai tinggi dan karakter unik dibanding varian lainnya.