
Subaru kembali memperluas lini kendaraan elektrifikasinya melalui kehadiran Subaru Getaway yang resmi diperkenalkan dalam ajang New York International Auto Show. Model terbaru ini menjadi SUV listrik tiga baris pertama dari Subaru sekaligus kendaraan listrik terbesar yang pernah diproduksi pabrikan asal Jepang tersebut. Kehadiran Getaway memperlihatkan keseriusan Subaru memasuki pasar SUV listrik keluarga premium yang kini semakin kompetitif di berbagai negara.
Subaru Getaway hadir membawa desain modern dengan karakter tangguh khas Subaru. Tampilan depan mengusung lampu LED futuristis yang dipadukan grille tertutup sebagai identitas kendaraan listrik modern. Aksen tegas di bagian bumper serta garis bodi besar memberikan kesan kokoh dan premium. Subaru juga mempertahankan ciri khas SUV petualang melalui penggunaan roof rail besar dan ground clearance tinggi yang cocok digunakan di berbagai kondisi jalan.
Dimensi bodinya tergolong besar untuk kelas SUV listrik keluarga. Panjang kendaraan mencapai sekitar 5 meter dengan wheelbase lebih dari 3 meter sehingga ruang kabin terasa sangat lega. Tata letak tiga baris kursi membuat SUV ini mampu membawa enam hingga tujuh penumpang sekaligus tanpa mengorbankan kenyamanan kabin. Ruang kaki penumpang baris kedua dan ketiga diklaim lebih luas dibanding SUV listrik Subaru sebelumnya.
Masuk ke bagian interior, Subaru menghadirkan kabin bernuansa modern dan minimalis. Dashboard didominasi layar infotainment berukuran besar sekitar 14 inci yang sudah mendukung konektivitas digital terbaru. Panel instrumen digital juga dibuat penuh sehingga memudahkan pengemudi membaca berbagai informasi kendaraan. Material interior menggunakan kombinasi soft touch dan aksen premium untuk meningkatkan kenyamanan selama perjalanan jauh.
Fitur kenyamanan menjadi salah satu nilai jual utama Subaru Getaway. SUV listrik ini sudah dilengkapi AC tiga zona, panoramic sunroof, port USB-C di setiap baris, hingga kursi pemanas untuk penumpang belakang. Kursi baris kedua menggunakan mekanisme lipat satu sentuhan sehingga akses menuju baris ketiga menjadi lebih praktis. Subaru juga menyediakan konfigurasi fleksibel agar ruang bagasi dapat diperbesar saat kursi belakang dilipat.
Pada sektor performa, Subaru Getaway menggunakan sistem dual motor listrik dengan penggerak semua roda Symmetrical All-Wheel Drive yang menjadi identitas utama Subaru selama bertahun-tahun. Total tenaga yang dihasilkan mencapai sekitar 420 horsepower sehingga menjadikannya sebagai mobil produksi paling bertenaga yang pernah dibuat Subaru. Akselerasi dari posisi diam hingga 100 km/jam diklaim dapat dicapai dalam waktu kurang dari lima detik.
Subaru juga memastikan kemampuan berkendara off-road tetap dipertahankan meski kendaraan ini sepenuhnya menggunakan tenaga listrik. Ground clearance tinggi mencapai sekitar 211 mm dipadukan sistem X-MODE dual-mode membuat SUV ini tetap mampu melibas jalan berbatu, jalur tanah, maupun kondisi cuaca ekstrem. Hal tersebut menjadi pembeda dibanding sebagian SUV listrik lain yang lebih fokus pada penggunaan perkotaan.
Untuk sumber tenaga, Subaru Getaway dibekali baterai lithium-ion berkapasitas sekitar 95,8 kWh. Paket baterai tersebut diklaim mampu menghasilkan jarak tempuh lebih dari 480 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Subaru juga disebut tengah menyiapkan varian baterai lebih kecil sekitar 77 kWh guna menghadirkan opsi harga yang lebih kompetitif pada masa mendatang.
Teknologi pengisian daya cepat menjadi perhatian penting pada SUV listrik terbaru ini. Subaru menyematkan dukungan fast charging hingga 150 kW yang memungkinkan pengisian baterai dari 10 persen ke 80 persen hanya sekitar 30 menit. Getaway juga telah menggunakan standar NACS sehingga kompatibel dengan jaringan pengisian Tesla Supercharger di beberapa pasar global. Fitur tersebut membuat mobil ini lebih praktis digunakan untuk perjalanan jarak jauh.
Selain fokus pada performa dan efisiensi, Subaru juga memperkuat sektor keselamatan. Getaway diperkirakan akan dibekali teknologi bantuan pengemudi terbaru dari Subaru seperti adaptive cruise control, lane keeping assist, blind spot monitoring, automatic emergency braking, serta kamera 360 derajat. Struktur bodi kendaraan juga dirancang lebih rigid untuk meningkatkan perlindungan penumpang saat terjadi benturan.
Menariknya, Subaru Getaway dikembangkan bersama Toyota melalui platform khusus kendaraan listrik yang juga digunakan beberapa model elektrifikasi Toyota terbaru. Walau memiliki basis serupa dengan SUV listrik Toyota, Subaru menegaskan karakter berkendara dan sistem penggerak AWD tetap dibuat berbeda agar sesuai DNA Subaru yang dikenal tangguh dan stabil di berbagai kondisi jalan.
Kehadiran Subaru Getaway diprediksi akan memperketat persaingan di segmen SUV listrik keluarga premium. Model ini bakal bersaing dengan berbagai SUV listrik tiga baris dari produsen global yang mulai fokus menghadirkan kendaraan ramah lingkungan dengan kapasitas besar. Subaru mencoba menarik perhatian konsumen keluarga modern yang membutuhkan kendaraan luas, nyaman, bertenaga, namun tetap efisien dan ramah lingkungan.
Pasar SUV listrik global memang terus mengalami pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Konsumen kini semakin mempertimbangkan kendaraan listrik karena biaya operasional yang lebih rendah, teknologi canggih, serta dukungan infrastruktur pengisian daya yang semakin luas. Subaru melihat peluang besar di segmen tersebut melalui Getaway yang dirancang sebagai SUV multifungsi untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Subaru Getaway juga memperlihatkan arah baru strategi elektrifikasi Subaru. Setelah sebelumnya menghadirkan beberapa model SUV listrik berukuran kompak, kini Subaru mulai masuk ke kategori SUV besar tiga baris yang memiliki permintaan tinggi terutama di pasar Amerika Utara. Langkah ini sekaligus mempertegas transformasi Subaru menuju era kendaraan elektrifikasi tanpa meninggalkan identitas khas sebagai produsen kendaraan tangguh dan nyaman digunakan di berbagai medan.