Review Raize 1.2 G CVT 2021: Konsumsi Irit BBM Hingga 20km per Liter Dan Bagasi Luas Fleksibel - Mobil.id

Review Raize 1.2 G CVT 2021: Konsumsi Irit BBM Hingga 20km per Liter Dan Bagasi Luas Fleksibel


HomeBlog

Toyota
Review Raize 1.2 G CVT 2021: Konsumsi Irit BBM Hingga 20km per Liter Dan Bagasi Luas Fleksibel
Penulis 9

Pengujian unit bekas Toyota Raize 1.2 G transmisi otomatis CVT lansiran 2021 dilakukan pada Mei 2026 di area urban Jawa Barat. Langkah ini diambil untuk mengevaluasi degradasi mekanis sasis DNGA pasca-pemakaian jangka panjang.

Evaluasi teknis ini berfokus pada unit dengan odometer yang telah menyentuh angka 65.000 kilometer. Analisis empiris ini disusun khusus guna memberikan data parameter keausan struktural bagi Anda yang mencari compact SUV bekas.

Fokus utama pengujian tertuju pada keandalan sistem penggerak powertrain dan efisiensi operasional harian kendaraan. Melalui artikel ini, Anda bisa melihat performa asli mobil perkotaan ini setelah melewati masa pakai sekitar lima tahun.

Saat pertama kali diluncurkan, harga baru mobil ini berada di kisaran angka Rp210 juta hingga Rp230 juta. Namun kini, Anda bisa membawa pulang unit bekasnya dengan menyiapkan anggaran sekitar Rp165 juta hingga Rp180 juta.

Performa dan Dinamika Berkendara

Dapur pacu Toyota Raize tipe G ini mengandalkan mesin berkode WA-VE berkapasitas 1.198 cc 3-silinder Dual VVT-i. Jantung mekanis non-turbo tersebut mampu memproduksi tenaga maksimal 88 PS serta torsi puncak mencapai 113 Nm.

Tenaga mesin disalurkan menuju roda depan melalui sistem transmisi otomatis Dual Mode CVT atau D-CVT. Respons akselerasi pada putaran bawah hingga menengah terasa cukup linier dan memadai untuk kondisi stop-and-go perkotaan.

Namun, kurva tenaga cenderung mendatar saat Anda memaksa mobil berakselerasi di atas kecepatan 100 km/jam. Gejala ini terasa di jalur tol menanjak akibat pembatasan kubikasi mesin naturally aspirated yang digunakannya.

  • Stabilitas arah tergolong rigid berkat penggunaan arsitektur sasis modern DNGA.

  • Gejala body roll atau limbung terasa sangat minim saat Anda bermanuver.

  • Mobil tetap stabil ketika diajak berbelok pada kecepatan sedang 50 km/jam.

  • Bobot kemudi elektrik terasa terlalu ringan bagi sebagian pengemudi di tol.

Karakter setir yang ringan tersebut sayangnya kurang memberikan umpan balik mekanis yang presisi dari permukaan jalan. Anda harus sedikit lebih fokus menjaga posisi kemudi agar arah mobil tidak mudah bergeser.

Kenyamanan dan Ergonomis Kabin

Material interior didominasi oleh panel plastik keras pada bagian dashboard hingga ke door trim. Setelah pemakaian lima tahun, material ini mulai memicu suara getaran halus atau rattle noise di area pilar A kabin.

Kondisi tersebut terjadi akibat adanya pelonggaran komponen klip pengikat plastik bawaan pabrik seiring usia pakai. Beruntung, tata letak ergonomis switch kontrol AC digital berdesain vertikal terasa sangat mudah dijangkau oleh tangan pengemudi.

Penempatan tombol start-stop engine juga ideal, didukung pengaturan roda kemudi yang sayangnya hanya bersifat tilt. Absennya mekanisme teleskopik membatasi fleksibilitas posisi berkendara, terutama bagi Anda yang memiliki postur tubuh jangkung.

  • Karakteristik getaran intrinsik mesin 3-silinder masih terisolasi dengan baik di engine mount.

  • Getaran mesin mulai merambat halus ke pedal gas saat kondisi idle.

  • Rambatan getaran terdeteksi saat beban kompresor AC mobil sedang aktif bekerja.

  • Kekedapan kabin mencatatkan angka kebisingan sebesar 69 dB pada kecepatan 100 km/jam.

Sumber intrusi suara terbesar berasal dari gemuruh ban pada ruang roda bagian belakang mobil. Hal ini dipicu minimnya lapisan peredam internal, sementara bantingan suspensi belakang torsion beam dirasakan cenderung kaku.

Suspensi akan memantul keras ketika Anda melewati lubang jalan dalam kondisi kabin tanpa muatan. Karakter kaku ini baru akan terasa lebih tenang dan lembut saat mobil diisi penuh oleh penumpang.

Fitur Utama dan Sistem Keselamatan

Fasilitas konvensional tipe G meliputi penyejuk udara digital dengan visualisasi modern yang memanjakan mata Anda. Tersedia pula head unit layar sentuh berukuran 8 inci yang mendukung interkoneksi Apple CarPlay dan Android Auto.

Konektivitas pintar tersebut bekerja responsif, berpadu panel instrumen kluster full digital TFT berukuran 7 inci. Panel instrumen ini menyediakan empat opsi tampilan geometris yang seluruh pikselnya masih bekerja normal tanpa cacat.

  • Varian 1.2 G periode ini belum mengadopsi sistem keselamatan Toyota Safety Sense.

  • Perlindungan keselamatan pasif kendaraan bertumpu pada kehadiran fitur dual SRS airbags.

  • Sistem pengereman darurat didukung oleh teknologi ABS serta kontrol distribusi EBD.

  • Kestabilan berkendara dijaga oleh Vehicle Stability Control dan Hill Start Assist.

Seluruh modul sensor elektronik termasuk sensor parkir belakang dua titik masih mendeteksi parameter normal. Saat dipindai menggunakan alat khusus OBD, tidak ditemukan adanya kode kerusakan berulang pada sistem kelistrikannya.

Nilai Investasi dan Vonis Akhir

Toyota Raize 1.2 G bekas menawarkan nilai fungsionalitas tinggi terhadap biaya operasional harian Anda. Keunggulan ini berkat efisiensi konsumsi bahan bakar yang tinggi dan kesederhanaan mekanis dari mesin non-turbo bawaannya.

Desain mesin konvensional tanpa induksi paksa ini terbukti mampu meminimalkan risiko kerusakan mekanis jangka panjang. Biaya perawatan rutinnya juga dipastikan tidak akan menguras kantong Anda sebagai pemilik kedua nantinya.

Vonis akhir kami merekomendasikan unit compact SUV bekas ini sebagai kendaraan komuter perkotaan yang tangguh. Catatannya, Anda wajib melakukan inspeksi visual secara mandiri pada kondisi karet peredam pintu mobil.

Selain itu, lakukan penggantian oli transmisi CVT secara berkala demi menjaga ketahanan komponen sabuk baja. Perawatan rutin pada sasis transmisi D-CVT ini sangat penting untuk memastikan kinerja mobil tetap optimal.

FAQ Seputar Toyota Raize 1.2 G 2021

  • Berapa konsumsi bahan bakar rata-rata mesin 1.2L WA-VE pada rute dalam kota?

Pengujian pada jalur urban padat dengan kecepatan rata-rata 22 km/jam menghasilkan angka konsumsi bahan bakar konstan sebesar 14,2 km/liter dengan menggunakan bensin berkualitas RON 92.

  • Bagaimana cara meminimalkan kebisingan jalan yang mengintrusi kabin belakang unit bekas ini?

Solusi teknis yang efektif adalah dengan menambahkan lapisan karpet peredam jenis aspal atau busa poliuretan pada area lantai bagasi serta dinding dalam rumah roda.

  • Apakah tipe transmisi D-CVT pada Raize rentan mengalami malafungsi pada odometer tinggi?

Transmisi D-CVT tergolong andal asalkan tidak sering dipaksa menahan beban berlebih di tanjakan curam dan fluida transmisi K-Fluid diganti rutin setiap 40.000 kilometer untuk mencegah keausan sabuk baja.

  • Mengapa jarum indikator bahan bakar terkadang menunjukkan fluktuasi yang tidak akurat pada unit usia pakai di atas tiga tahun?

Masalah tersebut biasanya disebabkan oleh akumulasi kotoran sulfur dari bahan bakar pada komponen pelampung tangki yang memerlukan pembersihan fisik atau penggantian modul pompa bahan bakar secara utuh.