
Subaru BRAT Generasi kedua yang diproduksi pada awal 1980-an hingga akhir dekade tersebut merupakan evolusi penting dari pikap ringan Subaru yang dikenal unik dan fungsional. Generasi ini membawa penyempurnaan pada sistem penggerak, kenyamanan, serta ketahanan mesin dibanding generasi sebelumnya. Meski tetap mempertahankan karakter “utilitarian kecil”, BRAT Gen 2 menjadi versi yang paling banyak dicari kolektor karena keseimbangan antara kepraktisan dan nilai historis.
Platform dan Desain Umum
Subaru BRAT Gen 2 dibangun di atas platform Subaru Leone yang telah dimodifikasi menjadi bentuk pikap dua pintu. Desainnya sangat khas era 80-an dengan bodi kompak, ground clearance cukup tinggi, serta bak terbuka kecil di bagian belakang.
Ciri paling ikonik tetap dipertahankan: beberapa unit pasar ekspor dilengkapi kursi tambahan di bak belakang yang dikenal sebagai “jump seats”. Fitur ini awalnya dibuat untuk menghindari tarif impor kendaraan pikap di Amerika Serikat, sehingga secara hukum dikategorikan sebagai mobil penumpang.
Dimensi BRAT Gen 2 relatif kecil:
Panjang sekitar 4 meter
Lebar sekitar 1,6 meter
Bobot ringan dibanding pikap konvensional
Hal ini membuatnya lincah di medan off-road ringan hingga sedang.
Mesin Boxer EA-81
Jantung utama Subaru BRAT Gen 2 adalah mesin EA-81 1.8 liter boxer engine. Mesin ini menjadi salah satu alasan utama BRAT memiliki reputasi tangguh.
Karakteristik utama mesin ini:
Konfigurasi flat-four (boxer)
Kapasitas 1.781 cc
Tenaga sekitar 75–90 hp tergantung tahun dan pasar
Torsi cukup kuat di putaran rendah
Keunggulan mesin boxer ini adalah posisi piston yang saling berlawanan secara horizontal, sehingga menghasilkan pusat gravitasi rendah. Efeknya, kendaraan lebih stabil saat melibas jalan tanah atau medan tidak rata.
Namun, kelemahannya adalah konsumsi bahan bakar yang relatif tidak efisien jika dibandingkan mesin modern, serta kebutuhan perawatan rutin pada sistem pengapian dan pendinginan.
Sistem Penggerak 4WD Dual Range
Salah satu fitur paling penting dari Subaru BRAT Gen 2 adalah sistem part-time 4WD dengan dual-range transmission. Sistem ini memungkinkan pengemudi memilih mode:
2WD untuk jalan normal
4WD high untuk medan ringan
4WD low untuk medan berat/off-road ekstrem
Transmisi ini memberikan fleksibilitas tinggi, terutama untuk pengguna di area pedesaan, pegunungan, atau aktivitas outdoor.
Karakter 4WD Subaru BRAT dikenal sangat mekanis dan tidak terlalu kompleks, sehingga relatif mudah diperbaiki dibanding sistem modern yang sudah elektronik.
Interior dan Fitur
Interior BRAT Gen 2 sangat sederhana jika dibandingkan mobil modern. Fokus utamanya adalah fungsi, bukan kemewahan.
Fitur umum meliputi:
Dashboard analog sederhana
Speedometer mekanis
Radio basic (pada varian GL lebih lengkap)
Kursi kain atau vinyl
Minim fitur elektronik
Varian GL biasanya memiliki sedikit peningkatan seperti trim lebih halus, tambahan jam analog, dan kenyamanan interior yang lebih baik dibanding DL.
Suspensi dan Handling
Subaru BRAT Gen 2 menggunakan suspensi independen di bagian depan dan belakang (rear independent suspension), yang cukup jarang untuk pikap pada era tersebut. Hal ini memberikan keunggulan dalam hal:
Stabilitas di jalan tidak rata
Kenyamanan berkendara lebih baik
Kemampuan off-road lebih fleksibel
Kombinasi bobot ringan dan sistem AWD membuat BRAT cukup lincah meskipun bukan kendaraan berperforma tinggi.
Kelemahan Teknis
Meskipun tangguh, BRAT Gen 2 tetap memiliki beberapa kelemahan khas mobil klasik:
Rentan karat pada sasis dan panel bawah
Sistem karburator yang sensitif terhadap setting
Komponen kelistrikan yang sudah tua
Spare part tertentu semakin sulit ditemukan
Masalah terbesar biasanya bukan pada mesin, tetapi pada kondisi bodi akibat usia dan korosi.
Nilai Koleksi dan Posisi di Pasar
Subaru BRAT Gen 2 saat ini memiliki posisi kuat di pasar mobil klasik global. Kombinasi desain unik, sejarah “chicken tax”, serta sistem 4WD mekanis membuatnya semakin dicari.
Nilai koleksi sangat dipengaruhi oleh:
Keaslian komponen
Kondisi bodi bebas karat
Kelengkapan sistem 4WD
Varian (GL lebih tinggi nilai koleksinya)
Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan meningkat karena tren restomod dan off-road classic build yang semakin populer.
Karakter Penggunaan
BRAT Gen 2 bukan mobil cepat, bukan juga pikap besar. Karakter utamanya adalah:
Mobil hobi
Kendaraan off-road ringan
Koleksi klasik
Restomod project
Filosofi Subaru pada mobil ini jelas: ringan, sederhana, dan mampu melintasi berbagai kondisi jalan tanpa kompleksitas berlebihan.