
Dalam sejarah panjang kei truck Jepang, generasi keenam Subaru Sambar menjadi salah satu model paling terkenal dan paling dicari hingga sekarang. Generasi ini diproduksi mulai tahun 1999 hingga 2012 dan dianggap sebagai generasi terakhir Subaru Sambar original buatan Subaru sebelum berubah menjadi rebadge dari Daihatsu.
Bagi banyak penggemar JDM dan komunitas kei truck global, Subaru Sambar generasi keenam merupakan puncak evolusi Sambar klasik. Kendaraan ini masih mempertahankan layout rear-engine khas Subaru, menggunakan mesin EN07 empat silinder legendaris, dan tersedia dalam berbagai varian menarik seperti TT2, TV2, serta Dias Wagon.
Secara desain, Subaru Sambar generasi keenam tampil lebih modern dibanding generasi sebelumnya. Bentuk bodi lebih membulat dengan tampilan depan yang lebih halus dan aerodinamis. Meskipun tetap mempertahankan dimensi mungil khas kei vehicle Jepang, generasi ini terasa lebih modern dan nyaman untuk penggunaan harian.
Subaru menghadirkan beberapa tipe utama dalam generasi keenam, yaitu:
Sambar Truck
Sambar Van
Sambar Dias Wagon
Kode chassis yang paling terkenal meliputi:
TT1
TT2
TV1
TV2
TW1
TW2
TT1 dan TV1 merupakan varian penggerak roda belakang atau 2WD, sedangkan TT2 dan TV2 menggunakan sistem 4WD yang sangat populer di Jepang, terutama di daerah pegunungan dan wilayah bersalju.
Salah satu daya tarik terbesar Subaru Sambar generasi keenam adalah penggunaan mesin EN07 660 cc empat silinder segaris. Mesin ini menjadi salah satu ciri khas utama Subaru Sambar karena mayoritas kei truck Jepang memakai konfigurasi tiga silinder.
Spesifikasi dasar mesin EN07 meliputi:
Kapasitas 658 cc
Konfigurasi inline-four
SOHC
EFI pada sebagian besar model
Pendingin air
Mesin ini terkenal cukup halus, irit bahan bakar, dan memiliki suara khas yang berbeda dibanding rival-rivalnya seperti Suzuki Carry atau Daihatsu Hijet.
Pada beberapa varian tertentu, Subaru juga menghadirkan versi supercharged yang menawarkan tenaga lebih besar dan akselerasi lebih responsif. Varian supercharged kini menjadi salah satu model paling diburu kolektor dan enthusiast JDM karena jumlahnya tidak terlalu banyak.
Untuk transmisi, Subaru Sambar generasi keenam tersedia dalam beberapa pilihan:
Manual 5 percepatan
Manual 4 percepatan
ECVT
Otomatis
Versi manual menjadi pilihan paling populer karena dianggap lebih tangguh dan cocok untuk kebutuhan niaga maupun penggunaan off-road ringan.
Dalam hal dimensi, Subaru Sambar tetap mengikuti regulasi kei car Jepang. Ukurannya sangat kompak sehingga mudah digunakan di jalan sempit perkotaan maupun area pedesaan.
Spesifikasi dimensinya secara umum meliputi:
Panjang sekitar 3,3 meter
Lebar sekitar 1,4 meter
Tinggi sekitar 1,8 meter
Meskipun kecil, ruang kabin Subaru Sambar terasa cukup lega untuk ukuran kei vehicle. Posisi mesin di belakang membantu memberikan ruang ekstra pada area depan dan tengah kendaraan.
Untuk kapasitas angkut, Subaru Sambar Truck mampu membawa beban ringan hingga menengah sesuai standar kei truck Jepang. Kendaraan ini sangat populer untuk:
distribusi barang,
usaha kecil,
pertanian,
perkebunan,
hingga kendaraan operasional harian.
Sementara itu, varian Dias Wagon lebih difokuskan untuk kenyamanan penumpang. Interiornya lebih modern dengan fitur tambahan seperti:
AC,
power window,
jok lebih nyaman,
audio system,
dan trim interior lebih baik.
Dalam hal suspensi, Subaru Sambar generasi keenam dikenal cukup nyaman untuk ukuran kei truck. Suspensinya terasa lebih stabil dibanding beberapa kompetitor, terutama saat digunakan tanpa muatan berat.
Karakter handling Subaru Sambar juga cukup unik karena menggunakan layout rear-engine. Distribusi bobot kendaraan terasa berbeda dibanding kei truck mesin depan sehingga banyak penggemar menyebut mobil ini memiliki sensasi berkendara khas.
Sistem 4WD pada Subaru Sambar generasi keenam menjadi salah satu alasan mengapa kendaraan ini sangat populer di Jepang. Kombinasi bodi kecil dan penggerak empat roda membuat Sambar mampu melewati jalan licin, berlumpur, hingga area bersalju dengan cukup baik.
Di komunitas JDM internasional, model TT2 dan TV2 termasuk yang paling dicari karena dianggap sebagai versi paling ideal dari Subaru Sambar klasik. Banyak unit kini dimodifikasi menjadi:
camper mini,
overland kei truck,
mobil retro,
hingga kendaraan hobi bergaya Jepang.
Pada tahun 2012, produksi Subaru Sambar original resmi dihentikan dan digantikan oleh model berbasis Daihatsu Hijet. Hal ini membuat generasi keenam menjadi generasi terakhir Subaru Sambar dengan identitas Subaru asli.
Hingga sekarang, Subaru Sambar generasi keenam masih dianggap sebagai salah satu kei truck terbaik dan paling unik dalam sejarah otomotif Jepang. Kombinasi mesin EN07, rear-engine, 4WD, dan desain kompak menjadikan kendaraan ini tetap dicintai oleh penggemar kei vehicle di berbagai negara.