
Mobilid-Mazda2 menjadi salah satu hatchback Jepang yang cukup populer di Indonesia karena terkenal memiliki desain sporty, handling lincah, dan rasa berkendara yang lebih menyenangkan dibanding city car biasa.
Mobil ini cukup banyak diminati terutama oleh pengguna muda maupun pengguna yang mencari kendaraan harian dengan nuansa premium. Selain desain yang modern, Mazda2 juga terkenal memiliki mesin yang responsif dan nyaman digunakan baik di area perkotaan maupun perjalanan luar kota.
Namun pada beberapa unit terutama kendaraan dengan usia pemakaian tinggi, pengguna kadang mulai mengeluhkan munculnya suara ngelitik dari area mesin kendaraan.
Suara ngelitik pada Mazda2 biasanya terdengar ketika mesin digas, saat akselerasi awal, atau ketika kendaraan digunakan melewati tanjakan.
Meski terdengar sepele, kondisi ini sebenarnya tidak boleh dianggap remeh karena bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem pembakaran maupun komponen mesin kendaraan.
Jika dibiarkan terlalu lama, suara ngelitik dapat memengaruhi performa kendaraan dan membuat kondisi mesin menjadi kurang nyaman digunakan.
Salah satu penyebab paling sering munculnya suara mesin ngelitik pada Mazda2 adalah penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai spesifikasi.
Mazda2 terutama generasi SKYACTIV memiliki rasio kompresi mesin yang cukup tinggi sehingga membutuhkan bahan bakar dengan oktan yang sesuai.
Jika kendaraan terlalu sering menggunakan bensin dengan kualitas rendah atau oktan yang kurang cocok, proses pembakaran di dalam mesin menjadi kurang sempurna.
Akibatnya muncul suara seperti ketukan kecil atau bunyi ngelitik terutama ketika pedal gas diinjak lebih dalam.
Biasanya suara ini akan lebih terasa ketika kendaraan sedang membawa beban berat atau digunakan di tanjakan.
Karena itu, banyak pengguna Mazda menyarankan menggunakan bahan bakar dengan oktan lebih tinggi agar pembakaran mesin tetap optimal dan suara ngelitik tidak mudah muncul.
Selain kualitas bahan bakar, kerak karbon di ruang bakar juga menjadi salah satu penyebab yang cukup sering terjadi pada Mazda2.
Kerak karbon biasanya muncul akibat sisa pembakaran yang menumpuk dalam jangka panjang terutama jika kendaraan jarang mendapatkan pembersihan throttle body atau jarang digunakan perjalanan jauh.
Ketika kerak karbon mulai menumpuk, proses pembakaran menjadi terganggu sehingga mesin menghasilkan suara ngelitik saat akselerasi.
Selain membuat suara mesin lebih kasar, kerak karbon juga dapat memengaruhi performa kendaraan dan membuat konsumsi BBM menjadi lebih boros.
Karena itu, pembersihan ruang bakar dan throttle body secara berkala cukup penting terutama pada kendaraan dengan kilometer tinggi.
Penyebab lain yang juga cukup sering muncul adalah kondisi busi yang mulai lemah atau aus.
Busi memiliki peran penting dalam proses pembakaran mesin karena berfungsi menghasilkan percikan api.
Jika kondisi busi sudah tidak optimal, pembakaran bahan bakar menjadi kurang sempurna sehingga suara mesin terasa lebih kasar dan muncul bunyi ngelitik.
Biasanya gejala lain yang ikut muncul adalah tenaga kendaraan terasa sedikit menurun dan akselerasi menjadi kurang responsif.
Karena itu, pengecekan busi wajib dilakukan secara berkala terutama pada Mazda2 yang sudah digunakan bertahun-tahun.
Selain busi, kondisi koil pengapian juga perlu diperhatikan karena komponen ini memengaruhi kualitas percikan api pada mesin.
Jika koil mulai melemah, proses pembakaran bisa menjadi tidak stabil dan menimbulkan suara mesin yang tidak normal.
Pada beberapa kasus, suara ngelitik pada Mazda2 juga dapat muncul akibat kualitas oli mesin yang mulai menurun.
Oli memiliki fungsi penting sebagai pelumas komponen mesin agar gesekan tetap minim ketika kendaraan digunakan.
Jika oli terlalu lama tidak diganti atau kualitasnya sudah menurun, pelumasan mesin menjadi kurang optimal sehingga suara mesin mulai terasa lebih kasar dibanding biasanya.
Karena mesin SKYACTIV cukup sensitif terhadap perawatan, penggunaan oli sesuai spesifikasi sangat penting agar performa mesin tetap halus dan nyaman digunakan.
Penggantian oli secara rutin juga membantu menjaga suhu mesin tetap stabil sehingga komponen di dalam mesin tidak cepat mengalami keausan.
Selain itu, filter udara yang terlalu kotor juga dapat menjadi penyebab suara mesin terasa kasar dan ngelitik.
Filter udara berfungsi menyaring udara yang masuk ke ruang pembakaran. Jika filter terlalu kotor, suplai udara ke mesin menjadi terganggu sehingga proses pembakaran tidak berjalan sempurna.
Akibatnya tenaga kendaraan terasa lebih berat dan suara mesin menjadi kurang halus terutama saat kendaraan berakselerasi.
Karena itu, kondisi filter udara juga perlu diperiksa secara rutin terutama jika kendaraan sering digunakan di area berdebu.
Pada beberapa Mazda2 dengan usia pemakaian tinggi, suara ngelitik juga bisa berasal dari bagian tensioner atau rantai timing mesin yang mulai mengalami keausan.
Biasanya suara muncul ketika mesin pertama kali dinyalakan atau saat putaran mesin mulai naik.
Meski kasus ini tidak selalu terjadi, kondisi tersebut tetap perlu diperhatikan terutama pada kendaraan dengan riwayat servis yang kurang baik.
Untuk mengurangi risiko suara ngelitik pada Mazda2, pengguna sebaiknya melakukan servis berkala secara rutin dan menggunakan bahan bakar yang sesuai rekomendasi.
Selain itu, penggantian oli tepat waktu, pengecekan busi, membersihkan throttle body, dan menjaga kondisi filter udara juga sangat penting agar proses pembakaran tetap optimal.
Jika suara ngelitik mulai terdengar semakin keras atau muncul terus-menerus, sebaiknya kendaraan segera diperiksa di bengkel terpercaya agar sumber masalah bisa diketahui lebih cepat.
Dengan perawatan yang tepat, mesin Mazda2 sebenarnya terkenal cukup halus, responsif, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang baik untuk kendaraan harian maupun perjalanan jauh.
Karena kombinasi handling sporty, desain modern, dan mesin yang nyaman digunakan, Mazda2 tetap menjadi salah satu hatchback Jepang yang cukup banyak diminati di Indonesia sampai sekarang.