
Mesin EA71 dan EA81 merupakan dua jantung utama yang digunakan pada Subaru BRAT Generasi Pertama (1978–1981). Keduanya sama-sama menggunakan konfigurasi boxer khas Subaru, namun memiliki perbedaan signifikan dalam kapasitas, tenaga, karakter, dan tujuan penggunaan.
Perbandingan ini penting karena menunjukkan bagaimana Subaru melakukan evolusi bertahap untuk meningkatkan performa BRAT tanpa mengubah konsep dasarnya sebagai pickup kompak 4WD.
1. Kapasitas Mesin: 1.6L vs 1.8L
Perbedaan paling mendasar antara EA71 dan EA81 terletak pada kapasitas mesin.
EA71
Kapasitas: 1.595 cc (1.6L)
Fokus: efisiensi dan kesederhanaan
EA81
Kapasitas: 1.781 cc (1.8L)
Fokus: tenaga dan torsi lebih besar
Kesimpulan:
EA81 memiliki kapasitas lebih besar sekitar 200 cc, yang langsung berdampak pada peningkatan performa.
2. Tenaga dan Torsi
EA71
Tenaga: ±65–67 hp
Karakter: lembut, hemat, stabil di kecepatan rendah
EA81
Tenaga: ±72–73 hp
Karakter: lebih bertenaga dan “berisi”
Walaupun selisih horsepower tidak terlalu besar, EA81 memiliki torsi yang lebih kuat, sehingga terasa lebih baik saat membawa beban atau melewati tanjakan.
3. Respons Mesin
EA71
Respons cenderung lambat
Lebih cocok untuk penggunaan ringan
Tidak ideal untuk beban berat
EA81
Respons lebih cepat
Lebih stabil di putaran menengah
Lebih cocok untuk kondisi kerja
EA81 memberikan pengalaman berkendara yang lebih “siap pakai” dibanding EA71.
4. Karakter Boxer Engine
Keduanya menggunakan konfigurasi boxer horizontal opposed, yang menjadi ciri khas Subaru.
Kesamaan:
Pusat gravitasi rendah
Getaran lebih minim dibanding mesin inline
Stabilitas kendaraan lebih baik
Namun pada EA81:
Karakter mesin terasa lebih “solid”
Distribusi tenaga lebih kuat saat beban
5. Konsumsi Bahan Bakar
EA71
Lebih irit
Cocok untuk efisiensi maksimum
Ideal untuk penggunaan ringan
EA81
Sedikit lebih boros
Masih tergolong efisien untuk kelas 1.8L
Sebanding dengan peningkatan tenaga
Perbedaan ini wajar karena kapasitas EA81 lebih besar.
6. Keandalan dan Perawatan
Kedua mesin dikenal cukup tangguh untuk standar era 1970–1980-an.
EA71
Lebih sederhana
Lebih mudah dirawat
Cocok untuk pengguna pemula
EA81
Tetap sederhana namun lebih kompleks sedikit
Lebih tahan beban jangka panjang
Lebih stabil dalam penggunaan berat ringan
Secara umum, keduanya sama-sama terkenal awet jika dirawat dengan baik.
7. Performa di Subaru BRAT
EA71 (BRAT 1978–1980)
Cocok untuk penggunaan ringan
Akselerasi santai
Fokus efisiensi
EA81 (BRAT 1981)
Lebih cocok untuk kerja
Lebih kuat saat membawa muatan
Lebih stabil di medan menanjak
EA81 membuat BRAT terasa lebih “dewasa” secara performa.
8. Posisi dalam Evolusi Subaru
EA71 = fondasi awal mesin boxer Subaru di BRAT
EA81 = penyempurnaan yang meningkatkan kemampuan kerja
Keduanya menjadi bagian penting dalam evolusi teknologi Subaru sebelum masuk ke generasi mesin yang lebih modern.
Perbandingan
Jika disederhanakan:
EA71 → hemat, ringan, sederhana, cocok pemula
EA81 → lebih kuat, lebih stabil, lebih siap kerja
Subaru tidak mengganti konsep BRAT, tetapi menyempurnakannya melalui peningkatan mesin secara bertahap.
Subaru BRAT dengan dua mesin ini menunjukkan filosofi khas Subaru: evolusi kecil tapi konsisten, bukan perubahan ekstrem.