
Salah satu aspek keselamatan berkendara yang sering kali terabaikan dalam lembar spesifikasi sebuah Medium SUV adalah visibilitas luar ruang. Di tengah tren desain mobil modern yang cenderung menggunakan pilar-pilar atap tebal dan kaca belakang sempit demi mengejar estetika sporty , All New Subaru Forester generasi keenam justru konsisten melawan arus. Subaru tetap mempertahankan filosofi desain yang mengutamakan bidang pandang luas dari dalam kabin. Rancang bangun kaca dan bodi pada Forester terbaru ini dihitung secara cermat untuk mengeliminasi titik buta ( blind spot ), memberikan rasa percaya diri dan tingkat keamanan maksimal bagi pengemudi saat bermanuver di berbagai kondisi jalan.
Desain Rumah Kaca Lebar dan Pilar A yang Tipis
Ketika pertama kali duduk di balik lingkar kemudi All New Subaru Forester, kesan utama yang langsung dirasakan adalah aura kabin yang sangat terang dan pemandangan mata yang luar biasa plong ke arah luar. Subaru menerapkan desain rumah kaca ( greenhouse ) dengan bidang kaca jendela yang berukuran besar dan garis sabuk bodi ( beltline ) yang sengaja dibuat rendah. Pendekatan ini membuat pengemudi dapat dengan mudah menyatukan batas luar tubuh mobil saat melewati gang-gang sempit atau area parkir padat.
Poin krusial yang menjadi keunggulan Forester adalah optimalisasi pada Pilar A (pilar penopang kaca depan). Desainer Subaru berhasil merancang struktur Pilar A yang sangat kuat secara keselamatan uji tabrak, namun tetap mempertahankan penampang fisik yang tipis. Sudut kemiringan pilar ini diatur sedemikian rupa agar tidak menghalangi pandangan diagonal pengemudi. Dampak langsungnya, risiko menabrak pejalan kaki, pesepeda, atau sepeda motor yang melintas dari arah sudut depan saat mobil hendak berbelok di persimpangan jalan dapat ditekan hingga ke tingkat minimal.
Posisi Duduk Command Command dan Kaca Segitiga Tambahan
Visibilitas prima pada Forester didukung oleh posisi duduk pengemudi yang bergaya command seat position . Dudukan jok dirancang cukup tinggi dari lantai sasis Subaru Global Platform (SGP), memberikan perspektif pandang yang luas ke ujung kap mesin depan. Untuk memaksimalkan area pandang di sisi samping, Subaru memindahkan posisi dudukan spion luar dari sudut pilar ke panel pintu.
Keputusan pemindahan posisi spion ini menciptakan ruang kosong di pangkal jendela depan yang kemudian diisi oleh kaca segitiga tambahan ( quarter window ). Kehadiran kaca kecil ini sangat efektif menghilangkan titik buta yang biasanya tercipta oleh pertemuan antara spion dan pilar pintu. Pengemudi kini dapat dengan mudah melihat keberadaan objek rendah atau anak kecil yang berada di samping dekat roda depan sebelum mobil mulai melaju.
Bidang Pandang Belakang Luas Dibalut Teknologi Kamera 360
Keunggulan All New Subaru Forester tidak hanya terfokus pada bagian depan, melainkan juga merambah hingga ke area buritan. Kaca belakang Forester dirancang tegak dan lebar, menyajikan bidang pandang yang luas melalui spion tengah tanpa terhalang oleh sandaran kepala jok baris kedua. Visibilitas luar biasa minim blind spot secara mekanis ini kemudian disempurnakan oleh intervensi teknologi digital modern berupa kamera 360 derajat generasi terbaru.
Melalui layar sentuh vertikal berukuran 11.6 inci di tengah dasbor, pengemudi dapat melihat visualisasi kendaraan dari sudut pandang mata burung (bird's -eye view ) beresolusi tinggi. Sistem kamera ini juga dilengkapi dengan fitur tampilan 3D interaktif yang memungkinkan pengemudi menyatukan sekujur tubuh luar mobil secara melingkar sebelum bermanuver mundur. Kombinasi antara visibilitas kaca yang unggul dan bantuan kamera perimeter ini menjadikan Forester sebagai salah satu SUV ukuran menengah yang paling mudah dan aman untuk diparkirkan di ruang-ruang terbatas.