
Memasuki era pertengahan 1980-an, Subaru Leone mengalami perubahan besar yang menandai transisi dari mobil kompak sederhana era 70-an menuju platform yang lebih modern, lebih teknologis, dan lebih siap bersaing di pasar global yang semakin ketat. Generasi ketiga ini diproduksi mulai 1984 hingga 1994 dan menjadi fase terakhir dari nama Leone sebelum digantikan oleh model baru seperti Subaru Impreza di segmen tertentu.
Generasi ini tidak hanya sekadar facelift, tetapi benar-benar perubahan desain, mesin, dan teknologi yang signifikan.
1. Desain Eksterior Subaru Leone Generasi 3
Subaru Leone generasi ketiga hadir dengan bahasa desain yang jauh lebih modern dibanding pendahulunya:
Bentuk bodi lebih aerodinamis dan tidak terlalu kotak
Garis desain lebih halus dan “clean”
Lampu dan grill lebih menyatu dengan bodi
Tampilan lebih sesuai dengan tren mobil 80-an
Subaru mulai meninggalkan kesan “utility box” dan bergerak ke arah mobil kompak yang lebih global dan modern.
2. Varian Bodi yang Lebih Beragam
Pada generasi ini, Subaru Leone menawarkan banyak pilihan bodi:
Sedan 4-door
Hatchback 3-door
Wagon
Coupe RX (sport variant)
Setiap varian memiliki karakter berbeda, mulai dari mobil harian hingga versi sporty dan utilitarian.
3. Mesin EA82: Evolusi Baru
Generasi ketiga menggunakan mesin EA82, yang merupakan pengembangan dari EA81 sebelumnya.
Karakter mesin EA82:
Boxer 4 silinder 1.8 liter
Desain lebih modern dengan peningkatan efisiensi
Tersedia versi karburator dan injeksi (di beberapa pasar)
Lebih halus dibanding generasi sebelumnya
Subaru Leone dengan EA82 menjadi lebih nyaman dan lebih stabil untuk penggunaan harian modern.
4. Teknologi Turbo dan RX Performance
Salah satu langkah penting pada generasi ini adalah munculnya varian RX Turbo.
Ciri utama:
Mesin EA82T (turbocharged)
Tenaga lebih besar dibanding versi standar
Fokus pada performa ringan
Menjadi cikal bakal arah sport Subaru modern
Ini adalah salah satu fase awal Subaru serius masuk ke dunia performa, sebelum era WRX.
5. Sistem Penggerak AWD yang Lebih Matang
Pada generasi ini, sistem penggerak Subaru Leone mulai berkembang lebih jauh:
4WD dual range masih digunakan di beberapa varian
Sistem full-time 4WD mulai diperkenalkan di pasar tertentu
Transmisi manual dan otomatis lebih modern
Walaupun belum sepenuhnya “Symmetrical AWD” seperti Subaru modern, ini adalah fondasi kuat menuju sistem AWD global Subaru.
6. Interior dan Kenyamanan
Interior generasi ketiga jauh lebih modern dibanding sebelumnya:
Dashboard lebih ergonomis
Material lebih baik dan lebih rapi
Beberapa varian memiliki fitur digital sederhana
Kenyamanan kabin meningkat signifikan
Subaru Leone mulai berubah dari mobil utilitarian menjadi mobil keluarga global yang lebih nyaman.
7. Karakter Berkendara
Generasi ketiga menawarkan pengalaman berkendara yang lebih refined:
Suspensi lebih stabil di kecepatan tinggi
Handling lebih presisi dibanding generasi sebelumnya
Mesin lebih halus dan tidak terlalu bergetar
Tetap mempertahankan kemampuan jalan buruk khas Subaru
8. Posisi dalam Evolusi Subaru
Subaru Leone generasi ketiga menjadi titik transisi penting karena:
Menjembatani era klasik dan modern Subaru
Menjadi basis teknologi EA82 dan AWD lanjut
Mengarah ke lahirnya platform baru seperti Legacy dan Impreza
Menutup era “Leone” sebelum evolusi besar Subaru 90-an
9. Nilai Historis
Generasi ini sering dianggap sebagai:
Generasi paling “matang” dari Leone
Fase transisi ke Subaru modern
Titik awal Subaru masuk ke era global modern otomotif