Spesifikasi Audi A6 3.0 TFSI 2011 Mesin V6 Supercharger 300 PS Sistem Quattro AWD - Mobil.id

Spesifikasi Audi A6 3.0 TFSI 2011 Mesin V6 Supercharger 300 PS Sistem Quattro AWD


HomeBlog

Audi
Spesifikasi Audi A6 3.0 TFSI 2011 Mesin V6 Supercharger 300 PS Sistem Quattro AWD
Penulis 9

Evaluasi teknis spesifikasi Audi A6 3.0 TFSI quattro (C7) generasi awal tahun produksi 2011 dilakukan di Jakarta pada Mei 2026. Pengetesan komprehensif ini bertujuan untuk menyajikan data dimensi, performa mesin, dan kelayakan fitur secara mendalam.

Informasi data aktual ini dikompilasi secara khusus agar menjadi referensi valid bagi Anda para calon pembeli sedan eksekutif premium bekas. Berikut adalah rincian data penting yang berhasil dihimpun dari pengujian unit seken kali ini:

  • Dimensi Kendaraan: Panjang bodi mencapai 4.915 mm dengan wheelbase lapang sebesar 2.912 mm.

  • Performa Dapur Pacu: Mengandalkan mesin bensin 2.995 cc V6 dengan sistem induksi supercharger.

  • Sektor Transmisi: Menggunakan teknologi otomatis S-Tronic kopling ganda dengan total 7-percepatan.

  • Sistem Penggerak Roda: Memakai penggerak empat roda permanen ikonik yang dikenal dengan nama quattro.

Kriteria Sasis dan Relevansi Kabin

Mari kita bedah kriteria teknis mobil ini secara lebih mendalam agar Anda mendapatkan gambaran yang utuh. Jantung mekanis mobil ini mengandalkan mesin berkode EA837 yang mampu memproduksi tenaga puncak hingga sebesar 300 PS.

Tenaga masif tersebut dicapai pada putaran mesin 5.250 sampai 6.500 RPM. Sementara untuk torsi puncaknya, mesin V6 ini mampu mengembuskan daya sebesar 440 Nm yang sudah terjaga penuh sejak putaran 2.900 RPM.

Dimensi bodi sedan eksekutif ini memiliki lebar sebesar 1.874 mm dan tinggi kendaraan mencapai 1.455 mm. Dengan bobot kosong seberat 1.740 kg, mobil ini dirancang untuk menawarkan stabilitas mekanis tingkat tinggi.

Kombinasi dimensi tersebut membuat mobil ini sangat relevan bagi Anda yang membutuhkan ruang kabin belakang yang lapang. Kelegaan kabin ini berpadu sempurna dengan kenyamanan tingkat tinggi yang menjadi standar wajib sedan premium.

Harga Pasar dan Komparasi Rival

Bicara mengenai nilai ekonomis, harga pasar bekas Audi A6 3.0 TFSI produksi tahun 2011 per Mei 2026 berada di rentang Rp190 juta hingga Rp240 juta. Angka ini tentu tergolong sangat menarik.

Variasi harga penawaran di pasar mobil bekas Jabodetabek ini sangat ditentukan oleh dua faktor utama. Kondisi kesehatan modul mekatronik transmisi serta rekam jejak perawatan berkala di bengkel spesialis menjadi penentu utamanya.

Sebagai bahan komparasi bagi Anda di kelas sedan eksekutif premium seangkatan, mari kita lihat harga para rival terdekatnya:

  • BMW 535i (F10) 2011 dengan mesin 3.0L Turbo memiliki pasaran Rp220 juta sampai Rp270 juta.

  • Mercedes-Benz E300 (W212) 2011 dengan mesin 3.0L V6 naturally aspirated berada di rentang Rp200 juta sampai Rp250 juta.

Melihat data pembanding tersebut, harga pasar seken sedan berlogo empat cincin ini terhitung sedikit lebih kompetitif. Nilai depresiasinya yang masif memberikan keuntungan tersendisri bagi Anda yang ingin merasakan kemewahan Eropa.

Bayangkan saja, dahulu saat pertama kali meluncur dalam kondisi baru, sedan mewah kelas atas ini dipasarkan dengan harga di atas Rp950 juta. Penurunan harga ini menjadi kesempatan emas bagi para pemburu mobil bekas premium.

Bahkan jika Anda bandingkan dengan harga sedan eksekutif mewah kondisi baru saat ini yang dengan mudah menembus angka Rp1,8 miliar, meminang unit seken ini terasa sebagai keputusan finansial yang sangat cerdas.

Kelengkapan Fitur dan Sistem Keselamatan

Sektor interior mobil ini didominasi oleh fitur konvensional yang mewah berupa sistem infotainment Audi MMI Navigation plus. Fitur hiburan premium tersebut ditunjang dengan kehadiran layar monitor yang bisa melipat secara elektrik sebesar 8 inci.

Kualitas tata suara di dalam kabin juga sangat memanjakan telinga Anda berkat aplikasi sistem audio BOSE dengan 14-speaker. Kenyamanan penumpang belakang semakin terjaga optimal melalui sistem pengatur suhu otomatis yang dibagi menjadi 4-zona.

Tersedia pula fitur Audi Drive Select yang memungkinkan Anda melakukan kustomisasi pada respons kemudi serta tingkat kekerasan suspensi udara adaptif. Fitur keselamatan pasif kendaraan ini juga sangat memadai dengan penanaman total 8 titik airbag.

Sementara itu, sektor keselamatan aktif mobil ini bertumpu pada kolaborasi sistem elektronik yang komprehensif, meliputi:

  • Electronic Stabilization Control untuk menjaga kestabilan sasis saat bermanuver.

  • Anti-lock Braking System guna mencegah roda terkunci saat rem mendadak.

  • Electronic Brake-force Distribution yang membagi daya pengereman secara merata.

  • Sensor Parkir Akustik depan dan belakang yang terintegrasi kamera mundur.

  • Tyre Pressure Monitoring System untuk memantau tekanan angin roda.

Namun, Anda perlu mencatat bahwa pada model lansiran tahun 2011 ini belum dilengkapi dengan fitur ADAS berbasis radar modern. Semua sistem asisten berkendara aktif masih bekerja secara konvensional demi menjaga kendali murni pengemudi.

Tanya Jawab Audi A6

  • Berapa konsumsi bahan bakar rata-rata Audi A6 3.0 TFSI 2011 di rute kombinasi?

Konsumsi bahan bakar berkisar antara 1:7 km/liter untuk rute dalam kota padat dan dapat mencapai 1:11,5 km/liter pada rute jalan tol konstan dengan bensin minimal RON 95.

  • Apa masalah mekanis yang paling sering terjadi pada mesin EA837 supercharger unit bekas?

Masalah yang sering ditemukan meliputi kegagalan pada PCV valve yang memicu konsumsi oli meningkat, kebocoran cairan pendingin di bawah supercharger, serta keausan komponen tensioner timing chain.

  • Bagaimana mendeteksi kerusakan pada transmisi S-Tronic 7-percepatan (DL501) saat test drive?

Kerusakan mekatronik ditandai gejala jedgug atau jerk saat pindah dari posisi diam ke gigi 1 atau mundur, serta adanya slip atau delay akselerasi di putaran rendah.

  • Apakah suspensi udara (air suspension) Audi A6 C7 ini handal untuk penggunaan jangka panjang?

Komponen kantung udara dan kompresor suspensi rentan bocor setelah usia 10 tahun atau 100.000 km dengan biaya penggantian sistem berkisar Rp30 juta hingga Rp50 juta.