Subaru Legacy RS Turbo dan Awal Reputasi Reli Subaru - Mobil.id

Subaru Legacy RS Turbo dan Awal Reputasi Reli Subaru


HomeBlog

Subaru
Subaru Legacy RS Turbo dan Awal Reputasi Reli Subaru
Penulis 8

Subaru Legacy RS Turbo menjadi salah satu mobil paling penting dalam sejarah Subaru karena model inilah yang membuka jalan reputasi Subaru di dunia reli internasional. Sebelum nama Subaru Impreza WRX STI mendominasi World Rally Championship atau WRC, Subaru lebih dulu membangun fondasi motorsport mereka melalui Legacy RS Turbo pada awal 1990-an.

Banyak orang mengenal Subaru sebagai merek mobil AWD performa tinggi berkat Impreza WRX STI. Namun sebenarnya, Legacy RS Turbo adalah model yang pertama kali memperkenalkan kombinasi mesin boxer turbo dan Symmetrical AWD Subaru kepada dunia motorsport secara serius.

Ketika Subaru meluncurkan Legacy generasi pertama tahun 1989, tujuan utamanya bukan hanya membuat sedan keluarga modern.

Subaru juga ingin membuktikan bahwa teknologi boxer dan AWD mereka mampu bersaing di ajang reli dunia melawan rival besar seperti Toyota, Mitsubishi Motors, dan Lancia.

Dari sinilah lahir Legacy RS Turbo.

Varian RS Turbo menggunakan mesin boxer EJ20 Turbo yang pada masa itu tergolong sangat modern untuk sedan keluarga Jepang.

Mesin EJ20 Turbo memiliki konfigurasi 4-silinder boxer DOHC dengan turbocharger dan intercooler.

Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga besar sekaligus menjaga pusat gravitasi kendaraan tetap rendah.

Karakter mesin boxer turbo Subaru menjadi salah satu identitas terpenting Legacy RS.

Selain suara boxer yang khas, konfigurasi mesin horizontal-opposed membantu distribusi bobot lebih seimbang dibanding banyak rival bermesin inline.

Legacy RS juga menggunakan sistem Symmetrical AWD permanen yang menjadi senjata utama Subaru dalam reli.

Pada awal 1990-an, AWD mulai menjadi standar penting di dunia reli karena memberikan traksi jauh lebih baik di jalan tanah, hujan, dan salju.

Subaru melihat peluang besar untuk mengembangkan identitas mereka melalui teknologi AWD tersebut.

Legacy RS Turbo dipilih sebagai mobil utama Subaru World Rally Team sebelum era Impreza.

Mobil reli ini dikembangkan bersama Prodrive, perusahaan motorsport Inggris yang kemudian sangat identik dengan kesuksesan Subaru di WRC.

Kerja sama Subaru dan Prodrive menjadi salah satu kolaborasi paling terkenal dalam sejarah reli dunia.

Pada awal debutnya di WRC, Legacy RS memang belum langsung mendominasi.

Mobil ini memiliki dimensi lebih besar dan bobot lebih berat dibanding rival-rival Eropa.

Namun Subaru terus mengembangkan performa dan handling Legacy RS agar mampu bersaing di berbagai medan reli.

Salah satu momen penting dalam sejarah Legacy RS terjadi ketika pembalap legendaris Colin McRae mulai bergabung dengan Subaru.

Sebelum terkenal bersama Impreza WRX STI, McRae lebih dulu mengendarai Legacy RS dalam beberapa ajang reli internasional.

Gaya mengemudi agresif McRae membantu membangun citra Subaru sebagai merek reli yang berani dan atraktif.

Selain Colin McRae, pembalap seperti Ari Vatanen dan Markku Alén juga pernah terlibat dalam pengembangan dan kompetisi menggunakan Legacy RS.

Puncak penting Legacy RS terjadi pada tahun 1993 ketika Subaru meraih kemenangan pertama mereka di WRC pada Rally New Zealand.

Kemenangan tersebut menjadi tonggak besar dalam sejarah Subaru Motorsport.

Meski tidak seikonik era Impreza berikutnya, Legacy RS menjadi mobil yang membuka jalan kesuksesan Subaru di reli dunia.

Tanpa Legacy RS, kemungkinan besar Subaru tidak akan berkembang menjadi salah satu merek paling ikonik dalam sejarah WRC.

Selain reli, Legacy RS juga digunakan Subaru untuk menunjukkan durability mesin boxer mereka.

Pada tahun 1990, Subaru menggunakan Legacy RS Turbo untuk memecahkan FIA World Speed Endurance Record di Arizona Test Center.

Mobil tersebut mampu melaju dalam pengujian jarak jauh dengan kecepatan rata-rata tinggi selama ribuan kilometer tanpa masalah besar.

Keberhasilan itu menjadi bukti bahwa Legacy RS tidak hanya cepat, tetapi juga tangguh.

Dari sisi desain, Legacy RS tetap mempertahankan tampilan sedan yang relatif sederhana.

Subaru tidak membuat mobil ini terlalu agresif seperti mobil sport Jepang lain pada era tersebut.

Namun justru di situlah daya tarik Legacy RS.

Mobil ini terlihat seperti sedan keluarga biasa, tetapi memiliki performa turbo AWD yang sangat serius.

Konsep sleeper sedan seperti ini menjadi salah satu ciri khas Subaru pada awal 1990-an.

Di pasar Jepang, Legacy RS juga cukup populer di kalangan enthusiast karena performanya yang kuat dan handling stabil.

Mesin EJ20 Turbo terkenal mudah dimodifikasi dan memiliki potensi tenaga besar.

Banyak pengguna kemudian melakukan upgrade turbo, exhaust, ECU, dan suspensi untuk meningkatkan performa kendaraan.

Meski Legacy RS akhirnya digantikan oleh Impreza WRX dalam dunia reli, pengaruhnya tetap sangat besar.

Impreza WRX STI sebenarnya mewarisi banyak filosofi teknis yang dikembangkan melalui Legacy RS, mulai dari mesin boxer turbo hingga sistem AWD performa tinggi.

Hingga sekarang, Legacy RS Turbo tetap dianggap sebagai salah satu Subaru klasik paling penting dalam sejarah motorsport Jepang.

Mobil ini bukan hanya sedan AWD cepat, tetapi kendaraan yang membantu membentuk identitas Subaru sebagai produsen mobil reli legendaris.

Di kalangan kolektor dan penggemar Subaru klasik, Legacy RS Turbo kini mulai semakin dicari karena nilai historisnya yang tinggi.

Banyak enthusiast menganggap Legacy RS sebagai awal mula era keemasan Subaru di dunia reli internasional.