Chery J6T Bekas, SUV Listrik Bergaya Boxy untuk Pecinta Petualangan - Mobil.id

Chery J6T Bekas, SUV Listrik Bergaya Boxy untuk Pecinta Petualangan


Home•Blog

Chery
Chery J6T Bekas, SUV Listrik Bergaya Boxy untuk Pecinta Petualangan
Penulis 2

MOBILID- Tren mobil listrik di Indonesia kini tidak hanya diisi kendaraan dengan desain crossover perkotaan. Chery J6T hadir membawa pendekatan yang berbeda melalui bentuk bodi boxy, ground clearance tinggi, pilihan sistem penggerak RWD dan IWD, serta kemampuan yang dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi jalan.

Bagi konsumen yang mencari Chery J6T bekas, model ini menarik karena menawarkan kombinasi antara teknologi kendaraan listrik dan karakter SUV adventure. Bentuknya yang mengotak membuat J6T mudah dikenali, sementara sejumlah perlengkapan seperti baterai LFP, sistem fast charging, V2L, dan berbagai fitur bantuan pengemudi membuatnya tetap membawa nuansa kendaraan modern.

Chery memperkenalkan J6T di Indonesia pada November 2025 sebagai varian yang posisinya berada di atas J6 standar. Beberapa bagian mendapatkan peningkatan, mulai dari desain, dimensi, kemampuan jelajah, hingga teknologi.

Desain Boxy yang Menjadi Identitas J6T

Salah satu daya tarik utama Chery J6T adalah desainnya. Berbeda dari kebanyakan SUV listrik yang cenderung mengutamakan bentuk aerodinamis, J6T mempertahankan desain boxy yang menjadi bagian dari identitas keluarga J6.

Proporsi bodinya dibuat tegak dengan garis-garis tegas. Chery menyebut konsep desainnya sebagai Fashion Cube Box Design, yang menggabungkan karakter urban, sporty, dan tangguh.

Dimensi J6T juga mengalami peningkatan dibandingkan J6 standar. Model ini memiliki panjang 4.433 mm, lebar 1.916 mm, dan tinggi 1.741 mm. Penggunaan pelek 19 inci dengan ban 245/55 R19 semakin memperkuat tampilan SUV-nya.

Bagian depan mendapatkan bumper dengan desain lebih tegas dan Front Dual Guard. Lampu kabut LED juga menjadi salah satu perlengkapan yang mendukung tampilan sekaligus fungsi pencahayaan.

Sementara di bagian belakang, J6T mendapatkan revisi bumper serta tambahan ruang penyimpanan. Bentuk keseluruhan mobil memberikan kesan seperti SUV adventure yang tetap bisa digunakan sebagai kendaraan harian.

Ground Clearance 225 mm

Karakter adventure J6T tidak hanya terlihat dari desain. Bagian bawah mobil juga mendapatkan peningkatan untuk mendukung penggunaan di jalan dengan permukaan yang tidak selalu mulus.

Chery J6T memiliki ground clearance hingga 225 mm dalam kondisi tanpa beban. Ketika kendaraan membawa muatan penuh, angka ground clearance yang dicantumkan Chery berada di sekitar 195 mm.

Ground clearance tersebut menjadi salah satu bagian penting ketika mobil digunakan melewati jalan berbatu, permukaan tanah, jalan berlubang, atau jalur dengan kontur yang berubah-ubah.

J6T juga memiliki approach angle sekitar 26 derajat dan departure angle 28 derajat. Kombinasi ini membuat bagian depan dan belakang mobil memiliki ruang gerak ketika melewati tanjakan atau turunan dengan sudut tertentu.

Namun, kemampuan tersebut tetap perlu dipahami secara realistis. Ground clearance tinggi tidak berarti mobil dapat melewati semua jenis medan tanpa batas. Kondisi ban, permukaan jalan, teknik berkendara, dan kondisi kendaraan tetap menentukan kemampuan sebenarnya.

Tersedia RWD dan IWD

Chery menawarkan J6T dalam pilihan sistem penggerak yang berbeda. Ada varian RWD dan IWD atau Intelligent Wheel Drive.

Varian RWD menggunakan satu motor listrik di bagian belakang dan lebih diarahkan untuk kebutuhan mobilitas harian. Sementara IWD menggunakan dua motor listrik untuk memberikan kemampuan penggerak ke seluruh roda. Chery menyebut varian IWD memiliki karakter yang lebih sesuai untuk kebutuhan performa dan medan yang lebih menantang.

Pilihan tersebut memberikan ruang bagi konsumen untuk menyesuaikan kendaraan dengan kebutuhan.

Jika mobil lebih sering digunakan untuk perjalanan perkotaan, RWD dapat menjadi salah satu konfigurasi yang dipertimbangkan. Sedangkan pengguna yang memang ingin memanfaatkan kemampuan penggerak empat roda untuk aktivitas petualangan dapat melihat varian IWD.

Ketika mencari unit bekas, tipe penggerak juga perlu diperhatikan karena spesifikasi dan karakter keduanya berbeda.

Baterai LFP dengan Jarak Tempuh Lebih dari 400 Km

Sebagai kendaraan listrik murni, baterai menjadi salah satu komponen utama J6T.

Chery J6T RWD menggunakan baterai 65,9 kWh dengan jarak tempuh hingga 431 km berdasarkan metode NEDC. Sementara varian IWD menggunakan baterai 69,77 kWh dengan jarak tempuh hingga 436 km NEDC.

Jarak tersebut tentu merupakan angka hasil pengujian. Penggunaan sebenarnya dapat berbeda karena dipengaruhi oleh kecepatan, kondisi lalu lintas, temperatur, beban kendaraan, tekanan ban, medan perjalanan, serta gaya berkendara.

Bagi pemilik yang sering melakukan perjalanan luar kota, informasi mengenai jarak tempuh ini tetap menjadi salah satu pertimbangan penting.

Sementara itu, penggunaan baterai Lithium Iron Phosphate atau LFP menjadi bagian dari teknologi J6T. Chery juga membekali baterai dengan perlindungan tiga lapis atau triple armor protection.

Fast Charging 30-80 Persen Sekitar 25 Menit

J6T mendukung kemampuan pengisian cepat dengan maximum charging power 100 kW. Chery menyebut pengisian baterai dari 30 persen menuju 80 persen dapat dilakukan sekitar 25 menit dengan fasilitas fast charging yang sesuai.

Fitur ini cukup relevan untuk pengguna yang membawa mobil listrik dalam perjalanan lebih jauh.

Waktu pengisian tentu dapat berubah tergantung kondisi baterai, temperatur, kemampuan stasiun pengisian, dan daya yang tersedia. Karena itu, angka yang diberikan pabrikan sebaiknya dipahami sebagai referensi pengujian, bukan jaminan waktu yang selalu sama dalam penggunaan sehari-hari.

Ketika membeli J6T bekas, calon pembeli juga dapat menanyakan kebiasaan pengisian kendaraan kepada pemilik sebelumnya serta memeriksa apakah terdapat peringatan pada sistem baterai.

Bisa Digunakan untuk Aktivitas Outdoor

Salah satu fitur yang membuat mobil listrik seperti J6T menarik untuk kegiatan luar ruang adalah Vehicle-to-Load atau V2L.

Fitur ini memungkinkan energi dari baterai kendaraan digunakan sebagai sumber listrik untuk perangkat eksternal yang kompatibel.

Pada J6T, fitur V2L dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas seperti berkemah atau kegiatan outdoor lainnya. Dengan demikian, mobil bukan hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga dapat menyediakan sumber listrik ketika berada di lokasi yang memiliki akses listrik terbatas.

Fitur seperti ini semakin relevan bagi pengguna yang memang menggunakan SUV untuk aktivitas rekreasi, perjalanan alam, atau kegiatan luar ruangan.

Kabin Tetap Mengutamakan Teknologi

Meskipun membawa karakter adventure di bagian luar, kabin J6T tetap menggunakan berbagai teknologi modern.

Salah satu perangkat utama adalah layar sentuh 15,6 inci yang menjadi pusat berbagai pengaturan kendaraan. Pengguna dapat mengakses informasi kendaraan, pengaturan tertentu, hiburan, hingga fungsi lain melalui layar tersebut.

Panel instrumen juga menggunakan layar digital 9,2 inci dengan tampilan informasi yang diperbarui. Desain jok mendapatkan penyempurnaan melalui New Section Seat Surface Design, sedangkan armrest box di bagian tengah turut mendapatkan desain baru.

Untuk kenyamanan, J6T juga memiliki sejumlah fitur seperti panoramic sunroof elektrik, jok dengan desain baru, AC dengan filter udara, serta berbagai ruang penyimpanan.

Chery menyebut terdapat hingga 36 ruang penyimpanan di dalam J6T. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa aspek kepraktisan turut menjadi perhatian pada SUV dengan konsep adventure ini.

Kemampuan Menerjang Genangan

Karakter adventure J6T semakin terlihat dari kemampuan melintasi genangan air.

Pada J6T versi BEV, Chery mencantumkan kemampuan wading depth hingga 625 mm. Perlindungan baterai juga menjadi salah satu aspek yang diperhatikan melalui sistem triple armor.

Namun, angka tersebut tidak berarti kendaraan dapat digunakan menerobos genangan dengan sembarangan. Kondisi jalan, arus air, kedalaman sebenarnya, dan kecepatan kendaraan tetap harus diperhitungkan.

Pengemudi juga sebaiknya tidak mengambil risiko hanya karena kendaraan memiliki kemampuan wading tertentu.

Fitur Keselamatan dan Bantuan Pengemudi

J6T juga dilengkapi berbagai fitur keselamatan. Chery mencantumkan enam airbag serta sejumlah fitur Advanced Driver Assistance Systems atau ADAS.

Beberapa teknologi bantuan pengemudi yang tersedia mencakup Lane Keeping Assist dan Integrated Cruise Assist.

Fitur tersebut dapat membantu pengemudi dalam kondisi tertentu, tetapi tetap bukan pengganti kendali manusia. Pengemudi perlu terus memperhatikan kondisi lalu lintas dan lingkungan sekitar.

Pada unit bekas, pemeriksaan fitur keselamatan menjadi hal yang penting. Pastikan tidak ada lampu peringatan pada panel instrumen dan seluruh sensor maupun kamera dapat bekerja secara normal.

Apa yang Harus Dicek Saat Membeli J6T Bekas?

Membeli mobil listrik bekas memiliki beberapa aspek pemeriksaan yang berbeda dibandingkan mobil bermesin bensin.

Pertama, periksa kondisi baterai. Tanyakan riwayat penggunaan dan pengisian daya. Jika tersedia, mintalah informasi mengenai pemeriksaan kesehatan baterai atau battery health.

Kedua, lakukan test drive. Perhatikan respons motor listrik, suara yang tidak normal, getaran, serta perilaku mobil ketika melakukan akselerasi dan deselerasi.

Ketiga, periksa sistem pengisian. Pastikan port charging tidak mengalami kerusakan dan kendaraan dapat menerima pengisian secara normal.

Keempat, periksa kaki-kaki. Mobil dengan karakter adventure mungkin pernah digunakan melewati jalan rusak atau permukaan tidak rata. Karena itu, suspensi, ban, velg, dan komponen kaki-kaki perlu diperiksa.

Kelima, periksa bagian bawah mobil. Cari kemungkinan bekas benturan pada bagian bawah bodi atau komponen yang berhubungan dengan perlindungan baterai.

Keenam, periksa seluruh fitur elektronik. Layar 15,6 inci, kamera, AC, panoramic sunroof, sistem audio, sensor, serta berbagai fitur bantuan pengemudi perlu dicoba.

Terakhir, pastikan dokumen kendaraan lengkap dan nomor rangka sesuai dengan dokumen.

Perhatikan Perbedaan Harga dengan Unit Baru

Harga baru dapat menjadi referensi ketika membandingkan unit bekas. Pada laman resmi Chery Indonesia, J6T tercantum mulai dari Rp585,5 juta OTR Jakarta, sementara J6T IWD tercantum mulai dari Rp650,5 juta OTR Jakarta pada halaman model yang saat ini tersedia. Harga tersebut dapat berubah sesuai program dan periode penjualan.

Harga unit bekas tentunya dipengaruhi banyak faktor, seperti tahun kendaraan, jarak tempuh, kondisi baterai, kondisi eksterior dan interior, kelengkapan fitur, serta riwayat servis.

Karena J6T masih tergolong model yang relatif baru di Indonesia, calon pembeli sebaiknya tidak hanya membandingkan harga dengan tahun kendaraan. Kondisi aktual unit justru perlu menjadi perhatian utama.

Chery J6T Bekas untuk Pecinta Petualangan

Chery J6T membawa pendekatan yang cukup berbeda di pasar mobil listrik Indonesia. Desain boxy, ground clearance 225 mm, pilihan RWD dan IWD, baterai LFP, kemampuan jelajah hingga 431-436 km NEDC, serta dukungan fast charging membuatnya tidak hanya mengandalkan tampilan.

Karakter adventure juga diperkuat dengan kemampuan wading, perlindungan baterai, V2L, serta berbagai fitur pendukung perjalanan.

Bagi pecinta petualangan yang ingin beralih ke kendaraan listrik, J6T bekas dapat menjadi salah satu model yang menarik untuk diperhatikan. Namun, ketika membeli unit bekas, kondisi baterai, sistem pengisian, motor listrik, kaki-kaki, serta kelengkapan fitur harus diperiksa dengan teliti.

Dengan bentuk boxy yang menjadi ciri khasnya dan teknologi listrik yang cukup lengkap, J6T menawarkan konsep SUV yang menggabungkan kebutuhan mobilitas harian dengan karakter kendaraan untuk aktivitas luar ruang. Bagi pembaca MobilID, model ini bisa menjadi salah satu referensi ketika mencari SUV listrik bekas dengan tampilan berbeda dan kemampuan yang lebih berorientasi pada petualangan.