Setir Ringan Pakai EPS Dan Sasis DNGA Stabil, Rasakan Sensasi Test Drive Toyota Raize G 2021 - Mobil.id

Setir Ringan Pakai EPS Dan Sasis DNGA Stabil, Rasakan Sensasi Test Drive Toyota Raize G 2021


HomeBlog

Toyota
Setir Ringan Pakai EPS Dan Sasis DNGA Stabil, Rasakan Sensasi Test Drive Toyota Raize G 2021
Penulis 9

Pengujian unit bekas Toyota Raize 1.2 G bensin dilakukan pada Mei 2026 di rute kombinasi perkotaan dan jalan tol Jabodetabek untuk mengevaluasi tingkat degradasi kekedapan kabin (NVH) serta respons sistem kaki-kaki setelah masa pakai 4 hingga 5 tahun. Pengujian komprehensif ini ditujukan bagi Anda para calon konsumen pasar mobil sekunder yang membutuhkan basis data teknis mengenai kekuatan arsitektur platform DNGA (Daihatsu New Global Architecture) dan kenyamanan compact SUV ini. Melalui pengujian langsung di medan jalan harian, Anda dapat menakar performa riil kendaraan secara objektif sebelum bertransaksi.

Pengendalian dan Stabilitas

Sistem kemudi mobil ini sudah dibekali teknologi Electric Power Steering (EPS) yang modern. Sistem elektrik tersebut memberikan feedback mekanis yang presisi serta terasa sangat ringan saat Anda mengendalikan mobil pada kecepatan rendah di area perkotaan harian.

Meskipun ringan di kecepatan rendah, bobot setir akan bertambah secara gradual seiring meningkatnya laju kendaraan Anda. Penyesuaian bobot otomatis ini sangat berguna untuk menjaga stabilitas arah berkendara agar tetap kokoh saat mobil dipacu pada kecepatan tinggi.

Aplikasi platform DNGA yang rigid terbukti sangat efektif mereduksi gejala body roll atau limbung secara signifikan. Anda dapat merasakan kestabilan bodi yang mantap saat nekat bermanuver tajam di tikungan pada kecepatan sekitar 60 km/jam.

Saat Anda melaju pada kecepatan 100 km/jam di jalan tol, stabilitas arah berkendara mobil kompak ini tetap terasa solid dan minim koreksi kemudi aktif. Namun, ada beberapa catatan dinamika berkendara yang perlu Anda perhatikan:

  • Postur bodi jangkung khas compact SUV ini sesekali menangkap hempasan angin samping.

  • Terpaan crosswind di jalan tol yang terbuka sedikit memengaruhi ketenangan berkendara.

  • Respons sasis platform DNGA terasa lincah untuk melakukan perpindahan lajur.

  • Karakter kemudi terasa akurat memberikan rasa aman saat melewati tikungan landai.

Kenyamanan dan Redaman Kabin

Aspek kenyamanan ruang kabin menunjukkan adanya penurunan kualitas NVH pada unit bekas akibat penuaan komponen peredam bodi. Pengukuran Sound Pressure Level (SPL) kabin mencatat angka rata-rata 71 dB pada kecepatan melaju 90 km/jam.

Kebisingan di dalam kabin didominasi oleh road noise yang menyusup dari area lantai sasis kendaraan Anda. Selain suara ban, terdapat pula intrusi getaran alami khas mesin 3-silinder yang masuk ke kabin saat Anda melakukan akselerasi penuh.

Karakteristik bantingan suspensi depan MacPherson Strut dan suspensi belakang Torsion Beam pada compact SUV ini cenderung terasa stiff atau kaku. Karakter suspensi yang kaku ini memberikan beberapa pengaruh nyata pada kenyamanan Anda:

  • Memberikan dampak positif pada stabilitas muatan bodi agar tidak mengayun.

  • Menjaga grip ban tetap maksimal saat bodi mobil menopang beban penuh.

  • Terasa sedikit keras dan kaku ketika melintasi permukaan jalan berlubang.

  • Memicu guncangan yang kurang nyaman saat menghantam speed bump yang tinggi.

Posisi duduk pengemudi dirancang cukup ergonomis dengan jangkauan tombol kontrol di dasbor yang berorientasi pada pengemudi atau driver-oriented. Tata letak switch yang intuitif ini tentu sangat mempermudah operasional tangan Anda selama fokus mengendalikan laju mobil.

Namun, ketiadaan fitur telescopic steering pada kolom kemudi sedikit membatasi penyesuaian posisi berkendara yang paling ideal untuk durasi panjang. Anda harus pandai mengatur maju mundur jok depan agar tidak cepat merasa lelah selama perjalanan jarak jauh.

Fitur dan Asisten Berkendara

Toyota Raize 1.2 G keluaran tahun 2021 hingga 2026 dilengkapi dengan utilitas berkendara harian yang fungsional namun minimalis. Anda tidak akan menemukan fitur Cruise Control maupun paket keselamatan aktif berbasis sensorik (ADAS) berupa Toyota Safety Sense (TSS).

Meskipun absen fitur sensorik pintar, pengendalian mekanis mobil ini sudah didukung oleh fitur keselamatan aktif nonsensorik yang sangat melimpah. Fitur esensial seperti Vehicle Stability Control (VSC) sudah tersemat untuk mencegah gejala understeer secara efektif.

Tersedia juga fitur Hill Start Assist (HSA) yang bertugas menahan posisi kendaraan secara otomatis saat Anda harus stop-and-go di jalanan menanjak. Fitur pengereman juga bekerja optimal mereduksi jarak deselerasi darurat berkat teknologi keselamatan berikut:

  • Sistem pengereman didukung oleh teknologi Anti-lock Braking System (ABS).

  • Dilengkapi fitur Electronic Brake-force Distribution (EBD) untuk membagi daya rem.

  • Didukung peranti Brake Assist (BA) untuk daya cengkeram rem darurat yang maksimal.

  • Kendali deselerasi aktif bekerja otomatis mencegah roda slip di permukaan jalan basah.

Efisiensi dan Konsumsi Energi

Sektor dapur pacu mobil ini mengandalkan mesin bensin berkode WA-VE berkapasitas murni 1.198 cc. Jantung mekanis modern yang mengadopsi konfigurasi 3-silinder segaris Dual VVT-i ini terkenal memiliki tingkat efisiensi termal yang sangat tinggi.

Untuk kondisi lalu lintas stop-and-go perkotaan harian yang padat, konsumsi bahan bakar minyak rata-rata tercatat sebesar 1:14,5 km/liter. Catatan konsumsi bensin ini tergolong sangat hemat dan bersahabat bagi pengeluaran biaya energi bulanan Anda.

Efisiensi bahan bakar akan meningkat secara optimal hingga mencatatkan angka impresif sebesar 1:19,2 km/liter pada pengujian rute jalan tol. Hasil efisien tersebut bisa Anda raih dengan menerapkan gaya berkendara linear serta menjaga injakan pedal gas secara halus.

Meskipun unit barunya memiliki value yang tinggi, saat ini di pasar mobil bekas Anda bisa meminang unit kompak ini dengan menyiapkan dana sekira Rp950 juta hingga Rp1,8 mIiar untuk pilihan varian tertinggi yang jauh lebih mewah.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

  1. Berapa nilai kebisingan kabin Toyota Raize 1.2 G bekas saat diuji di jalan tol?

    Tingkat kebisingan kabin (NVH) mencatatkan angka rata-rata 71 dB pada kecepatan 90 km/jam karena faktor penyusutan karet bodi dan tipisnya lapisan peredam bawaan pabrik di area lantai sasis.

  2. Bagaimana karakter suspensi dan kenyamanan kaki-kaki Toyota Raize 1.2 G unit bekas?

    Karakteristik bantingan suspensi depan dan belakang cenderung kaku (stiff) untuk meminimalkan limbung, namun efeknya memicu guncangan yang kurang nyaman saat melintasi permukaan jalan yang tidak rata.

  3. Apakah Toyota Raize 1.2 G tahun produksi 2021-2026 sudah dilengkapi dengan fitur ADAS seperti TSS?

    Tidak, varian 1.2 G belum dilengkapi dengan fitur keselamatan aktif berbasis sensor Toyota Safety Sense (TSS), karena fitur tersebut hanya tersedia eksklusif pada varian tertinggi 1.0T GR Sport.

  4. Berapa konsumsi bahan bakar riil Toyota Raize 1.2 G bekas untuk rute dalam kota dengan transmisi CVT?

    Konsumsi bahan bakar untuk penggunaan dalam kota dengan kondisi lalu lintas padat berkisar antara 14 hingga 15 kilometer per liter menggunakan bahan bakar bensin dengan angka oktan minimal 92.