Toyota Kijang Innova 2.0 E 2010-2011 Andalkan Mesin 1TR-FE dan Kabin Lapang, Worth It Dibeli? - Mobil.id

Toyota Kijang Innova 2.0 E 2010-2011 Andalkan Mesin 1TR-FE dan Kabin Lapang, Worth It Dibeli?


HomeBlog

Toyota
Toyota Kijang Innova 2.0 E 2010-2011 Andalkan Mesin 1TR-FE dan Kabin Lapang, Worth It Dibeli?
Penulis 9

Kebutuhan masyarakat akan kendaraan keluarga yang tangguh dan lapang seolah tidak pernah pudar dari waktu ke waktu. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PT Toyota-Astra Motor meluncurkan Toyota Kijang Innova 2.0 E generasi pertama versi facelift kedua di Indonesia pada rentang tahun 2010 sampai 2011.

Mobil ini diposisikan sebagai varian menengah ke bawah di segmen Medium MPV untuk menyasar konsumen keluarga. Dapur pacunya mengandalkan mesin bensin 1TR-FE 2.000cc DOHC VVT-i yang menawarkan performa andal untuk kebutuhan harian. Kehadirannya langsung menarik perhatian konsumen yang menginginkan mobil berdaya tampung besar.

Urusan penyaluran tenaga ke roda dibekali dengan dua pilihan transmisi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Tersedia transmisi manual 5-percepatan untuk yang menyukai kontrol penuh, serta otomatis 4-percepatan untuk kenyamanan komuter perkotaan. Menariknya, kendaraan ini tetap mempertahankan sistem penggerak roda belakang yang terkenal sangat tangguh.

Di pasar mobil bekas saat ini, unit rakitan tahun tersebut termasuk dalam jajaran kendaraan yang paling banyak diburu. Harga pasarannya terpantau sangat bertahan di kisaran angka Rp 100.000.000 hingga Rp 130.000.000 tergantung kondisi fisik. Selain harganya stabil, tingkat likuiditas penjualan kembali mobil ini juga tergolong sangat tinggi.

Bagi calon pembeli yang mencari mobil keluarga andal untuk segala medan, unit bekas ini merupakan opsi rasional. Sasis tangga yang diusungnya membuat kendaraan siap disiksa melewati berbagai kondisi infrastruktur jalan yang belum merata. Anda bisa mendapatkan kabin luas dengan skema perawatan mudah tanpa perlu menguras kantong.

Kelebihan Utama untuk Keluarga

  • Kabin sangat lapang dan nyaman karena mampu menampung hingga delapan penumpang dengan ruang kaki serta ruang kepala yang jauh lebih superior dibanding kelas Low MPV.

  • Sasis ladder frame dan RWD membuat konstruksi mobil ini sangat kokoh menghadapi jalanan rusak atau muatan penuh serta andal saat harus melewati jalanan menanjak.

  • Kenyamanan suspensi tergolong baik berkat bantingan double wishbone di depan dan 4-link dengan lateral rod di belakang yang memberikan kenyamanan empuk untuk perjalanan jauh.

  • Suku cadang melimpah dan murah di seluruh pelosok Indonesia baik versi original maupun purnajual dengan struktur mesin sederhana yang mudah dipahami oleh semua mekanik bengkel.

  • AC sudah mengadopsi double blower hingga baris belakang untuk memberikan pendinginan kabin yang merata bagi seluruh penumpang, berbeda dengan varian tipe bisnis yang masih single blower.

Kekurangan yang Perlu Diperhatikan

  • Konsumsi bahan bakar cenderung boros karena mesin bensin berkapasitas 2.000cc ini memiliki catatan efisiensi BBM rata-rata yang hanya berkisar antara 7-9 km/liter untuk rute dalam kota.

  • Fitur keselamatan masih sangat minim lantaran varian tipe E pada tahun tersebut belum dilengkapi dengan peranti pengereman ABS maupun kantung udara ganda sebagai standar perlindungan kabin.

  • Akselerasi awal terasa agak berat akibat bobot kendaraan yang besar sehingga performa mesin terasa lamban dan kurang responsif pada putaran bawah terutama untuk varian transmisi otomatis.

  • Fitur hiburan dan interior sederhana dengan head unit standar bawaan pabrik, material pembungkus jok berbahan fabric biasa, serta dominasi plastik keras pada bagian panel dasbor kendaraan.

  • Komponen evaporator AC rentan bocor sehingga bagian ini wajib diperiksa sebelum membeli termasuk tanda kebocoran oli mesin, keausan komponen kaki-kaki, serta potensi karat pada sasis.

Perbandingan dengan Rival Sekelas

  • Isuzu Panther Grand Touring unggul mutlak dalam efisiensi konsumsi bahan bakar berkat mesin dieselnya, namun kalah jauh dari segi kehalusan getaran mesin dan kekedapan kabin Innova bensin.

  • Nissan Grand Livina 1.8 Ultimate menawarkan kenyamanan berkendara layaknya sedan yang irit, tetapi sasis monokok dan penggerak depan miliknya tidak setangguh sasis tangga milik Toyota ini.

  • Nilai investasi di pasar bekas untuk unit bermesin bensin ini cenderung jauh lebih stabil dan memiliki basis peminat yang lebih masif dibandingkan dengan para kompetitor seangkatannya.

Profil Pengguna yang Sesuai

Kendaraan ini sangat cocok bagi kepala keluarga mapan yang membutuhkan mobil harian tangguh untuk perjalanan jarak jauh. Dimensinya yang besar membuatnya sangat ideal dijadikan sebagai kendaraan andalan saat momen mudik lebaran tiba. Ruang kabin yang lapang memastikan seluruh anggota keluarga Anda bisa menikmati perjalanan dengan nyaman.

Mobil ini juga menjadi pilihan tepat bagi konsumen yang tinggal di daerah dengan infrastruktur jalan semi-rusak. Karakter fisiknya yang kokoh memberikan ketenangan pikiran saat harus membawa beban muatan yang cukup banyak. Pengeluaran bulanan Anda untuk biaya perawatan berkala juga bisa ditekan seminimal mungkin.

Secara keseluruhan, varian ini sangat menguntungkan pengguna yang memprioritaskan fungsionalitas ruang dan keandalan jangka panjang di atas efisiensi BBM. Anda harus berkompromi dengan konsumsi bensinnya yang tidak bisa dikatakan irit. Namun, kemudahan kepemilikan dan ketangguhannya akan membayar tuntas pengeluaran bahan bakar tersebut.

Pertanyaan Seputar Tipe E

  1. Apakah Innova 2.0 E tahun 2010-2011 sudah memiliki kelengkapan rem ABS dan Airbag?

Belum, fitur keselamatan berupa rem ABS dan Dual SRS Airbags belum tersedia pada tipe E tahun tersebut karena fitur tersebut baru hadir untuk tipe G ke atas.

  1. Berapa konsumsi BBM rata-rata Innova 2.0 bensin tipe E ini?

Untuk penggunaan dalam kota yang padat berkisar antara 7-9 km/liter, sedangkan untuk penggunaan rute luar kota atau jalan tol konstan dapat mencapai sekitar 10-12 km/liter.

  1. Apa perbedaan utama luar-dalam antara Innova tipe E dan tipe G tahun 2010-2011?

Tipe E belum dilengkapi lampu kabut, sensor parkir, intermitten wiper, aksen panel kayu pada interior, serta kelengkapan pengaturan posisi jok dan sistem audio tidak selengkap tipe G.

  1. Jenis bahan bakar apa yang direkomendasikan untuk Innova bensin 2.0 ini?

Mesin 1TR-FE dengan rasio kompresi 9,8:1 direkomendasikan menggunakan bensin dengan oktan minimal RON 92 sekelas Pertamax untuk menjaga efisiensi ruang bakar dan mencegah gejala mesin menggelitik.