Sejarah Subaru Legacy Generasi Kedua BD/BG 1993–1998 - Mobil.id

Sejarah Subaru Legacy Generasi Kedua BD/BG 1993–1998


HomeBlog

Subaru
Sejarah Subaru Legacy Generasi Kedua BD/BG 1993–1998
Penulis 8

Subaru Legacy generasi kedua berkode BD untuk sedan dan BG untuk wagon menjadi salah satu fase penting dalam perkembangan Subaru pada era 1990-an. Setelah sukses membangun identitas melalui Legacy generasi pertama BC/BF, Subaru mulai menyempurnakan konsep sedan dan wagon AWD mereka agar lebih modern, nyaman, dan kompetitif di pasar global.

Legacy BD/BG diproduksi dari tahun 1993 hingga 1998 dan menjadi generasi yang memperkuat reputasi Subaru sebagai produsen kendaraan boxer AWD dengan karakter touring khas Jepang.

Jika Legacy generasi pertama menjadi fondasi, maka generasi kedua adalah tahap ketika Subaru mulai benar-benar menemukan identitas global mereka.

Pada awal 1990-an, industri otomotif Jepang sedang berada dalam era persaingan yang sangat ketat.

Produsen seperti Toyota, Honda, dan Nissan terus mengembangkan sedan dengan teknologi lebih canggih dan desain lebih modern.

Subaru menyadari bahwa mereka harus membawa Legacy ke level berikutnya agar mampu bersaing lebih serius di pasar internasional.

Ketika Legacy BD/BG diperkenalkan pada tahun 1993, perubahan paling terlihat ada pada desain bodi.

Jika generasi pertama masih mempertahankan nuansa kotak khas akhir 1980-an, generasi kedua tampil jauh lebih membulat dan aerodinamis.

Desain ini mengikuti tren otomotif pertengahan 1990-an yang mulai meninggalkan garis tajam dan beralih ke bentuk lebih halus.

Legacy BD Sedan terlihat lebih elegan dan modern dibanding pendahulunya.

Sementara Legacy BG Wagon menjadi salah satu wagon Jepang paling populer pada masanya.

Banyak penggemar Subaru menganggap generasi BG Wagon sebagai salah satu wagon klasik terbaik yang pernah diproduksi Subaru.

Selain desain, Subaru juga meningkatkan kualitas interior pada Legacy generasi kedua.

Dashboard dibuat lebih ergonomis dengan desain membulat khas 1990-an.

Ruang kabin terasa lebih luas dan nyaman untuk perjalanan jauh.

Material interior juga mengalami peningkatan dibanding generasi sebelumnya meski masih mempertahankan kesederhanaan khas Subaru.

Legacy BG Wagon terutama terkenal sangat nyaman digunakan touring keluarga dan perjalanan lintas kota.

Salah satu alasan utama Legacy generasi kedua sukses adalah penggunaan mesin boxer EJ-series yang terus dikembangkan.

Subaru menawarkan berbagai mesin seperti EJ18, EJ20, EJ22, dan EJ25 tergantung pasar dan varian.

Mesin boxer tetap menjadi identitas utama Legacy karena memberikan pusat gravitasi rendah dan handling stabil.

EJ22 masih terkenal sangat tangguh dan menjadi favorit banyak pengguna Subaru lawas.

Sedangkan EJ25 mulai menawarkan tenaga lebih besar terutama untuk pasar Amerika Utara.

Selain mesin naturally aspirated, Subaru juga menghadirkan varian turbo performa tinggi pada beberapa pasar.

Legacy GT dan GT-B mulai membangun reputasi sebagai wagon dan sedan AWD performa dengan karakter sporty namun tetap nyaman digunakan harian.

Konsep inilah yang nantinya berkembang lebih jauh pada generasi BE/BH dengan Legacy B4 Twin Turbo.

Sistem Symmetrical AWD juga terus disempurnakan pada Legacy BD/BG.

Pada pertengahan 1990-an, AWD permanen di sedan keluarga masih belum umum.

Subaru tetap mempertahankan strategi mereka menjadikan AWD sebagai identitas utama.

Keunggulan tersebut membuat Legacy sangat populer di wilayah dengan musim dingin dan kondisi jalan sulit.

Banyak konsumen memilih Legacy karena kendaraan ini terasa aman, stabil, dan nyaman untuk perjalanan jauh.

Legacy BG Wagon juga memiliki pengaruh besar terhadap sejarah Subaru modern.

Dari model inilah lahir Subaru Outback pada tahun 1994.

Awalnya, Outback hanyalah Legacy Wagon dengan suspensi lebih tinggi, body cladding, dan karakter semi-offroad.

Namun konsep tersebut ternyata sangat sukses terutama di pasar Amerika Utara.

Outback kemudian berkembang menjadi salah satu model terpenting dalam sejarah Subaru dan membantu mempopulerkan konsep crossover wagon sebelum SUV crossover modern mendominasi pasar.

Selain kendaraan keluarga, Legacy generasi kedua juga tetap mempertahankan hubungan Subaru dengan dunia motorsport.

Varian turbo AWD Subaru masih digunakan dalam pengembangan performa dan image reli mereka.

Meski era dominasi Subaru Impreza WRX STI mulai berkembang pada pertengahan 1990-an, Legacy tetap memiliki pengaruh besar terhadap filosofi performa Subaru.

Dari sisi pasar global, Legacy BD/BG membantu Subaru memperkuat posisi mereka di Amerika Utara, Jepang, Australia, dan beberapa negara Eropa.

Kombinasi AWD, mesin boxer, dan wagon praktis membuat Legacy memiliki basis penggemar loyal.

Pada era tersebut, Subaru mulai dikenal sebagai produsen kendaraan yang cocok untuk gaya hidup aktif dan outdoor.

Karakter ini kemudian menjadi identitas besar Subaru hingga sekarang.

Menariknya, Legacy BG Wagon juga cukup populer di komunitas modifikasi Jepang.

Banyak enthusiast memodifikasi wagon ini dengan suspensi rendah, velg besar, dan upgrade mesin turbo.

Konsep wagon performa Jepang mulai berkembang cukup kuat pada pertengahan 1990-an, dan Legacy BG menjadi salah satu model penting dalam budaya tersebut.

Dari sisi durability, Legacy BD/BG terkenal cukup tangguh jika dirawat dengan baik.

Namun beberapa varian EJ25 mulai dikenal memiliki potensi masalah head gasket pada generasi tertentu.

Meski begitu, reputasi overall Legacy generasi kedua tetap sangat baik di kalangan penggemar Subaru.

Produksi Legacy BD/BG berakhir pada tahun 1998 sebelum digantikan generasi ketiga BE/BH yang tampil lebih sporty dan modern.

Meski demikian, generasi kedua tetap dianggap sebagai salah satu Legacy paling penting karena menjadi masa ketika Subaru mulai benar-benar menemukan identitas global mereka sebagai produsen kendaraan boxer AWD modern.