
Faktor keselamatan berkendara di malam hari tidak hanya ditentukan oleh siluet rem atau kekuatan sasis, melainkan sangat bergantung pada kualitas visibilitas pengemudi dalam mendeteksi objek di area gelap. Menyadari pentingnya aspek visual tersebut, All New Subaru Forester generasi keenam dibekali dengan perombakan total pada sektor pencahayaan luar. Mengabaikan sistem lampu konvensional, SUV petualang ini mengadopsi teknologi Adaptive Driving Beam (ADB) LED generasi terbaru. Fitur pintar ini bertindak sebagai sepasang mata elektronik yang tidak hanya menghasilkan jalan secara maksimal, namun mampu berpikir aktif demi menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya.
Cara Kerja Teknologi Adaptive Driving Beam (ADB) LED
Lampu utama All New Subaru Forester tidak lagi menggunakan sistem high-beam (lampu jauh) mekanis tradisional yang harus dimatikan secara manual saat ada kendaraan lain dari arah berlawanan. Melalui integrasi canggih dengan sistem kamera stereo keselamatan EyeSight di kaca depan, teknologi ADB bekerja secara otomatis menggunakan susunan matriks lampu LED yang dikontrol secara individual oleh komputer mobil.
Ketika mobil melaju di kondisi jalan yang gelap gulata dengan kecepatan tinggi, sistem akan mengaktifkan lampu jauh secara penuh untuk memberikan jarak pandang terjauh bagi pengemudi. Namun, begitu kamera mendeteksi adanya sorot lampu dari kendaraan lain yang datang dari arah depan atau lampu belakang mobil lain yang berada di lajur yang sama, komputer secara instan mematikan beberapa sektor LED tertentu saja. Langkah ini menciptakan area bayangan (hambatan cahaya) tepat di posisi kendaraan lain tersebut agar pengemudinya tidak silau, sementara area di sisi kiri dan kanan jalan tetap mendapatkan pencahayaan lampu jauh yang terang benderang.
Lampu Depan Steering Responsive (SRH) Menembus Tikungan Buta
Menjelajah jalur pegunungan atau pedesaan yang minim lampu penerangan jalan umum (PJU) sering kali memicu kekhawatiran akibat adanya " tikungan buta " ( blind corner ). Untuk mengatasi masalah klasik ini, All New Subaru Forester dilengkapi dengan fitur Steering Responsive Headlights (SRH) . Sistem ini menghubungkan sudut putar lingkar kemudi (setir) secara langsung dengan motor penggerak di dalam rumah lampu utama.
Saat pengemudi memutar setir ke arah kanan untuk menikung, secara instan proyektor lampu utama sebelah kanan akan ikut bergeser menengok ke arah kanan mengikuti tikungan jalan. Hal ini membuat area dalam tikungan yang biasanya gelap gulata dan berbahaya dapat diterangi lebih awal sebelum moncong mobil masuk ke area tersebut. Fitur SRH ini sangat krusial untuk membantu pengemudi mendeteksi keberadaan penghalang jalan, lubang dalam, atau pejalan kaki yang di balik tikungan tajam secara lebih dini.
Desain Grafis C-Shape yang Ikonik dengan Fog Lamp LED Vertikal
Di samping mengedepankan fungsionalitas keselamatan tingkat tinggi, desainer Subaru tidak mengedepankan aspek estetika yang mempertegas jati diri kendaraan. Lampu depan All New Forester mengintegrasikan lampu siang hari ( Daytime Running Light / DRL) berbentuk huruf "C" ( C-shape ) yang tajam dan futuristik. Grafis pencahayaan ini menjadi identitas visual yang khas, membuat Forester langsung dikenal dengan mudah dari suasana bahkan di siang hari bolong.
Turun ke area bumper bawah, terdapat lampu kabut ( fog lamp ) berteknologi LED yang disusun secara vertikal di dalam rumah lampu berkelir hitam gloss. Lampu kabut ini dirancang dengan sudut pancaran yang melebar ke arah bawah, berfungsi optimal menembus barikade kabut tebal di daerah dataran tinggi atau memecah rintik hujan deras. Sinergi seluruh sistem pencahayaan modern pada All New Subaru Forester ini menjamin ketenangan pikiran total ( ketenangan pikiran ) bagi Anda yang gemar melakukan petualangan melintasi daerah pada malam hari.