
Salah satu daya tarik utama dari Subaru BRAT Generasi Pertama (1978–1981) adalah penggunaan sistem penggerak empat roda (4WD) yang pada masanya masih tergolong cukup maju untuk kelas pickup kompak. Sistem ini menjadi salah satu faktor yang membuat BRAT berbeda dari pickup ringan lain di era 1970–1980-an.
Berbeda dengan pickup Amerika yang umumnya masih mengandalkan RWD (rear-wheel drive), Subaru BRAT sudah menawarkan kemampuan 4WD yang bisa diaktifkan sesuai kebutuhan, menjadikannya kendaraan serbaguna untuk berbagai kondisi jalan.
Konsep 4WD Part-Time pada Subaru BRAT
Subaru BRAT menggunakan sistem 4WD part-time manual, artinya pengemudi dapat mengaktifkan atau menonaktifkan penggerak empat roda sesuai kondisi jalan.
Karakter sistem ini:
Default penggunaan adalah 2WD
4WD diaktifkan secara manual
Tidak menggunakan sistem elektronik
Mengandalkan mekanisme mekanis sederhana
Sistem ini sangat sesuai dengan karakter BRAT yang memang dirancang untuk efisiensi dan kesederhanaan.
Cara Kerja Sistem 4WD BRAT
Ketika 4WD diaktifkan, tenaga mesin dari transmisi dialirkan ke kedua poros:
Roda depan
Roda belakang
Distribusi tenaga ini memberikan traksi tambahan pada kondisi jalan sulit seperti:
Tanah berlumpur
Jalan berbatu
Salju
Jalan licin atau tidak rata
Namun, sistem ini tidak dirancang untuk digunakan terus-menerus di aspal kering.
Kelebihan Sistem 4WD Subaru BRAT
Sistem 4WD BRAT memiliki beberapa keunggulan penting:
1. Sederhana dan Mudah Dipahami
Tidak ada sistem elektronik kompleks, sehingga pengemudi cukup memahami mekanisme dasar penggerak.
2. Tahan Lama
Karena minim komponen elektronik, sistem ini relatif tahan terhadap kerusakan berat.
3. Cocok untuk Medan Ringan hingga Menengah
Sangat ideal untuk penggunaan di area rural atau kondisi jalan tidak stabil.
4. Mudah Diperbaiki
Perawatan dan perbaikan tidak memerlukan teknologi canggih.
Kekurangan Sistem 4WD BRAT
Meski cukup efektif, sistem ini juga memiliki keterbatasan:
1. Tidak Full-Time AWD
Pengguna harus mengaktifkan manual, tidak otomatis menyesuaikan kondisi jalan.
2. Tidak Cocok untuk Kecepatan Tinggi di 4WD
Penggunaan di aspal kering dalam mode 4WD bisa menyebabkan keausan drivetrain.
3. Tidak Ada Bantuan Elektronik
Tidak memiliki traction control atau stabilitas elektronik seperti mobil modern.
Handling Saat 4WD Aktif
Ketika 4WD diaktifkan, Subaru BRAT menunjukkan karakter berbeda:
Traksi meningkat signifikan
Mobil terasa lebih stabil di permukaan licin
Steering sedikit lebih berat
Radius putar terasa lebih kaku
Namun untuk medan off-road ringan, sistem ini sangat membantu menjaga kontrol kendaraan.
Perbandingan dengan Sistem 4WD Modern
Jika dibandingkan dengan sistem AWD modern:
BRAT: mekanis, manual, sederhana
Mobil modern: otomatis, elektronik, adaptif
BRAT unggul dalam:
Kesederhanaan
Kemudahan perawatan
Ketahanan jangka panjang
Namun kalah dalam:
Kenyamanan
Respons otomatis
Efisiensi sistem pintar
Peran 4WD dalam Identitas Subaru BRAT
Sistem 4WD bukan hanya fitur tambahan, tetapi menjadi bagian penting dari identitas Subaru BRAT.
Tanpa 4WD, BRAT hanya akan menjadi pickup kecil biasa. Dengan 4WD, BRAT berubah menjadi:
Pickup kompak serbaguna
Kendaraan medan ringan
Alternatif ekonomis dari SUV besar
Inilah yang membuat BRAT unik di masanya.
Warisan Teknologi 4WD BRAT
Sistem 4WD sederhana pada BRAT menjadi fondasi awal bagi perkembangan teknologi Subaru di masa depan, terutama:
Symmetrical AWD Subaru modern
Filosofi kendaraan stabil di berbagai kondisi jalan
Fokus pada kontrol dan traksi
BRAT menjadi salah satu langkah awal Subaru dalam membangun reputasi sebagai produsen kendaraan AWD terbaik di dunia.
Karakter Sistem 4WD BRAT
Sistem 4WD Subaru BRAT Gen 1 adalah contoh teknologi sederhana yang efektif. Ia tidak canggih secara elektronik, tetapi sangat fungsional dan tahan lama.
Karakter utamanya:
Manual dan mekanis
Kuat untuk medan ringan
Mudah dirawat
Menjadi identitas utama BRAT