Panduan Cek Datsun Go+ 2018 Bekas: MPV Keluarga Rp68 Jutaan Berfitur Xtronic CVT - Mobil.id

Panduan Cek Datsun Go+ 2018 Bekas: MPV Keluarga Rp68 Jutaan Berfitur Xtronic CVT


HomeBlog

Datsun
Panduan Cek Datsun Go+ 2018 Bekas: MPV Keluarga Rp68 Jutaan Berfitur Xtronic CVT
Penulis 9

Evaluasi teknis terhadap unit bekas Datsun Go+ tipe T lansiran 2018-2020 dilakukan pada Juni 2026 di Jakarta untuk menganalisis kelayakan struktural dan mekanis sasis MPV kompak segmen Low Cost Green Car (LCGC) ini. Seluruh data penting dikumpulkan melalui pemantauan transaksi bursa mobil sekunder Jabodetabek dan catatan perbaikan komponen suspensi selama semester pertama tahun berjalan. Informasi teknis ini tentu sangat relevan bagi Anda konsumen beranggaran terbatas atau pengemudi transportasi daring harian yang membutuhkan mobil keluarga 5+2 kursi berbiaya operasional rendah dengan nilai depresiasi awal yang sudah melandai.

Kisaran Harga Pasar Sekunder Datsun Go+

Kisaran harga pasar sekunder untuk Datsun Go+ tipe T rentang tahun produksi 2018 hingga 2020 berada di rentang nominal Rp68.000.000 hingga Rp88.000.000 di wilayah Jabodetabek saat ini.

Angka pasaran tersebut tentu saja sangat bergantung pada jenis transmisi pilihan Anda serta kondisi fisik riil dari sasis bodi kendaraan itu sendiri.

Varian bertransmisi otomatis CVT umumnya bertahan dengan nilai Rp7.000.000 hingga Rp10.000.000 lebih tinggi jika dibandingkan dengan versi transmisi manual 5-percepatan.

Untuk wilayah luar pulau Jawa seperti Sumatra dan Sulawesi, harga pasar model kompak ini mengalami koreksi kenaikan sekitar 8% dari pasaran ibu kota.

Kenaikan harga di luar pulau Jawa tersebut dipicu oleh faktor keterbatasan inventori dari diler lokal serta tingginya permintaan unit transportasi komuter yang ekonomis.

Tahun Produksi yang Direkomendasikan

Tahun produksi 2018 akhir hingga 2020 sangat direkomendasikan karena merupakan versi facelift yang telah resmi mengadopsi opsi transmisi otomatis baru berupa Xtronic CVT.

Model facelift ini membawa ubahan menyegarkan pada bagian dasbor model baru yang kini telah dilengkapi dengan laci penyimpanan tertutup yang rapi.

Hadir pula komponen tambahan fungsional berupa penambahan takometer pada panel instrumen serta penggunaan velg alloy sport ukuran 14 inci dari pabrikan.

Dari aspek penyusutan nilai finansial, unit sasis tahun ini tercatat telah berhasil melewati kurva fase depresiasi terjal untuk lima tahun pertama pemakaian.

Mobil keluarga kompak ini telah mengalami penurunan nilai kumulatif antara 45% sampai 52% dari harga kondisi barunya terdahulu saat diluncurkan.

Oleh karena itu, nilai retensi aset ke depan diproyeksikan sangat stabil dengan risiko kerugian akibat depresiasi tahunan melandai di bawah 6%.

Checklist Inspeksi Kendaraan

  • Fokus pada area blok mesin HR12DE 1.2L 3-silinder untuk mendeteksi tanda kebocoran oli pada komponen seal penutup rantai keteng.

  • Periksa kondisi komponen seal crankshaft depan dan belakang untuk memastikan tidak ada rembesan oli mesin yang keluar ke kolong.

  • Uji integritas sasis unibody bagian apron suspensi depan, komponen crossmember bawah, serta pilar C belakang menggunakan alat ukur khusus.

  • Manfaatkan alat dial indicator atau magnetic thickness gauge guna memastikan struktur bodi bebas dari deformasi akibat bekas tabrakan frontal.

  • Sektor kelistrikan diuji melalui fungsionalitas modul EPS (Electric Power Steering) yang diketahui memiliki karakter bawaan yang sering mengalami masalah overheat.

  • Periksa kelancaran motor power window pintu depan serta lakukan pemindaian OBD-II untuk memastikan absennya kode kerusakan pada modul kontrol CVT.

Dokumen dan Legalitas Penting

Prosedur validasi legalitas dokumen mengharuskan pencocokan nomor rangka yang terletak di bawah wiper kaca depan bagian tengah dengan dokumen resmi mobil.

Periksa kesesuaian nomor mesin pada sisi blok silinder depan dengan data fisik yang tertera di BPKB, STNK, dan lembar faktur asli.

Pastikan lembar faktur tersebut diterbitkan secara resmi oleh pihak pabrikan Agen Pemegang Merek terdahulu yaitu PT Nissan Motor Indonesia.

Verifikasi status hukum mencakup pengecekan status blokir tilang elektronik atau ETLE, tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor tahunan, serta status pembiayaan atau leasing.

Seluruh data administrasi tersebut wajib dikonfirmasikan langsung melalui database daring Samsat Induk wilayah registrasi setempat guna mencegah risiko penipuan dokumen palsu.

Tips Negosiasi dan Hindari Penipuan

Strategi negosiasi harga dilakukan secara objektif berdasarkan akumulasi biaya peremajaan komponen kaki-kaki yang ditemukan mulai aus saat proses uji jalan dinamis.

Estimasi penggantian komponen seperti bushing arm depan, karet support shockbreaker, atau karet dudukan mesin dapat dijadikan argumen penawaran pengurangan harga akhir.

Komponen engine mounting yang retak akibat getaran inherent mesin 3-silinder wajib diganti baru demi mengembalikan kenyamanan ruang kabin mobil Anda.

Langkah preventif untuk menghindari modus penipuan jual-beli adalah dengan menolak skema pembayaran uang muka sebelum verifikasi fisik unit selesai dilakukan.

Pastikan proses transaksi pembayaran dilakukan eksklusif melalui kliring bank ke rekening formal yang namanya sesuai dengan nama yang tertera di BPKB.

Pertanyaan Seputar Datsun Go+ 2018-2020

  1. Berapa konsumsi bahan bakar rata-rata mesin HR12DE pada unit bekas ini? Konsumsi bahan bakar untuk rute kombinasi dalam kota mencatatkan angka 13,4 hingga 15,2 kilometer per liter, sedangkan rute luar kota konstan laju 90 km/jam mampu mencapai 18,6 kilometer per liter.

  2. Berapa output tenaga dan torsi maksimum yang dihasilkan powertrain Datsun Go+ tipe T ini? Mesin bensin 3-silinder 1.198 cc menghasilkan tenaga puncak 68 PS untuk versi manual dan 78 PS untuk versi CVT pada 6.000 rpm dengan torsi maksimal 104 Nm pada 4.400 rpm.

  3. Apakah varian produksi tahun 2018-2020 ini sudah dilengkapi dengan sistem pengereman ABS? Fitur Anti-lock Braking System dan Electronic Brake-force Distribution hanya tersemat standar pada varian bertransmisi otomatis CVT, sedangkan sebagian besar varian manual tipe T belum dilengkapi fitur tersebut.

  4. Apa tipe pelumas mesin yang direkomendasikan untuk mesin ini? Pabrikan merekomendasikan penggunaan oli mesin dengan viskositas encer SAE 0W-20 atau SAE 5W-30 dengan standardisasi API spesifikasi SN dengan kapasitas total pengisian sebesar 3,1 liter termasuk filter oli.