Tes Konsumsi BBM Calya E 2017, MPV Keluarga Tujuh Penumpang Irit Tembus 19 KM per Liter - Mobil.id

Tes Konsumsi BBM Calya E 2017, MPV Keluarga Tujuh Penumpang Irit Tembus 19 KM per Liter


HomeBlog

Toyota
Tes Konsumsi BBM Calya E 2017, MPV Keluarga Tujuh Penumpang Irit Tembus 19 KM per Liter
Penulis 9

Pasar MPV LCGC bekas di Indonesia menempatkan Toyota Calya 1.2 E lansiran 2016 hingga 2019 sebagai objek evaluasi efisiensi bahan bakar riil pada paruh pertama tahun ini. Berdasarkan data odometer di atas 100.000 kilometer yang dihimpun dari survei pengguna perkotaan, kriteria penilaian difokuskan pada unit mesin 4-silinder. Langkah pengujian ini sangat krusial guna menguji realitas konsumsi bensin pasca-pemakaian jangka panjang di medan jalanan padat. Ulasan mendalam ini hadir menjadi parameter teknis bagi Anda yang mengincar kenyamanan berkendara mobil keluarga berkapasitas tujuh penumpang. Terlebih lagi, saat ini unit sekonnya bisa didapatkan dengan anggaran berkisar antara Rp85 juta hingga Rp105 juta di bursa mobil bekas nasional.

Spesifikasi Teknis Kendaraan

Unit MPV kompak entry-level ini dibekali mesin bensin naturally aspirated berkode 3NR-VE dengan kapasitas sebesar 1.197 cc. Dapur pacu tersebut memiliki konfigurasi 4-silinder segaris, DOHC 16-katup, lengkap dengan sematan teknologi Dual VVT-i andalan Toyota.

Mesin yang memiliki rasio kompresi tinggi mencapai 11,5:1 ini sanggup menghasilkan tenaga maksimal hingga 87 hp pada putaran 6.000 rpm. Selain itu, torsi puncak yang dihasilkan mampu mencapai angka 108 Nm pada putaran 4.200 rpm.

  • Seluruh daya disalurkan ke roda depan via transmisi manual 5-percepatan yang menyalurkan tenaga responsif.

  • Dimensi bodi dirancang kompak dengan panjang total 4.070 mm serta lebar 1.655 mm.

  • Postur kendaraan memiliki tinggi mencapai 1.600 mm dan jarak sumbu roda 2.525 mm.

  • Sektor daya jelajah didukung oleh tangki bensin berkapasitas maksimal hingga 36 liter.

  • Sektor kaki-kaki menggunakan velg standar 14 inci beralur ban ukuran 175/65 R14.

Faktor Penentu Konsumsi BBM

Variabel utama penentu efisiensi bensin mobil keluarga ini dipengaruhi oleh bobot kosong sasis monokok yang tergolong ringan sekitar 970 kg. Namun, kondisi ini akan berubah drastis saat mobil dibebani muatan penuh 7 orang penumpang.

Dengan estimasi total beban tambahan mencapai 450 kg, rasio tenaga terhadap bobot atau power-to-weight ratio kendaraan akan menurun secara drastis. Kondisi ini memaksa mesin harus bekerja ekstra keras pada putaran yang lebih tinggi.

Karakteristik aerodinamika dengan bentuk bodi MPV yang cenderung mengotak juga turut meningkatkan koefisien drag saat mobil Anda melaju kencang. Karakter bodi ini memberikan hambatan angin yang lebih besar di jalanan.

  • Konsumsi BBM riil perkotaan stop-and-go tercatat berada di kisaran 12,2 hingga 13,8 km/liter.

  • Mobil dibekali sistem pendingin sirkulator udara belakang atau rear air circulator.

  • Fitur bawaan tipe E ini bertugas terus menyedot udara dingin dari kabin depan.

  • Cara kerja komponen tersebut terbukti menjaga efisiensi kinerja kompresor AC utama.

  • Suhu kabin tetap stabil meski temperatur luar ruangan dalam kondisi tropis panas.

Komparasi Efisiensi Rival Sekelas

Jika dibandingkan dengan kompetitor sekelasnya seperti Datsun Go+ Panca 1.2 transmisi manual lansiran 2016-2019, Toyota Calya 1.2 E mencatatkan performa menarik. Mobil keluarga Toyota ini mencatatkan angka efisiensi yang sedikit berbeda di jalanan.

Toyota Calya mencatatkan angka efisiensi yang sedikit lebih rendah sekitar 4 persen pada rute luar kota konstan. Namun, produk andalan Toyota ini menawarkan pengoperasian harian yang terasa jauh lebih halus untuk Anda gunakan.

  • Kehalusan berkendara diraih berkat penggunaan mesin konvensional berkonfigurasi 4-silinder.

  • Mesin 4-silinder Calya terbukti memiliki getaran inheren yang minim saat bekerja.

  • Datsun Go+ Panca masih mengandalkan getaran mesin karakter 3-silinder di jalanan.

  • Bobot kosong bodi Datsun tercatat jauh lebih ringan sekitar 815 kg.

  • Bobot ringan memberikan keuntungan inersia mekanikal awal yang lebih baik saat bergerak.

  • Datsun terasa lebih gesit saat mobil mulai berakselerasi dari posisi diam.

Panduan Teknik Eco-Driving

Panduan teknik eco-driving untuk menekan konsumsi bensin unit odometer tinggi ini meliputi penerapan akselerasi secara bertahap. Langkah ini dilakukan dengan menjaga indikator lampu ECO pada panel instrumen tetap menyala berwarna hijau.

Anda juga disarankan untuk melakukan perpindahan gigi manual secara berkala sebelum putaran mesin melampaui angka 2.500 rpm. Cara ini sangat efektif mencegah pasokan bahan bakar minyak terbuang sia-sia ke ruang bakar.

Manfaatkan momentum deselerasi secara optimal melalui teknik engine braking yang aman saat berkendara. Anda bisa melepas pedal gas lebih awal ketika posisi mobil mulai mendekati area persimpangan jalan di depan.

  • Hindari kebiasaan buruk membawa barang bawaan berlebih di bagasi belakang.

  • Beban berlebih akan menambah beban mati sasis yang menyiksa performa.

  • Pastikan kebersihan elemen filter udara kabin selalu dijaga secara berkala.

  • Lakukan pembersihan kerak karbon menggunakan metode carbon clean secara rutin.

  • Perawatan carbon clean disarankan setiap mencapai jarak tempuh 20.000 km.

  • Langkah ini berguna menjaga efisiensi atomisasi bahan bakar minyak mesin.

Tanya Jawab Toyota Calya

  1. Berapa kapasitas volume oli mesin yang dibutuhkan saat melakukan penggantian rutin beserta komponen filternya?

Penggantian pelumas berkala untuk mesin bensin 3NR-VE ini memerlukan volume cairan oli sebanyak 3,3 liter jika disertai penggantian komponen filter oli baru.

  1. Apakah sistem pengereman pada roda belakang tipe E lansiran tahun ini sudah dilengkapi dengan fitur ABS?

Sistem pengereman standar tipe E manual produksi 2016-2019 belum dilengkapi modul ABS dan masih mengandalkan rem cakram berventilasi di depan serta tromol di roda belakang.

  1. Apa jenis bahan bakar dengan nilai oktan minimum yang disarankan untuk menjaga efisiensi ruang bakar mesin Dual VVT-i ini?

Mesin dengan rasio kompresi tinggi 11,5:1 ini direkomendasikan menggunakan bahan bakar bensin tanpa timbal dengan angka oktan minimum RON 92 untuk mencegah gejala detonasi.

  1. Bagaimana konfigurasi sistem suspensi yang digunakan pada roda bagian depan dan belakang sasis kendaraan ini?

Suspensi depan mengandalkan konfigurasi MacPherson Strut dengan pegas koil, sedangkan suspensi belakang menggunakan sistem Semi Independent Torsion Beam dengan pegas koil.