7 Model Chery yang Menggunakan Teknologi Elektrifikasi - Mobil.id

7 Model Chery yang Menggunakan Teknologi Elektrifikasi


Home•Blog

Chery
7 Model Chery yang Menggunakan Teknologi Elektrifikasi
Penulis 2

MOBILID- Teknologi elektrifikasi semakin menjadi bagian penting dalam perkembangan industri otomotif Indonesia. Kehadiran mobil hybrid, plug-in hybrid, hingga kendaraan listrik murni membuat konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan mobilitas. Salah satu merek yang cukup aktif menghadirkan berbagai teknologi tersebut adalah Chery.

Tidak hanya menghadirkan SUV bermesin bensin, Chery kini mempunyai sejumlah model yang menggunakan teknologi elektrifikasi dengan karakter berbeda. Ada model yang mengandalkan teknologi Chery Super Hybrid (CSH), ada pula kendaraan listrik berbasis baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV). Pada 2026, Chery bahkan memperkenalkan J6T CSH dengan teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV) serta Chery Q sebagai mobil listrik kompak.

Menariknya, setiap model memiliki sasaran penggunaan yang berbeda. Mulai dari SUV kompak untuk aktivitas perkotaan, SUV tujuh penumpang untuk keluarga, SUV premium, hingga mobil listrik bergaya adventure.

Berikut tujuh model Chery yang menggunakan teknologi elektrifikasi dan menarik untuk diketahui.

1. Chery C5 CSH

Model pertama adalah Chery C5 CSH, salah satu anggota terbaru keluarga Chery Super Hybrid. Mobil ini membawa konsep SUV crossover dengan teknologi elektrifikasi yang ditujukan untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.

Chery mencantumkan comprehensive mileage lebih dari 1.000 km dan konsumsi bahan bakar hingga 20,4 km/l berdasarkan metode NEDC pada lini C5 CSH. Angka tersebut menunjukkan pendekatan Chery yang menggabungkan efisiensi energi dengan fleksibilitas penggunaan.

Dari sisi kabin, C5 CSH juga mengusung pendekatan modern. Salah satu daya tariknya adalah penggunaan layar digital berukuran besar yang membuat dashboard terlihat lebih futuristis.

Model ini cocok diperhatikan oleh konsumen yang membutuhkan kendaraan crossover dengan teknologi elektrifikasi, tetapi tetap menginginkan fleksibilitas untuk melakukan perjalanan yang lebih jauh.

Kehadiran C5 CSH juga memperlihatkan bahwa teknologi hybrid Chery tidak hanya diterapkan pada SUV berukuran besar. Segmen crossover yang lebih kompak pun mulai mendapatkan pilihan elektrifikasi.

2. Chery TIGGO Cross CSH

Selanjutnya ada Chery TIGGO Cross CSH. Model ini menjadi salah satu pilihan elektrifikasi Chery di kelas SUV kompak.

TIGGO Cross CSH menggunakan teknologi hybrid yang mengombinasikan mesin bensin dengan motor listrik. Chery memasukkan model ini ke dalam filosofi CSH yang mengedepankan efisiensi untuk penggunaan sehari-hari.

Pada halaman resmi Chery, TIGGO Cross CSH saat ini tercantum memiliki klaim konsumsi bahan bakar 1:25, akselerasi 0–100 km/jam dalam 8 detik, serta 17 fitur ADAS. Harga resminya tercantum mulai Rp339,8 juta OTR Jakarta.

Keunggulan lain dari sistem hybrid seperti ini adalah pengguna tidak perlu selalu mencari fasilitas pengisian daya eksternal seperti pada mobil listrik murni. Energi listrik dan mesin bensin bekerja dalam sistem yang dirancang untuk menyesuaikan kondisi berkendara.

Karena dimensinya relatif kompak, TIGGO Cross CSH dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang banyak beraktivitas di perkotaan tetapi tetap ingin mendapatkan pengalaman berkendara dengan teknologi elektrifikasi.

3. Chery TIGGO 8 CSH

Bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan keluarga dengan kapasitas lebih besar, Chery TIGGO 8 CSH menjadi salah satu model yang menarik.

SUV ini menggunakan teknologi Chery Super Hybrid dan memiliki konfigurasi tujuh penumpang. Chery mencantumkan jarak tempuh dalam mode EV hingga sekitar 90 km serta jarak tempuh hybrid lebih dari 1.300 km.

Teknologi tersebut membuat TIGGO 8 CSH memiliki karakter berbeda dari SUV bensin konvensional. Dalam kondisi tertentu, kendaraan dapat memanfaatkan tenaga listrik, sementara sistem hybrid memberikan fleksibilitas ketika melakukan perjalanan yang lebih jauh.

Bagian kabinnya juga menjadi salah satu daya tarik. Tersedia layar tengah berukuran besar, sistem audio dengan banyak speaker, wireless charging, panoramic sunroof, serta sejumlah fitur kenyamanan.

Dengan kombinasi tujuh kursi dan teknologi elektrifikasi, TIGGO 8 CSH diarahkan untuk kebutuhan keluarga yang membutuhkan kendaraan serbaguna.

4. Chery TIGGO 9 CSH

Masuk ke kelas yang lebih tinggi, terdapat Chery TIGGO 9 CSH. SUV ini merupakan salah satu model elektrifikasi Chery yang membawa perpaduan antara teknologi hybrid, performa, kenyamanan, dan fitur premium.

Pada halaman resmi Chery, TIGGO 9 CSH tercatat memiliki comprehensive mileage lebih dari 1.400 km dan kemampuan akselerasi 0–100 km/jam dalam 5,4 detik. Model ini juga menawarkan fitur Automatic Parking Assist.

Dari sisi interior, TIGGO 9 CSH memiliki layar tengah 15,6 inci beresolusi 2.5K yang menggunakan Snapdragon 8155. Sistem audio Sony dengan 14 speaker, termasuk speaker pada headrest, juga menjadi bagian dari kelengkapan kabinnya.

Kehadiran model ini menunjukkan bahwa elektrifikasi tidak hanya berkaitan dengan efisiensi. Chery juga menggabungkannya dengan performa dan fitur kenyamanan untuk konsumen yang menginginkan SUV dengan kelas lebih tinggi.

5. Chery J6T CSH

Model berikutnya cukup menarik karena membawa pendekatan elektrifikasi yang berbeda. Chery J6T CSH menggunakan teknologi Range-Extended Electric Vehicle atau REEV.

Pada sistem REEV, motor listrik menjadi penggerak utama kendaraan, sedangkan mesin bensin berfungsi sebagai sumber pembangkit listrik. Dengan konsep tersebut, J6T CSH berusaha mempertahankan sensasi berkendara seperti kendaraan listrik sekaligus memberikan fleksibilitas perjalanan jarak jauh.

Chery mengklaim J6T CSH memiliki daya jelajah gabungan lebih dari 1.000 km.

Karakter adventure J6 Series juga tetap dipertahankan. Salah satu fitur yang menarik adalah Tank Turn, yang membantu kendaraan melakukan manuver berputar di ruang yang lebih terbatas.

Selain itu, J6T CSH memiliki fitur V2L 6 kW, sehingga baterai kendaraan dapat dimanfaatkan sebagai sumber daya listrik untuk perangkat tertentu ketika melakukan aktivitas luar ruangan.

Model ini menjadi pilihan yang menarik bagi konsumen yang menginginkan mobil elektrifikasi dengan karakter SUV adventure.

6. Chery Q

Untuk konsumen yang mencari kendaraan listrik dengan ukuran lebih kompak, ada Chery Q.

Chery Q merupakan mobil listrik yang diperkenalkan Chery pada 2026. Model ini membawa konsep compact EV dengan berbagai fitur yang ditujukan untuk aktivitas perkotaan.

Chery mencantumkan baterai berkapasitas 42,7 kWh dan jarak tempuh hingga sekitar 400 km berdasarkan metode NEDC. Sistem pengisian cepat DC juga menjadi bagian dari teknologi kendaraan ini.

Dari sisi desain, Chery Q memiliki bentuk yang kompak sehingga lebih mudah digunakan untuk aktivitas perkotaan. Kabinnya juga membawa sejumlah fitur digital yang membuat kendaraan terasa modern.

Pada Agustus 2026, Chery secara resmi membawa Q ke GIIAS Surabaya 2026. Dalam kesempatan tersebut, Chery menampilkan Q bersama J6T CSH, TIGGO 8 CSH, TIGGO 9 CSH, dan TIGGO Cross CSH sebagai jajaran kendaraan elektrifikasi.

Dengan karakter tersebut, Chery Q menyasar konsumen yang membutuhkan mobil listrik untuk mobilitas sehari-hari.

7. Chery E5

Terakhir ada Chery E5, salah satu model listrik murni Chery di Indonesia.

Berbeda dari model CSH yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, E5 menggunakan sistem Battery Electric Vehicle atau BEV. Chery mencantumkan baterai berkapasitas 61,06 kWh, jarak tempuh hingga 430 km, tenaga 201 HP, serta torsi 340 Nm.

E5 juga memiliki akselerasi 0–100 km/jam dalam 7,2 detik dan kecepatan maksimal 175 km/jam berdasarkan spesifikasi resmi Chery.

Sebagai mobil listrik murni, E5 menawarkan pengalaman berkendara tanpa mesin pembakaran konvensional. Motor listrik menghasilkan torsi secara instan sehingga respons kendaraan dapat terasa berbeda dibandingkan mobil bermesin bensin.

Chery juga membekali E5 dengan teknologi konektivitas IoV yang memungkinkan integrasi antara kendaraan, perangkat pintar, dan layanan berbasis cloud.

Beragam Pilihan Teknologi Elektrifikasi Chery

Melihat tujuh model tersebut, terlihat bahwa Chery tidak hanya mengandalkan satu jenis teknologi elektrifikasi. C5 CSH, TIGGO Cross CSH, TIGGO 8 CSH, dan TIGGO 9 CSH mengandalkan keluarga Chery Super Hybrid, sementara J6T CSH membawa pendekatan REEV. Di sisi lain, Chery Q dan E5 menggunakan konsep kendaraan listrik berbasis baterai.

Perbedaan teknologi tersebut memberikan pilihan kepada konsumen sesuai kebutuhan. Konsumen yang menginginkan fleksibilitas mesin bensin dan motor listrik dapat mempertimbangkan model CSH. Sementara mereka yang ingin menggunakan kendaraan listrik murni dapat melihat model seperti Q atau E5.

Chery sendiri terus memperluas pilihan kendaraan elektrifikasinya di Indonesia. Pada 2026, perusahaan menyebut CSH sebagai salah satu pendekatan utama dalam menghadirkan kendaraan yang menggabungkan efisiensi, performa, kenyamanan, keamanan, dan teknologi.

Dengan semakin banyaknya pilihan tersebut, konsumen kini tidak hanya perlu mempertimbangkan desain dan harga ketika memilih mobil. Jenis teknologi elektrifikasi, pola penggunaan, kebutuhan jarak tempuh, akses pengisian daya, kapasitas kendaraan, serta karakter berkendara juga menjadi bagian penting dalam menentukan model yang sesuai.

Bagi pasar otomotif Indonesia, semakin beragamnya model Chery dengan teknologi elektrifikasi menunjukkan bahwa pilihan kendaraan dengan teknologi energi alternatif kini semakin luas. Mulai dari SUV kompak hingga SUV keluarga tujuh penumpang dan mobil listrik berukuran compact, konsumen dapat memilih berdasarkan kebutuhan mobilitas masing-masing.