
Pasar Medium SUV di Indonesia kembali memanas sejak PT Plaza Auto Mega (Plaza Subaru) resmi menggelontorkan generasi keenam dari SUV legendaris mereka melalui All New Subaru Forester 2.5iS EyeSight. Sebagai penerus lini kendaraan petualang keluarga, generasi terbaru ini tidak sekadar bersolek di area eksterior. Subaru memenuhi rombakan masif pada struktur sasis, konfigurasi kabin, hingga peningkatan akurasi pada indra keselamatan aktifnya. Bagi para loyalis yang mendambakan kendaraan dengan rekayasa mekanis murni (pure engineering ), model andalan ini mengusung standar baru yang sulit ditandingi oleh para kompetitor di kelasnya.
Bahasa Desain Boxy yang Semakin Maskulin
Secara visual, All New Subaru Forester mempertahankan siluet boxy (mengotak) yang menjadi identitas ikoniknya sejak era 90-an. Namun, desainer Subaru memberikan sentuhan modern yang jauh lebih agresif pada wajah depannya. Grille segi enam berukuran besar dengan kelir black gloss kini menyatu secara harmonis dengan lampu utama LED adaptif berbentuk tajam. Area bawah bodi yang dikelilingi oleh cladding plastik hitam tebal yang meluas hingga ke spakbor, menegaskan bahwa mobil ini siap menghadapi rintangan makadam maupun kubangan lumpur.
Dimensi fisik mobil ini memiliki panjang 4.655 mm, lebar 1.830 mm, dan tinggi 1.730 mm. Angka tersebut memberikan proporsi yang gagah di jalan raya. Salah satu keunggulan mutlak yang tetap dipertahankan adalah ground clearance setinggi 220 mm. Jarak ke tanah yang tinggi ini memastikan kolong mobil aman saat melintasi polisi tidur ekstrem, jalanan rusak di pedesaan, hingga berkumpulnya air banjir di perkotaan tanpa gejala mentok.
Jantung Mekanik: Karakter Khas Mesin Boxer 2.5L
Di balik kap mesinnya, tertanam mahakarya mekanis berupa mesin Horizontally-Oppose Boxer 4-silinder Naturally Aspirated berkapasitas 2.498 cc (2.5 Liter). Keputusan Subaru Indonesia untuk mengunci varian 2.5L sebagai standar utama terbukti tepat. Mesin berkode FB25 ini mampu memancarkan energi maksimal hingga 185 PS pada 5.800 rpm dan torsi puncak mencapai 247 Nm pada 3.700 rpm. Distribusi tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis Lineartronic CVT 7-percepatan lengkap dengan paddle shift .
Keunikan mesin Boxer terletak pada pergerakan piston yang saling menghadap secara horizontal. Konfigurasi mendatar ini membuat posisi mesin bisa diletakkan sangat rendah di dalam ruang mesin. Dampak langsungnya adalah pusat gravitasi (center of Gravity ) kendaraan menjadi jauh lebih rendah dibandingkan SUV lain yang menggunakan mesin segaris ( inline ). Saat diajak bermanuver di tikungan tikungan atau beralih jalur dengan kecepatan tinggi, gejala limbung ( body roll ) dapat diredam dengan sangat baik, memberikan kesan berkendara sestabil mobil sedan.
Penggerak semua roda simetris dan X-MODE fungsi ganda
Tenaga berlimpah dari mesin Boxer disalurkan secara permanen ke empat roda melalui sistem Symmetrical All-Wheel Drive (AWD). Sistem penggerak empat roda milik Subaru bekerja secara mekanis dan real-time, bukan elektronik temporal seperti sistem AWD pada umumnya. Ketika komputer mendeteksi salah satu roda kehilangan traksi akibat jalanan licin atau basah, komputer langsung memindahkan torsi ke roda yang memiliki cengkeraman paling kuat.
Untuk medan yang lebih ekstrem, pengemudi cukup mengaktifkan fitur Dual-Function X-MODE melalui konsol tengah. Fitur ini menyediakan dua mode berkendara khusus, yaitu Snow/Dirt untuk permukaan berkerikil atau licin, serta Deep Snow/Mud untuk melewati lumpur pekat yang di dalamnya. Saat diaktifkan, komputer akan mengatur ulang sensitivitas pedal gas, mendistribusikan torsi AWD, dan mengaktifkan Hill Descent Control secara otomatis agar mobil dapat mengubah turunan curam dengan aman tanpa perlu menginjak pedal rem.
Kabin Modern dengan Kenyamanan Medis
Memasuki ruang kabin, All New Subaru Forester 2.5iS EyeSight menawarkan lompatan teknologi yang drastis. Pusat perhatian langsung tertuju pada layar sentuh vertikal berukuran 11,6 inci di tengah dashboard . Layar beresolusi tinggi ini mengintegrasikan seluruh pengaturan kendaraan, mulai dari sistem navigasi, AC dual-zone , hingga konektivitas nirkabel untuk Apple CarPlay dan Android Auto.
Kenyamanan penumpang baris pertama ditunjang oleh Ergonomic Medical Front Seat . Jok depan ini dirancang dengan penelitian medis khusus untuk menopang struktur tulang belakang dan panggul manusia secara optimal. Hasilnya, getaran dari jalanan tidak berubah ke tubuh pengemudi, secara signifikan mengurangi rasa lelah dan pegal saat menempuh perjalanan jarak jauh ( road trip ). Ditambah lagi dengan keberadaan Panoramic Sunroof berukuran besar, atmosfer di dalam kabin terasa sangat lapang dan mewah. Kekedapan kabin juga meningkat hingga 12,5 persen berkat optimalisasi material peredam di area sasis Subaru Global Platform (SGP).
Sensor Keselamatan Subaru EyeSight Generasi Terbaru
Fitur keselamatan aktif menjadi menu wajib pada trim tertinggi ini. Sistem perlindungan utama dipimpin oleh Subaru EyeSight generasi terbaru yang mengandalkan kamera stereo di kaca depan, ditambah dengan satu kamera monokuler bersudut lebar ( wide -angle ). Tambahan kamera monokuler ini membuat sistem mampu mendeteksi pejalan kaki, pesepeda, atau sepeda motor yang datang dari arah persimpangan secara lebih cepat.
Fitur-fitur yang mendukung keselamatan berkendara di dalam paket EyeSight ini meliputi Pre-Collision Braking (rem darurat otomatis), Adaptive Cruise Control dengan kemampuan mendeteksi marka jalan secara presisi, serta Lane Keep Assist . Salah satu fitur pintar terbaru yang disematkan adalah Emergency Driving Stop System (EDSS). Jika kamera mendeteksi pengemudi tidak memberikan respon pada setir dalam jangka waktu tertentu (misalnya akibat ketakutan berat atau pingsan), sistem akan menyalakan lampu hazard, membunyikan klakson, lalu memperlambat dan menghentikan mobil secara otomatis di tepi jalan dengan aman untuk menghindari kecelakaan fatal.