Tesla vs Mobil Bensin: Mana Lebih Hemat dalam Jangka Panjang? - Mobil.id

Tesla vs Mobil Bensin: Mana Lebih Hemat dalam Jangka Panjang?


HomeBlog

Tesla
Tesla vs Mobil Bensin: Mana Lebih Hemat dalam Jangka Panjang?
Penulis 3

Perdebatan antara mobil listrik dan mobil bensin semakin panas, terutama ketika membahas soal biaya. Banyak yang mengatakan mobil listrik seperti Tesla, Inc. lebih hemat dalam jangka panjang. Namun, apakah benar demikian?

Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu melihat lebih dalam—bukan hanya harga beli, tetapi juga biaya operasional, perawatan, hingga nilai jangka panjang.

 

Harga Awal: Tesla Lebih Mahal

Tidak bisa dipungkiri, harga Tesla di Indonesia masih tergolong tinggi karena impor.

Sebagai gambaran:

  • Tesla Model 3: ± Rp1,5 miliar

  • Mobil bensin setara: ± Rp300–800 juta

Namun, harga awal bukan satu-satunya faktor.

 

Biaya Operasional Harian

Tesla

  • Tidak menggunakan bensin

  • Charging listrik jauh lebih murah

  • ± Rp20.000–30.000 per 100 km

Mobil Bensin

  • Harga BBM terus naik

  • ± Rp70.000–100.000 per 100 km

Dalam penggunaan harian, Tesla jelas lebih hemat.

 

Biaya Perawatan

Tesla unggul karena:

  • Tidak ada oli mesin

  • Tidak ada busi

  • Tidak ada sistem knalpot

Mobil bensin membutuhkan:

  • Servis rutin

  • Ganti oli

  • Perawatan mesin

 

Biaya Jangka Panjang (5–10 Tahun)

Jika dihitung dalam 5 tahun:

Tesla:

  • Biaya listrik lebih rendah

  • Perawatan minimal

Mobil bensin:

  • BBM mahal

  • Servis rutin tinggi

Dalam jangka panjang, Tesla bisa menghemat puluhan juta rupiah.

 

Nilai Depresiasi

Tesla:

  • Cenderung stabil

  • Teknologi terus update

Mobil bensin:

  • Depresiasi lebih cepat

 

Faktor Infrastruktur

Tesla:

  • Bergantung charging

Mobil bensin:

  • SPBU tersedia di mana-mana