
PT Toyota-Astra Motor menyegarkan lini sedan kompak dengan meluncurkan Toyota Vios varian G bermesin 1.500 cc berteknologi transmisi baru pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show periode Agustus 2016. Langkah ini memperkuat posisinya di segmen sedan tanah air.
Hingga pasar mobil bekas tahun 2026 ini, data kendaraan tersebut terus dianalisis oleh para pengamat otomotif dan calon pembeli. Analisis difokuskan untuk menguji ketahanan kekedapan kabin serta respons sektor kaki-kaki setelah penggunaan jangka panjang.
Pengendalian & Stabilitas
Pengujian handling dan stabilitas pada unit berkode bodi NCP150 ini menunjukkan karakteristik yang menarik untuk dibahas. Respons kemudi berteknologi Electronic Power Steering terasa cukup presisi dalam mengarahkan laju kendaraan sesuai keinginan pengemudi.
Meskipun sistem kemudi tersebut terasa agak hambar pada kecepatan rendah, Anda akan merasakan feedback yang berbeda saat melaju kencang. Setir memberikan bobot yang baik dan mantap saat kendaraan dipacu di area jalan tol.
Gejala limbung atau body roll saat bermanuver tajam di tikungan juga terasa minim pada sedan kompak ini. Hal tersebut dapat dicapai berkat setelan suspensi depan jenis MacPherson Strut yang dipadukan dengan sasis belakang.
Sektor belakang mobil didukung suspensi Torsion Beam yang karakternya sengaja disetel cenderung kaku oleh pabrikan. Karakter kaku ini sangat berguna untuk menjaga stabilitas sasis tetap tenang saat mobil melaju konstan di atas 100 kilometer per jam.
Kenyamanan & Redaman Kabin
Aspek kenyamanan kabin didominasi oleh evaluasi tingkat Noise, Vibration, and Harshness yang tergolong baik. Keheningan ruang internal menunjukkan kemampuan mumpuni dalam mereduksi deru suara mesin baru berkode 2NR-FE yang berada di kap depan.
Meskipun demikian, Anda harus memaklumi bahwa suara gesekan ban dengan permukaan aspal masih menembus lantai kabin. Suara tersebut akan terdengar secara samar terutama ketika Anda sedang berkendara dalam kecepatan yang cukup tinggi.
Kualitas bantingan suspensi memang terasa sedikit keras saat melewati jalan berlubang demi mempertahankan stabilitas berkendara. Namun, hal ini dibayar tuntas oleh tingkat ergonomi posisi duduk pengemudi yang dinilai cukup ergonomis untuk harian.
Anda dapat mengatur posisi berkendara secara nyaman berkat adanya fitur penyetelan ketinggian kursi atau seat height adjuster. Kenyamanan posisi menyetir ini juga didukung fitur tilt steering, walaupun roda kemudinya belum dilengkapi dengan pengaturan teleskopik.
Fitur & Asisten Berkendara
Sektor fitur berkendara pada Vios tipe G keluaran akhir 2016 ini berfokus pada fungsi konvensional yang efektif. Produsen menyematkan tombol Eco Mode untuk membantu Anda berkendara dengan tingkat efisiensi bahan bakar yang jauh lebih baik.
Selain itu, tersedia pula pilihan Sport Mode untuk mendapatkan respons katup gas yang terasa lebih instan. Perubahan karakter akselerasi ini disalurkan secara halus via komponen transmisi jenis otomatis CVT 7-percepatan virtual.
Namun, Anda perlu mencatat bahwa varian ini belum mengadopsi fitur canggih seperti cruise control. Sistem bantuan pengemudi aktif berbasis sensor atau Advanced Driver Assistance Systems juga belum tersedia pada model produksi tahun ini.
Fitur keselamatan berkendara didukung secara pasif oleh keberadaan komponen keselamatan berupa dual SRS airbags. Sistem pengereman cakram pada keempat roda sudah terintegrasi dengan teknologi Anti-lock Braking System, Electronic Brake-force Distribution, serta fitur Brake Assist.
Efisiensi & Konsumsi Energi
Data efisiensi konsumsi bahan bakar dari mesin Dual VVT-i berkapasitas murni 1.496 cc ini menunjukkan efisiensi tinggi. Dapur pacu modern ini mampu mengolah pasokan bensin secara optimal untuk mendukung kebutuhan mobilitas harian Anda.
Pengujian rute dalam kota dengan kondisi lalu lintas padat mencatatkan angka konsumsi yang efisien. Karakter mesinnya mampu menjaga catatan konsumsi bahan bakar tetap berada di kisaran angka 12 hingga 13 kilometer per liter.
Sementara itu, efisiensi yang jauh lebih mengagumkan akan tercipta saat Anda mengujinya pada rute bebas hambatan. Dengan gaya berkendara konstan di jalan tol serta mengaktifkan fitur Eco Mode, konsumsi bensin bisa ditekan.
Dalam kondisi berkendara yang stabil tersebut, konsumsi bahan bakar mampu menyentuh angka optimal di pasaran. Catatan efisiensinya mampu berada di kisaran angka 17 hingga 19 kilometer per liter yang tergolong sangat irit.
Informasi Tambahan Seputar Pengoperasian
Berapa kapasitas volume oli mesin yang dibutuhkan untuk penggantian berkala beserta saringannya pada Toyota Vios G 2016 ini? Penggantian rutin pelumas mesin berkode 2NR-FE jika disertai penggantian filter oli membutuhkan volume bersih sebanyak 3,5 liter dengan rekomendasi viskositas SAE 0W-20 atau 5W-30.
Jenis oli transmisi apakah yang wajib digunakan untuk merawat sistem girboks matik pada varian penyegaran 2016 ini? Unit ini menggunakan sistem Continuously Variable Transmission sehingga wajib menggunakan pelumas berspesifikasi Toyota Genuine CVTF FE dan dalarang keras menggunakan oli matik konvensional tipe ATF.
Berapa ukuran spesifikasi velg dan ban standar pabrikan yang terpasang pada sektor kaki-kaki Toyota Vios tipe G ini? Sektor kaki-kaki varian ini dibekali dengan velg alloy bermotif palang berukuran 16 inci yang dibalut oleh ban standar dengan profil ukuran 195/50 R16.
Berapa kapasitas maksimum penampungan tangki bahan bakar minyak yang dimiliki oleh sedan kompak berpenggerak roda depan ini? Tangki penyimpanan bahan bakar pada kendaraan ini memiliki kapasitas tampung maksimum untuk memuat bensin sebanyak 42 liter secara penuh.