
Tren beralih ke kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Indonesia semakin masif, terutama dengan hadirnya unit futuristik seperti Chery Omoda E5. Sebagai salah satu pelopor SUV listrik dengan desain interstellar, banyak pemilik dan calon pembeli yang penasaran: apakah mobil ini sanggup digunakan untuk liburan jarak jauh? Dan yang paling penting, berapa sebenarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk mengisi daya baterainya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)?
Mengenal Kapasitas Baterai dan Jarak Tempuh Chery Omoda E5
Sebelum menghitung biaya, kita perlu memahami "isi tangki" dari Chery Omoda E5. Mobil ini dibekali dengan baterai berteknologi LFP (Lithium Iron Phosphate) berkapasitas 61,06 kWh. Dalam kondisi baterai penuh (100%), Chery mengklaim jarak tempuh mencapai 430 km berdasarkan pengujian WLTP, atau bahkan hingga 505 km dengan metode NEDC.
Jarak tempuh sejauh ini sudah lebih dari cukup untuk perjalanan Jakarta ke Semarang atau Jakarta ke Bandung (pulang-pergi) dengan satu kali pengisian daya penuh di titik awal. Namun, untuk perjalanan yang lebih jauh seperti lintas Jawa atau menyeberang ke Sumatra, pengisian daya di rest area atau SPKLU di tengah kota menjadi hal yang wajib dilakukan.
Simulasi Biaya Pengisian Daya di SPKLU PLN
Sesuai dengan regulasi terbaru tahun 2026, tarif dasar pengisian listrik di SPKLU PLN masih berada di kisaran yang sangat kompetitif jika dibandingkan dengan harga BBM nonsubsidi. Tarif dasar pengisian daya mobil listrik saat ini adalah sekitar Rp2.466 hingga Rp2.475 per kWh.
Mari kita buat simulasi sederhana untuk pengisian daya penuh Chery Omoda E5 (0% hingga 100%):
Kapasitas Baterai: 61,06 kWh
Tarif per kWh: Rp2.466
Total Biaya: 61,06 kWh x Rp2.466 = Rp150.573
Dengan uang sekitar 150 ribu rupiah, Anda sudah bisa menempuh jarak sekitar 430 km hingga 500 km. Jika dibandingkan dengan mobil SUV bermesin bensin konvensional yang rata-rata memiliki konsumsi BBM 1:12, untuk menempuh 500 km dibutuhkan sekitar 41,6 liter bensin. Jika harga bensin per liter adalah Rp13.000, maka biayanya mencapai Rp540.800. Terlihat jelas bahwa biaya energi Chery Omoda E5 hanya sekitar sepertiga dari biaya mobil bensin.
Biaya Tambahan: Fast Charging dan Ultra Fast Charging
Saat liburan jarak jauh, efisiensi waktu adalah segalanya. Anda mungkin tidak ingin menunggu berjam-jam di SPKLU. Untungnya, Chery Omoda E5 sudah mendukung fitur Fast Charging DC yang mampu mengisi daya dari 30% ke 80% hanya dalam waktu sekitar 28 menit.
Namun, perlu diketahui bahwa pengisian di SPKLU dengan tipe Fast Charging atau Ultra Fast Charging dikenakan biaya layanan tambahan (service fee):
Fast Charging (25-50 kW): Tambahan biaya sekitar Rp25.000 per sesi pengisian.
Ultra Fast Charging (>50 kW): Tambahan biaya sekitar Rp57.000 per sesi pengisian.
Jadi, jika Anda melakukan pengisian cepat di rest area jalan tol sebanyak 30 kWh menggunakan mesin Ultra Fast Charging, rincian biayanya adalah:
(30 kWh x Rp2.466) + Rp57.000 = Rp73.980 + Rp57.000 = Rp130.980.
Pengalaman Realistis Liburan Lintas Kota
Dalam penggunaan nyata, konsumsi daya sangat bergantung pada gaya berkendara, muatan penumpang, serta penggunaan AC. Untuk rute tanjakan seperti menuju Lembang atau Puncak, konsumsi daya mungkin akan sedikit lebih boros. Namun, berkat fitur Regenerative Braking pada Omoda E5, energi kinetik saat deselerasi atau menuruni bukit akan diubah kembali menjadi daya baterai, sehingga menambah efisiensi secara signifikan.
Beberapa pengguna yang telah melakukan tes jalan rute Jakarta-Surabaya melaporkan bahwa mereka hanya memerlukan sekitar 3 hingga 4 kali pengisian daya di SPKLU sepanjang Tol Trans Jawa. Total biaya energi yang dikeluarkan untuk jarak hampir 800 km tersebut bahkan tidak sampai Rp500.000, sudah termasuk biaya layanan pengisian cepat.
Keuntungan Lain Liburan dengan Chery Omoda E5
Selain biaya energi yang sangat murah, liburan menggunakan Chery Omoda E5 memberikan keuntungan finansial dan kenyamanan lainnya:
Bebas Ganjil Genap: Di Jakarta, Anda tidak perlu khawatir dengan jadwal keberangkatan karena mobil listrik mendapatkan pengecualian ganjil genap.
Biaya Perawatan Rendah: Karena tidak memiliki komponen mesin yang kompleks (tidak ada ganti oli, filter bensin, atau busi), biaya perawatan berkala jauh lebih murah.
Kenyamanan Kabin: Tanpa suara mesin, kabin Omoda E5 sangat senyap, membuat perjalanan jauh bersama keluarga tidak terlalu melelahkan.
Fitur ADAS: Fitur keamanan aktif yang lengkap membantu pengemudi tetap waspada selama perjalanan jarak jauh, sehingga risiko kecelakaan akibat kelelahan bisa diminimalisir.
Tips Hemat Saat Liburan Pakai Mobil Listrik
Agar biaya operasional tetap minimal saat liburan, ada beberapa strategi yang bisa Anda terapkan:
Manfaatkan Home Charging: Selalu mulai perjalanan dengan kondisi baterai 100% yang diisi di rumah. Tarif listrik rumah tangga (rata-rata Rp1.444 - Rp1.700 per kWh) jauh lebih murah dibanding tarif SPKLU.
Gunakan Aplikasi PLN Mobile: Pastikan saldo LinkAja atau saldo di aplikasi PLN Mobile terisi cukup untuk memudahkan transaksi di SPKLU tanpa perlu antre bayar tunai.
Manajemen Kecepatan: Berkendara dengan kecepatan stabil di angka 80-90 km/jam di jalan tol akan memberikan efisiensi baterai yang lebih optimal dibandingkan memacu kendaraan secara agresif.
Kesimpulannya, menggunakan Chery Omoda E5 untuk liburan jarak jauh bukan hanya sekadar gaya hidup ramah lingkungan, tetapi juga keputusan finansial yang sangat cerdas. Dengan estimasi biaya per kilometer yang sangat rendah, dana yang biasanya dialokasikan untuk BBM bisa dialihkan untuk biaya penginapan atau kulineran bersama keluarga di destinasi wisata. Sudah siap menjajal rute jauh dengan SUV listrik ini?