Tips Memilih Oli Mesin yang Tepat untuk Honda Accord - Mobil.id

Tips Memilih Oli Mesin yang Tepat untuk Honda Accord


HomeBlog

Honda
Tips Memilih Oli Mesin yang Tepat untuk Honda Accord
Penulis 2

MOBILID- Honda Accord merupakan sedan yang dikenal memiliki kenyamanan berkendara, performa mesin, serta teknologi yang cukup lengkap. Agar karakter tersebut tetap terjaga, pemilik perlu memperhatikan perawatan mesin secara rutin, termasuk pemilihan oli yang tepat.

Oli mesin bukan hanya berfungsi sebagai pelumas. Oli membantu mengurangi gesekan antar-komponen mesin, membantu mengendalikan panas, dan menjaga komponen tetap bekerja dengan baik. Honda menjelaskan bahwa oli yang kualitasnya sudah menurun dapat membuat suara mesin lebih kasar, mesin kurang responsif, dan meningkatkan risiko keausan komponen.

Untuk Honda Accord, pemilihan oli sebaiknya tidak dilakukan hanya berdasarkan merek atau harga. Tahun produksi, jenis mesin, spesifikasi oli, kondisi kendaraan, serta pola penggunaan harus menjadi pertimbangan.

Berikut beberapa tips memilih oli mesin yang tepat untuk Honda Accord.

1. Kenali Jenis Mesin Honda Accord

Langkah pertama sebelum membeli oli adalah mengetahui jenis mesin Accord yang dimiliki.

Honda Accord memiliki beberapa generasi dan pilihan mesin. Salah satu generasi yang beredar di Indonesia adalah Accord 1.5 Turbo yang menggunakan mesin 1.498 cc 4-silinder DOHC dengan teknologi VTEC Turbo dan DBW.

Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 190 PS dan torsi 260 Nm. Accord 1.5 Turbo juga menggunakan transmisi CVT dengan Earth Dreams Technology.

Karena karakter mesin berbeda-beda, spesifikasi oli yang digunakan juga perlu disesuaikan dengan rekomendasi untuk masing-masing kendaraan.

2. Perhatikan Spesifikasi yang Direkomendasikan

Jangan memilih oli hanya berdasarkan tulisan "fully synthetic", "premium", atau harga yang mahal.

Yang lebih penting adalah memastikan spesifikasi oli sesuai dengan kebutuhan mesin.

Honda sendiri menyediakan beberapa pilihan Honda Automobile Oil, termasuk HAO 0W-20 Turbo, 0W-20, dan 5W-30. Pada informasi Genuine Parts Honda, HAO 0W-20 Turbo disebut diformulasikan khusus untuk kendaraan Honda dan ditujukan untuk memberikan perlindungan serta efisiensi bahan bakar.

Untuk Accord tertentu, Honda juga pernah mencantumkan HAO E-Pro Gold 0W-20 sebagai oli yang digunakan dalam paket perawatan.

Namun, pemilik tetap perlu mencocokkan pilihan oli dengan tahun dan tipe Accord yang dimiliki.

3. Accord Turbo Membutuhkan Perhatian Lebih

Bagi pemilik Honda Accord 1.5 Turbo, pemilihan oli menjadi semakin penting.

Mesin turbo bekerja dengan sistem yang memanfaatkan energi gas buang untuk membantu meningkatkan suplai udara ke mesin. Dengan karakter tersebut, pelumasan komponen harus diperhatikan dengan baik.

Honda saat ini mencantumkan HAO 0W-20 Turbo sebagai salah satu produk oli khusus untuk kendaraan Honda bermesin turbo.

Karena itu, jangan mengganti oli Accord 1.5 Turbo dengan produk yang spesifikasinya tidak jelas hanya karena harganya lebih murah.

4. Pahami Arti Angka SAE

Pemilik mobil juga sebaiknya memahami arti angka seperti 0W-20 atau 5W-30.

Huruf "W" berkaitan dengan kemampuan oli pada temperatur rendah, sedangkan angka setelah tanda hubung menunjukkan tingkat viskositas oli ketika temperatur kerja mesin meningkat.

Sebagai contoh, 0W-20 memiliki karakter viskositas yang berbeda dengan 5W-30.

Namun, oli yang lebih kental tidak otomatis berarti lebih bagus untuk semua kendaraan. Sebaliknya, oli yang lebih encer juga tidak otomatis cocok untuk semua mesin.

Yang terpenting adalah mengikuti spesifikasi yang direkomendasikan untuk mesin Accord yang digunakan.

5. Jangan Asal Mengganti Viskositas

Kesalahan yang cukup sering dilakukan pemilik mobil adalah mengganti tingkat kekentalan oli berdasarkan pengalaman dari kendaraan lain.

Misalnya, karena mobil lama menggunakan 10W-40, pemilik kemudian menggunakan spesifikasi yang sama pada Accord.

Padahal setiap mesin memiliki kebutuhan berbeda.

Untuk Accord, gunakan spesifikasi yang tercantum pada buku pedoman kendaraan atau rekomendasi resmi Honda untuk tipe dan tahun kendaraan tersebut.

Jika ingin mengganti viskositas karena kondisi mesin tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan teknisi.

6. Pertimbangkan Kondisi dan Usia Mesin

Honda Accord bekas dengan usia kendaraan yang sudah cukup lama membutuhkan perhatian berbeda dibandingkan unit yang masih relatif baru.

Mesin yang masih sehat dan memiliki riwayat servis lengkap sebaiknya tetap menggunakan oli sesuai spesifikasi pabrik.

Sementara pada kendaraan berusia lebih tua, apabila terdapat gejala seperti konsumsi oli meningkat atau kebocoran oli, jangan langsung mengganti ke oli yang lebih kental tanpa mencari penyebabnya.

Masalah tersebut sebaiknya diperiksa terlebih dahulu.

7. Pilih Oli dengan Kualitas yang Terjamin

Merek memang penting, tetapi keaslian dan kesesuaian spesifikasi juga tidak kalah penting.

Honda menyebut Honda Automobile Oil dikembangkan dengan formula yang ditujukan untuk mesin Honda dan melalui pengujian untuk mendukung perlindungan serta kinerja mesin.

Jika memilih oli dari merek lain, pastikan produk tersebut memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan kendaraan dan berasal dari sumber yang terpercaya.

Hindari membeli oli yang asal-usulnya tidak jelas karena risiko produk palsu atau kualitas yang tidak sesuai dapat merugikan mesin.

8. Jangan Hanya Melihat Harga Oli

Oli murah memang dapat terlihat menarik ketika melakukan servis.

Namun, harga bukan satu-satunya pertimbangan.

Oli yang sesuai spesifikasi dan memiliki kualitas baik dapat membantu menjaga komponen mesin dari gesekan berlebihan. Honda menyebut oli yang sudah menurun kualitasnya dapat membuat mesin menjadi kurang responsif dan menghasilkan suara lebih kasar.

Karena itu, pilih oli berdasarkan kebutuhan mesin terlebih dahulu, kemudian pertimbangkan harga.

9. Ganti Oli Sesuai Jadwal

Memilih oli yang tepat tidak akan maksimal jika penggantiannya selalu terlambat.

Oli akan bekerja menghadapi panas, gesekan, dan residu selama mesin beroperasi. Seiring waktu, kualitasnya dapat menurun.

Honda menyarankan penggantian oli mengikuti jadwal perawatan yang terdapat dalam buku panduan servis kendaraan.

Jangan hanya berpatokan pada jarak tempuh. Perhatikan juga waktu dan pola penggunaan kendaraan.

10. Perhatikan Penggunaan di Jakarta dan Kota Padat

Bagi pemilik Accord yang sering digunakan di kota besar seperti Jakarta, mobil mungkin lebih sering menghadapi kondisi stop and go.

Kemacetan menyebabkan mesin tetap bekerja ketika kendaraan bergerak dengan kecepatan rendah atau bahkan berhenti dalam waktu cukup lama.

Kondisi penggunaan seperti ini membuat pemilik perlu lebih disiplin mengikuti jadwal perawatan.

Apabila kendaraan digunakan dengan pola yang cukup berat, konsultasikan interval perawatan kepada bengkel resmi sesuai kondisi kendaraan.

11. Periksa Level Oli Secara Berkala

Pemilik Accord sebaiknya tidak hanya menunggu jadwal servis untuk mengetahui kondisi oli.

Pemeriksaan level oli dapat dilakukan secara berkala.

Honda memberikan panduan pemeriksaan oli dengan memarkir kendaraan di permukaan rata, mengikuti prosedur pemeriksaan kendaraan, kemudian memastikan level oli berada di antara batas bawah dan atas pada dipstick. Jika level berada di bawah batas minimum, kendaraan perlu diperiksa lebih lanjut.

Kebiasaan sederhana ini dapat membantu pemilik mengetahui apabila terjadi penurunan level oli yang tidak normal.

12. Jangan Mengabaikan Oli yang Cepat Berkurang

Jika oli mesin berkurang dengan cepat, jangan langsung berasumsi bahwa hal tersebut normal.

Periksa kemungkinan adanya kebocoran atau masalah pada mesin.

Area sekitar mesin, bagian bawah kendaraan, serta kondisi oli dapat diperiksa untuk mencari indikasi masalah.

Jika ditemukan kebocoran, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan di bengkel agar penyebabnya dapat diketahui.

Menambah oli berulang kali tanpa mencari penyebab utama bukan solusi jangka panjang.

13. Ganti Filter Oli Bersamaan dengan Penggantian Oli

Filter oli memiliki tugas menyaring kotoran dan partikel yang terdapat dalam sistem pelumasan.

Honda mencantumkan filter oli mesin sebagai komponen yang berfungsi menyaring kotoran dan partikel halus agar perlindungan terhadap mesin tetap optimal.

Karena itu, ketika melakukan penggantian oli, filter oli juga perlu diperhatikan sesuai jadwal perawatan.

Penggunaan oli baru dengan filter yang sudah terlalu lama digunakan tentu tidak akan memberikan hasil optimal.

14. Jangan Mencampur Oli Sembarangan

Pemilik sebaiknya menghindari kebiasaan mencampur berbagai jenis oli tanpa mengetahui kompatibilitasnya.

Jika ingin mengganti merek atau jenis oli, sebaiknya lakukan penggantian secara benar dan pastikan spesifikasinya sesuai.

Jangan mencampur oli hanya karena ingin menambah level oli menggunakan produk yang tersedia di rumah.

Jika kondisi darurat mengharuskan penambahan oli, pilih produk yang spesifikasinya sesuai dan kemudian lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

15. Gunakan Bengkel yang Memahami Honda Accord

Honda Accord memiliki teknologi dan karakter mesin yang perlu ditangani dengan tepat.

Jika masih bingung menentukan oli, pemilik dapat berkonsultasi dengan bengkel resmi Honda.

Honda menyediakan pilihan paket perawatan dan menyebutkan bahwa jenis oli yang tersedia dapat berbeda berdasarkan model dan spesifikasi kendaraan. Untuk kendaraan tertentu, pilihan HAO Turbo, HAO Gold, dan HAO Blue tersedia sesuai spesifikasi.

Bagi pemilik Accord bekas, konsultasi juga berguna untuk mengetahui kondisi mesin sebelum menentukan jenis oli yang digunakan.

16. Jangan Tergoda Klaim Oli yang Berlebihan

Saat membeli oli, konsumen akan menemukan berbagai klaim seperti membuat mesin lebih bertenaga, lebih irit, atau lebih halus.

Klaim tersebut sebaiknya tidak menjadi satu-satunya dasar memilih produk.

Prioritaskan spesifikasi yang sesuai dengan mesin.

Oli yang tepat memang dapat membantu menjaga pelumasan dan kinerja mesin, tetapi tidak dapat memperbaiki kerusakan mekanis yang sudah terjadi.

Jika mesin terasa kasar atau kurang responsif, penyebabnya perlu diperiksa secara menyeluruh.

17. Kenali Tanda Oli Perlu Diganti

Ada beberapa tanda yang dapat menjadi perhatian pemilik Honda Accord.

Honda menyebut suara mesin yang menjadi kasar, warna oli yang sangat gelap, mesin kurang responsif, dan lampu indikator oli menyala sebagai beberapa tanda yang perlu diperhatikan.

Meski demikian, warna oli saja tidak seharusnya menjadi satu-satunya dasar menentukan kapan oli harus diganti.

Jadwal perawatan kendaraan tetap menjadi acuan utama.

Memilih oli mesin yang tepat untuk Honda Accord tidak cukup hanya dengan mencari oli yang mahal atau memiliki klaim performa tinggi. Pemilik perlu melihat jenis mesin, tahun kendaraan, teknologi mesin, tingkat viskositas, spesifikasi oli, serta kondisi kendaraan.

Untuk Accord 1.5 Turbo, perhatian terhadap oli semakin penting karena kendaraan menggunakan mesin turbo dengan output 190 PS dan torsi 260 Nm. Honda sendiri menyediakan HAO 0W-20 Turbo sebagai salah satu pilihan oli untuk kendaraan Honda bermesin turbo.

Sementara untuk Accord generasi lainnya, spesifikasi dapat berbeda sehingga pemilik sebaiknya selalu mencocokkan pilihan oli dengan buku panduan dan rekomendasi resmi untuk unit yang dimiliki.

Yang tidak kalah penting adalah mengganti oli tepat waktu, mengganti atau memeriksa filter oli, menjaga level oli, dan melakukan pemeriksaan apabila terdapat kebocoran atau perubahan suara mesin.

Dengan pemilihan oli yang tepat dan perawatan yang konsisten, mesin Honda Accord dapat tetap bekerja halus, responsif, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.