Hal yang Perlu Dicek Sebelum Membeli BYD Atto 3 Bekas - Mobil.id

Hal yang Perlu Dicek Sebelum Membeli BYD Atto 3 Bekas


HomeBlog

BYD
Hal yang Perlu Dicek Sebelum Membeli BYD Atto 3 Bekas
Penulis 2

MOBILID- Membeli BYD Atto 3 bekas bisa menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang ingin memiliki SUV listrik dengan harga lebih terjangkau dibandingkan membeli unit baru. Dengan desain modern, teknologi yang lengkap, kabin futuristik, serta sistem penggerak listrik, BYD Atto 3 menawarkan pengalaman berkendara yang berbeda dari mobil bermesin bensin.

Namun, membeli mobil listrik bekas membutuhkan pemeriksaan yang lebih teliti. Jika pada mobil konvensional calon pembeli biasanya berfokus pada kondisi mesin, transmisi, oli, dan sistem bahan bakar, pada BYD Atto 3 terdapat komponen lain yang harus diperhatikan, terutama baterai traksi, sistem pengisian daya, motor listrik, sistem kelistrikan, serta riwayat perawatan.

BYD Indonesia saat ini mencantumkan garansi kendaraan selama 6 tahun atau 150.000 km. Untuk unit yang dibeli bekas, calon pembeli tetap harus memastikan status garansi berdasarkan identitas kendaraan, tanggal serah terima, riwayat servis, dan ketentuan garansi yang berlaku. BYD juga menyebutkan bahwa perawatan berkala di bengkel resmi dan penggunaan suku cadang asli menjadi bagian dari ketentuan untuk mempertahankan perlindungan garansi.

Berikut beberapa hal penting yang perlu dicek sebelum membeli BYD Atto 3 bekas.

1. Cek Tahun Produksi dan Identitas Kendaraan

Hal pertama yang harus diperiksa adalah identitas kendaraan. Cocokkan nomor rangka dan nomor motor atau identitas kendaraan yang tersedia dengan dokumen resmi.

Periksa juga tahun produksi dan tahun registrasinya. Jangan hanya mengandalkan informasi dari penjual.

Tahun produksi penting karena dapat membantu calon pembeli mengetahui usia kendaraan, sisa masa garansi, serta kemungkinan adanya perbedaan spesifikasi antara unit produksi yang berbeda.

Pastikan juga dokumen kendaraan seperti STNK dan BPKB tersedia dan memiliki data yang sesuai dengan kendaraan.

Jika membeli melalui pihak ketiga, jangan terburu-buru memberikan uang muka sebelum dokumen dan identitas kendaraan benar-benar diperiksa.

2. Periksa Kondisi Baterai

Baterai adalah komponen paling penting yang harus diperiksa ketika membeli BYD Atto 3 bekas.

Berbeda dengan mesin mobil bensin yang dapat diperiksa melalui suara mesin, oli, kompresi, dan asap knalpot, kondisi baterai kendaraan listrik membutuhkan pemeriksaan yang lebih spesifik.

Tanyakan kepada penjual mengenai kondisi baterai, riwayat pengisian, serta apakah kendaraan pernah mengalami masalah pada sistem baterai.

Jika memungkinkan, mintalah hasil pemeriksaan kesehatan baterai atau lakukan pemeriksaan melalui bengkel resmi BYD.

BYD menyebut Blade Battery dirancang dengan daya tahan tinggi, tetapi kondisi aktual setiap unit tetap harus diperiksa. Jangan hanya mengandalkan klaim bahwa baterai mobil listrik pasti awet. Kondisi kendaraan bekas tetap perlu diverifikasi secara langsung.

3. Perhatikan State of Health Baterai

Jika tersedia data State of Health atau SOH, perhatikan hasilnya.

SOH memberikan gambaran mengenai kondisi kesehatan baterai dibandingkan kapasitas ketika masih baru. Semakin baik kondisi baterai, semakin besar potensi kendaraan mempertahankan performa dan jarak tempuhnya.

Calon pembeli sebaiknya meminta pemeriksaan baterai secara profesional, terutama jika kendaraan sudah memiliki usia atau jarak tempuh cukup tinggi.

Jangan membeli hanya karena odometer menunjukkan angka rendah. Kondisi baterai tidak dapat ditentukan hanya dari jumlah kilometer.

Kebiasaan penggunaan dan pengisian daya sebelumnya juga dapat menjadi bagian dari riwayat kendaraan.

4. Cek Riwayat Servis

Riwayat servis merupakan salah satu dokumen penting ketika membeli mobil bekas.

Tanyakan kepada penjual kapan kendaraan terakhir melakukan servis dan di mana servis dilakukan.

Idealnya, terdapat bukti bahwa kendaraan mendapatkan perawatan berkala sesuai jadwal. BYD Indonesia mencantumkan pemeriksaan pertama pada 3 bulan atau 5.000 km untuk model tertentu, kemudian perawatan berkala setiap 1 tahun atau 20.000 km, dengan detail mengikuti buku panduan kendaraan.

Riwayat servis juga dapat membantu mengetahui apakah kendaraan pernah mengalami masalah tertentu.

Jika penjual tidak dapat menunjukkan riwayat perawatan sama sekali, calon pembeli sebaiknya lebih berhati-hati.

5. Pastikan Status Garansi

Jangan lupa mengecek sisa garansi.

Untuk BYD di Indonesia, garansi kendaraan tercantum selama 6 tahun atau 150.000 km. BYD juga menyatakan bahwa perawatan berkala dan penggunaan suku cadang asli diperlukan untuk mempertahankan perlindungan garansi sesuai ketentuannya.

Untuk mobil bekas, tanyakan apakah garansi masih berlaku dan apakah ada ketentuan tertentu terkait perpindahan kepemilikan.

Sebaiknya konfirmasi langsung kepada dealer atau bengkel resmi BYD menggunakan data kendaraan yang akan dibeli.

Jangan hanya menerima informasi dari penjual mengenai sisa garansi tanpa melakukan verifikasi.

6. Periksa Port Charging

Port pengisian daya juga harus diperiksa.

Pastikan tidak terdapat kerusakan fisik, korosi, kotoran berlebihan, atau bagian yang longgar.

Jika memungkinkan, lakukan pengisian daya secara langsung saat inspeksi. Perhatikan apakah proses charging dapat berjalan normal dan apakah terdapat peringatan pada panel instrumen.

Jangan hanya melihat bahwa charger dapat terhubung. Pastikan proses pengisian berlangsung dengan normal.

Periksa pula kabel dan konektor charger yang disertakan. Jika charger bawaan kendaraan hilang atau rusak, hal tersebut dapat menjadi pertimbangan tambahan dalam negosiasi harga.

7. Tes Performa Motor Listrik

Saat test drive, perhatikan respons motor listrik.

BYD Atto 3 seharusnya memberikan akselerasi yang halus dan responsif. Jika muncul suara tidak normal, getaran, atau respons tenaga yang terasa tidak konsisten, tanyakan kepada penjual dan lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Coba kendaraan dalam berbagai kondisi kecepatan.

Perhatikan pula apakah terdapat indikator peringatan pada panel instrumen.

Jangan hanya menguji akselerasi dari kondisi diam. Rasakan kendaraan ketika melakukan deselerasi, berbelok, melakukan pengereman, dan melewati permukaan jalan yang berbeda.

8. Periksa Sistem Regenerative Braking

Mobil listrik memiliki karakter pengereman yang berbeda dari mobil konvensional karena terdapat sistem regenerative braking.

Saat melakukan deselerasi, pengemudi dapat merasakan kendaraan melambat ketika pedal akselerator dilepas.

Pastikan respons deselerasi terasa normal dan konsisten.

Jika terasa terlalu kasar, tidak konsisten, atau muncul peringatan pada sistem kendaraan, lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sistem regenerative braking bekerja bersama sistem rem konvensional sehingga keduanya perlu diperhatikan.

9. Periksa Kondisi Rem

Meskipun BYD Atto 3 menggunakan regenerative braking, sistem rem mekanis tetap penting.

Periksa kondisi cakram dan kampas rem. Dengarkan apakah terdapat suara aneh ketika melakukan pengereman.

Saat test drive, pastikan kendaraan tidak menarik ke satu sisi ketika pedal rem diinjak.

Pedal rem juga harus terasa normal dan tidak menunjukkan gejala yang tidak biasa.

Jangan mengabaikan sistem pengereman hanya karena mobil menggunakan tenaga listrik.

10. Periksa Ban dan Kaki-Kaki

Kondisi ban dapat memberikan informasi mengenai bagaimana kendaraan dirawat sebelumnya.

Periksa ketebalan tapak, keausan tidak merata, retakan, benjolan, dan kerusakan pada dinding ban.

Selanjutnya, periksa kaki-kaki seperti suspensi, tie rod, ball joint, bearing roda, serta komponen terkait lainnya.

Ketika melakukan test drive, dengarkan apakah terdapat suara ketukan atau bunyi aneh ketika melewati jalan tidak rata.

Jika mobil terasa bergetar pada kecepatan tertentu, lakukan pemeriksaan spooring dan balancing.

11. Cek Kondisi Bodi dan Bekas Kecelakaan

Jangan hanya fokus pada baterai dan kelistrikan.

Periksa kondisi bodi secara menyeluruh. Perhatikan perbedaan warna cat, celah antar panel, bekas perbaikan, atau bagian yang terlihat tidak sejajar.

Periksa juga bagian bawah kendaraan.

Jika mobil pernah mengalami kecelakaan berat, calon pembeli perlu mengetahui bagian mana yang pernah diperbaiki. Hal tersebut menjadi semakin penting pada kendaraan listrik karena kerusakan tertentu dapat berkaitan dengan komponen kelistrikan dan baterai.

Jika ragu, gunakan jasa inspeksi kendaraan profesional.

12. Periksa Kondisi Interior

Interior dapat memberikan gambaran mengenai tingkat penggunaan kendaraan.

Periksa kondisi jok, dashboard, door trim, karpet, plafon, layar infotainment, tombol, kamera, dan berbagai fitur elektronik.

Jangan lupa mencoba AC, power window, central locking, lampu, sistem audio, konektivitas, serta fitur lain yang tersedia pada unit tersebut.

Jika mobil memiliki layar infotainment yang mengalami error atau restart sendiri, catat dan tanyakan kepada penjual.

13. Tes Semua Fitur Elektronik

BYD Atto 3 memiliki banyak fitur berbasis elektronik. Karena itu, semua fitur sebaiknya diuji sebelum membeli.

Periksa kamera, sensor parkir, sistem infotainment, tombol pada setir, lampu, wiper, power seat jika tersedia, wireless charging, hingga fitur bantuan pengemudi.

Jika terdapat fitur yang tidak berfungsi, jangan langsung menganggap masalah tersebut kecil.

Sistem elektronik yang bermasalah dapat membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

14. Cek Sistem ADAS

Jika unit yang akan dibeli memiliki fitur ADAS, pastikan tidak ada indikator kesalahan pada sistem.

Periksa fitur seperti adaptive cruise control, lane keeping assist, blind spot detection, forward collision warning, dan fitur bantuan lainnya sesuai spesifikasi unit.

Tidak semua varian memiliki perlengkapan yang identik, sehingga calon pembeli sebaiknya mencocokkan fitur kendaraan dengan spesifikasi varian tersebut.

15. Periksa Odometer dan Riwayat Pemakaian

Odometer rendah memang menarik, tetapi bukan berarti otomatis menunjukkan kendaraan lebih baik.

Perhatikan kesesuaian antara angka kilometer dengan kondisi jok, setir, pedal, ban, dan interior.

Jika odometer menunjukkan angka sangat rendah tetapi kondisi kendaraan terlihat jauh lebih lelah, calon pembeli perlu melakukan pemeriksaan lebih mendalam.

Tanyakan pula pola penggunaan sebelumnya. Mobil yang digunakan setiap hari dalam kota memiliki karakter penggunaan berbeda dengan mobil yang sering digunakan untuk perjalanan jauh.

16. Cari Tahu Apakah Pernah Terendam Banjir

Riwayat banjir menjadi salah satu hal yang sangat penting diperiksa.

Kendaraan listrik memiliki banyak komponen elektronik, sehingga riwayat terendam air perlu mendapatkan perhatian khusus.

Periksa bagian karpet, konektor, area bawah dashboard, bagasi, dan bagian lain yang mungkin menunjukkan tanda bekas air.

Jika terdapat bau lembap yang tidak biasa, karat, atau bekas pembongkaran pada komponen tertentu, tanyakan penyebabnya.

Jika kendaraan pernah terendam cukup dalam, sebaiknya lakukan pemeriksaan profesional sebelum mengambil keputusan.

17. Lakukan Inspeksi di Bengkel Resmi

Jika ingin lebih aman, jangan hanya melakukan pemeriksaan sendiri.

Bawa BYD Atto 3 bekas yang akan dibeli ke bengkel resmi atau teknisi yang memahami kendaraan listrik.

Pemeriksaan profesional dapat membantu mengetahui kondisi baterai, sistem kelistrikan, motor listrik, kaki-kaki, rem, serta berbagai sistem lainnya.

BYD sendiri menyatakan bahwa perawatan berkala membantu memeriksa baterai, sistem kelistrikan, dan motor untuk menjaga performa kendaraan.

Biaya inspeksi sebelum membeli jauh lebih kecil dibandingkan risiko mengeluarkan biaya besar setelah kendaraan menjadi milik sendiri.

18. Jangan Terburu-buru karena Harga Murah

Harga murah memang menggoda, tetapi jangan langsung menganggapnya sebagai kesempatan terbaik.

Jika harga BYD Atto 3 bekas jauh lebih rendah dibandingkan unit sejenis, cari tahu alasannya.

Mungkin kendaraan memiliki riwayat kecelakaan, masalah baterai, dokumen bermasalah, pernah terendam banjir, atau membutuhkan perbaikan besar.

Bandingkan harga dengan beberapa unit lain yang memiliki tahun produksi, kilometer, dan kondisi serupa.

Membeli BYD Atto 3 bekas dapat menjadi pilihan menarik, tetapi pemeriksaan harus dilakukan lebih menyeluruh dibandingkan membeli mobil bekas biasa.

Bagian yang paling penting untuk diperiksa adalah kondisi baterai, status garansi, riwayat servis, sistem charging, motor listrik, sistem pengereman, kaki-kaki, serta sistem kelistrikan.

Selain itu, jangan lupa memeriksa bodi, interior, ban, dokumen kendaraan, fitur ADAS, dan riwayat kecelakaan maupun banjir.

Jika memungkinkan, lakukan test drive dan inspeksi di bengkel resmi BYD sebelum transaksi. Riwayat perawatan juga penting karena BYD menyatakan perawatan berkala membantu mempertahankan performa, perlindungan garansi, keselamatan, dan nilai jual kembali kendaraan.

Pada akhirnya, membeli mobil listrik bekas bukan hanya soal mendapatkan harga murah. Yang jauh lebih penting adalah mendapatkan unit dengan kondisi baterai sehat, riwayat perawatan jelas, dokumen lengkap, serta tidak memiliki masalah tersembunyi.

Dengan melakukan pemeriksaan secara teliti dan tidak terburu-buru, BYD Atto 3 bekas dapat menjadi pilihan SUV listrik yang menarik untuk digunakan dalam jangka panjang.