Subaru Impreza WRX STI Type RA vs Type R: Apa Bedanya? - Mobil.id

Subaru Impreza WRX STI Type RA vs Type R: Apa Bedanya?


HomeBlog

Subaru
Subaru Impreza WRX STI Type RA vs Type R: Apa Bedanya?
Penulis 8

Di era keemasan Subaru Impreza WRX STI generasi pertama, Subaru menghadirkan banyak varian performa tinggi yang sering membuat penggemar baru merasa bingung. Dua model yang paling sering dibandingkan adalah STI Type RA dan STI Type R.

Keduanya sama-sama lahir dari filosofi motorsport Subaru dan memiliki hubungan erat dengan dunia rally. Namun meskipun namanya mirip, karakter, tujuan pengembangan, dan basis bodi kedua mobil ini sebenarnya cukup berbeda.

Bagi penggemar hardcore Subaru, memahami perbedaan Type RA dan Type R adalah hal penting karena kedua model ini memiliki status sangat spesial di budaya JDM klasik.

Subaru Impreza WRX STI Type RA pada dasarnya dikembangkan sebagai varian lightweight dan lebih fokus pada kebutuhan rally homologation.

Sementara Subaru Impreza WRX STI Type R adalah coupe performa tinggi yang dirancang untuk memberikan handling lebih tajam dan karakter lebih sporty.

Perbedaan paling jelas antara keduanya terletak pada bentuk bodi.

Type RA umumnya menggunakan platform sedan empat pintu GC8, sedangkan Type R menggunakan chassis coupe dua pintu berkode GM.

Karena menggunakan bodi coupe, Type R memiliki struktur yang lebih rigid dibanding sedan biasa. Efeknya, handling terasa lebih stabil dan responsif ketika digunakan secara agresif.

Sementara itu, Type RA lebih fokus pada pengurangan bobot kendaraan dan pendekatan motorsport murni.

Pada beberapa versi Type RA, Subaru bahkan menghilangkan fitur-fitur kenyamanan seperti power window, rear wiper, sound insulation tambahan, hingga ABS.

Tujuannya jelas, yaitu menciptakan mobil yang lebih ringan dan lebih kompetitif untuk rally.

Dalam dunia motorsport, pengurangan bobot memiliki pengaruh besar terhadap akselerasi, handling, dan respon kendaraan.

Karena itu, Type RA sering dianggap sebagai versi paling “raw” dan paling dekat dengan mobil rally jalan raya.

Di sisi lain, Type R tetap fokus pada performa tetapi memiliki nuansa yang sedikit lebih sporty dan stylish berkat bodi coupe-nya.

Banyak penggemar menganggap Type R sebagai perpaduan sempurna antara mobil performa tinggi dan desain JDM klasik yang agresif.

Pada sektor mesin, kedua model menggunakan mesin boxer EJ20 turbo khas Subaru.

Mesin boxer tersebut menjadi salah satu identitas terbesar Subaru karena memiliki pusat gravitasi rendah dan suara boxer rumble yang sangat khas.

Baik Type RA maupun Type R sama-sama menawarkan karakter turbo agresif khas Subaru era 1990-an.

Turbo lag terasa cukup besar di putaran bawah, tetapi ketika boost masuk, tenaga datang secara brutal dan emosional.

Sensasi mekanis inilah yang membuat banyak penggemar masih menganggap GC8 jauh lebih menarik dibanding mobil modern.

Selain mesin, kedua model juga dibekali sistem Symmetrical All-Wheel Drive khas Subaru.

AWD Subaru terkenal sangat stabil di berbagai kondisi jalan dan menjadi salah satu alasan utama keberhasilan Subaru di World Rally Championship atau WRC.

Bersama Colin McRae, Subaru membangun reputasi besar sebagai produsen mobil rally AWD turbo paling ikonik di era 1990-an.

Baik Type RA maupun Type R sangat dipengaruhi pengalaman Subaru di dunia rally.

Namun karakter keduanya tetap memiliki perbedaan.

Type RA terasa lebih ringan, lebih kasar, dan lebih fokus pada kebutuhan kompetisi.

Sedangkan Type R terasa lebih rigid, lebih sporty, dan memiliki aura coupe performa klasik yang sangat kuat.

Pada beberapa versi, Type RA juga hadir dengan close-ratio gearbox yang dirancang untuk akselerasi cepat di lintasan rally.

Fitur seperti Driver Controlled Center Differential atau DCCD juga tersedia pada beberapa varian untuk mengatur distribusi tenaga AWD.

Type R juga mendapatkan teknologi performa tinggi serupa, tetapi pendekatannya lebih menekankan keseimbangan antara performa dan pengalaman berkendara sporty.

Secara visual, Type RA cenderung terlihat lebih sederhana dibanding Type R.

Type R memiliki proporsi coupe yang lebih agresif dengan siluet khas mobil JDM dua pintu era 1990-an.

Karena faktor desain tersebut, banyak kolektor modern lebih tertarik pada Type R.

Namun bagi penggemar rally hardcore, Type RA sering dianggap memiliki nilai historis lebih kuat karena pendekatan lightweight motorsport-nya.

Dalam dunia modifikasi, kedua model sama-sama sangat dihormati.

Type RA sering dijadikan basis rally build karena bobot ringan dan karakter kompetitifnya.

Sementara Type R lebih populer sebagai street performance build atau koleksi JDM klasik.

Keduanya juga memiliki hubungan erat dengan Subaru Impreza 22B STI yang menjadi holy grail Subaru.

22B sendiri menggunakan basis coupe yang lebih dekat dengan filosofi Type R.

Saat ini, harga Type RA dan Type R terus meningkat di pasar kolektor.

Unit original semakin sulit ditemukan karena banyak kendaraan digunakan untuk motorsport atau dimodifikasi ekstrem selama bertahun-tahun.

Baik Type RA maupun Type R tetap menjadi simbol era keemasan Subaru ketika performa, rally, dan karakter mekanis menjadi prioritas utama dalam pengembangan mobil.

Hingga sekarang, perdebatan Type RA vs Type R masih terus hidup di komunitas Subaru. Namun satu hal yang pasti, keduanya merupakan bagian penting dari sejarah GC8 dan budaya JDM yang tidak tergantikan.