Test Drive Toyota Harrier Grand AT 2016: Kabin Senyap Maksimal Pas Banget Jadi SUV Premium Mewah - Mobil.id

Test Drive Toyota Harrier Grand AT 2016: Kabin Senyap Maksimal Pas Banget Jadi SUV Premium Mewah


HomeBlog

Toyota
Test Drive Toyota Harrier Grand AT 2016: Kabin Senyap Maksimal Pas Banget Jadi SUV Premium Mewah
Penulis 9

Pengujian unit bekas Toyota Harrier 2.0 Grand dengan kode sasis ZSU60W transmisi otomatis Super CVT-i dilakukan pada Juni 2026 di kawasan perkotaan Surabaya dan jalan tol trans-Jawa. Tes jalan dinamis ini bertujuan untuk mengevaluasi degradasi kekedapan kabin serta kerenggangan komponen kaki-kaki setelah menempuh usia pakai sepuluh tahun. Data dikumpulkan melalui pengujian jalan dinamis dan pengukuran instrumen akustik secara langsung di lapangan. Informasi ini menyajikan parameter teknis riil yang sangat Anda butuhkan sebelum meminang mid-size luxury SUV bekas asal pasar impor atau CBU Jepang.

Pengendalian dan Stabilitas

Sistem kemudi berteknologi Electric Power Steering (EPS) pada Toyota Harrier bekas ini memberikan bobot yang ringan pada kecepatan rendah. Karakter setir seperti ini tentu sangat memudahkan Anda saat bermanuver di area parkir yang sempit.

Bobot setir akan mengeras secara bertahap saat mobil melaju pada kecepatan tinggi di jalan bebas hambatan. Sistem ini memberikan kontrol kemudi yang cukup presisi, meskipun feedback mekanis dari roda ke tangan terasa minim.

Gejala body roll atau limbung terdeteksi dalam kategori moderat ketika Anda melintasi tikungan tajam pada kecepatan 50 km/jam. Kondisi ini dipicu oleh setelan suspensi bawaan yang condong mengutamakan kenyamanan para penumpang.

  • Postur ground clearance mobil ini setinggi 190 mm.

  • Pusat gravitasi yang cukup tinggi memengaruhi stabilitas saat menikung.

  • Karakter suspensi dirancang untuk meredam guncangan di jalanan rusak.

Meskipun terdapat gejala limbung saat menikung, stabilitas garis lurus pada kecepatan jalan tol antara 100 sampai 110 km/jam tetap terjaga dengan baik. Anda tidak akan merasakan gejala melayang atau floating yang mengganggu kenyamanan berkendara.

Kestabilan tingkat tinggi di jalan lurus ini berhasil dicapai berkat optimalnya fungsi komponen aero underbody cover. Komponen penutup bagian bawah sasis ini bekerja sangat baik dalam mengalirkan udara dan meminimalkan gaya angkat.

Kenyamanan dan Redaman Kabin

Pengukuran NVH (Noise, Vibration, Harshness) menggunakan alat sound level meter mencatat tingkat kebisingan kabin yang impresif. Suara dari luar hanya menembus kabin sebesar 66 dB pada kecepatan konstan 100 km/jam.

Catatan angka akustik ini menandakan bahwa material peredam bawaan pabrik dan komponen kaca akustik depan masih bekerja sangat efektif. Komponen mewah tersebut sukses mereduksi noise hempasan angin luar dengan sangat optimal.

  • Intrusi suara gesekan ban mulai terdeteksi masuk ke kabin.

  • Munculnya suara ban dipicu oleh gejala keausan bushing sasis.

  • Diperlukan pengecekan berkala pada komponen karet kaki-kaki.

Bantingan suspensi depan MacPherson Strut dan suspensi belakang jenis Double Wishbone mampu menyerap gelombang jalan secara maksimal. Karakter suspensi independen ini cenderung terasa empuk, tenang, dan berkelas saat melewati jalanan bergelombang.

Ergonomi kursi bagian pengemudi juga dirancang sangat suportif dengan kontur busa yang tebal untuk menopang badan. Kenyamanan posisi berkendara Anda ditunjang penuh oleh kehadiran fitur sistem penyetelan elektrik yang fleksibel hingga 8-arah.

Fasilitas pengaturan jok elektrik yang lengkap ini sangat efektif untuk mencegah kelelahan pada otot pinggang Anda. Efek positifnya sangat terasa saat melakukan durasi berkendara jarak jauh di atas tiga jam tanpa henti.

Fitur dan Asisten Berkendara

Fitur pendukung berkendara pada Toyota Harrier varian Grand ini sudah mencakup tiga pilihan mode berkendara yang fungsional. Anda dapat memilih opsi berkendara berupa Eco Mode, Normal Mode, hingga pilihan Power Mode.

Kehadiran sistem Drive Mode ini secara efektif bertugas mengubah pemetaan katup throttle mesin sesuai kebutuhan jalan. Sistem komputer mobil juga akan menyesuaikan rasio virtual dari transmisi otomatis CVT secara instan dan cerdas.

  • Eco Mode untuk memaksimalkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

  • Normal Mode untuk penggunaan komuter harian yang seimbang.

  • Power Mode untuk mendapatkan respons mesin yang lebih agresif.

Fitur Cruise Control konvensional pada varian ini juga terpantau masih bekerja dengan sangat akurat selama pengujian. Sistem komputer sanggup menahan kecepatan mobil secara konstan di atas 40 km/jam tanpa perlu menginjak pedal gas.

Pengoperasian fitur penahan kecepatan konstan ini dapat Anda lakukan dengan mudah melalui tombol di balik lingkar kemudi. Sebuah fitur esensial yang sangat membantu mereduksi kelelahan kaki saat menjelajah jalan tol yang panjang.

Namun, Anda harus mengetahui bahwa varian Grand ini belum dilengkapi oleh paket sistem keselamatan aktif berbasis radar (ADAS). Fitur canggih seperti Lane Departure Alert atau Pre-Collision System absen dari model standar ini.

Paket keselamatan aktif tingkat lanjut dari Toyota tersebut hanya tersedia secara eksklusif pada varian Premium atau Progress. Meskipun begitu, fitur keselamatan standar bawaan varian Grand ini sudah cukup memadai untuk perlindungan harian.

Efisiensi dan Konsumsi Energi

Toyota Harrier Grand dipersenjatai oleh mesin 3ZR-FAE 4-silinder berkapasitas 2.000 cc dengan teknologi Valvematic. Jantung mekanis non-turbo ini dirancang untuk menyajikan performa yang halus sekaligus menjaga efisiensi konsumsi bahan bakar minyak.

Pada pengujian rute dalam kota Surabaya yang padat, mobil mewah ini mencatatkan angka konsumsi BBM sebesar 9,4 km/liter. Hasil tersebut diperoleh dengan kondisi lalu lintas merayap serta kecepatan rata-rata harian berkisar 22 km/jam.

  • Konsumsi BBM rute dalam kota: 9,4 km/liter.

  • Konsumsi BBM rute jalan tol: 14,2 km/liter.

  • Kecepatan konstan pengujian tol: 90 km/jam.

  • Rekomendasi jenis bahan bakar: Nilai oktan 95.

Sementara itu, pada pengujian rute tol dengan simulasi gaya berkendara ekonomis, tingkat efisiensinya meningkat tajam. Efisiensi konsumsi bahan bakar minyak mampu mencapai angka maksimal 14,2 km/liter menggunakan bahan bakar bernilai oktan 95.

Hasil pengujian ini membuktikan bahwa mesin Valvematic milik Harrier bekas masih mampu menjaga efisiensi energi dengan sangat baik. Karakter transmisi Super CVT-i berkontribusi besar dalam menjaga putaran mesin tetap rendah selama melaju konstan.

Pertanyaan Seputar Toyota Harrier 2.0 Grand Bekas

  1. Berapa angka tingkat kebisingan kabin Toyota Harrier 2.0 Grand 2016 bekas pada kecepatan tinggi? Tingkat kebisingan kabin tercatat sebesar 66 dB pada kecepatan konstan 100 km/jam yang membuktikan kekedapan kabin masih terjaga dengan baik.

  2. Apa jenis arsitektur suspensi belakang yang digunakan pada model kendaraan ini? Suspensi belakang menggunakan konstruksi independen tipe Double Wishbone untuk mereduksi guncangan lateral serta menjaga stabilitas buritan secara optimal.

  3. Apakah varian Grand tahun 2013 sampai 2016 ini sudah dilengkapi teknologi ADAS bawaan? Tidak, varian Grand merupakan tipe standar yang belum mengadopsi radar keselamatan aktif canggih seperti fitur Pre-Collision System.

  4. Berapa efisiensi konsumsi bahan bakar minyak untuk rute jalan tol? Konsumsi bahan bakar minyak pada rute tol dengan simulasi mengemudi ekonomis kecepatan konstan 90 km/jam mencatatkan angka efisiensi sebesar 14,2 km/liter.