
Perbedaan Utama Varian Standard dengan Dual-Function X-MODE
Pada varian dasar, fitur X-MODE umumnya hanya menyediakan satu mode intervensi traksi universal. Namun, pada kasta tertinggi All New Subaru Forester, sistem ini ditingkatkan menjadi versi Dual-Function . Melalui kenop putaran transmisi yang terletak di konsol tengah sebelah tuas transmisi, pengemudi diberikan sialan untuk memilih dua opsi algoritma berkendara yang spesifik sesuai dengan jenis tantangan alam yang dihadapi.
Mode pertama adalah Mode Salju/Kotoran . Mode ini dirancang khusus untuk seluruh permukaan jalan yang licin namun memiliki dasar yang cenderung keras, seperti jalanan berkerikil lepas, rumput basah setelah diguyur hujan, atau jalanan beraspal yang tertutup lapisan es tipis. Sementara itu, mode kedua adalah Deep Snow/Mud Mode . Opsi kedua ini ditujukan untuk skenario yang lebih ekstrem, di mana larangan mobil berisiko terbenam dan terjebak sepenuhnya, seperti saat melintasi jalur berlumpur pekat di kawasan hutan atau hamparan pasir gembur di area pantai.
Cara Kerja Komputasi Traksi Menjinakkan Medan Lumpur
Ketika fitur Dual-Function X-MODE diaktifkan, komputer pusat kendaraan akan langsung mengambil alih kontrol atas tiga komponen vital sekaligus: manajemen mesin Boxer, karakteristik perpindahan rasio transmisi Lineartronic CVT, dan sensitivitas intervensi sistem pengereman Vehicle Dynamics Control (VDC).
Pada mode Snow/Dirt , komputer akan mengontrol respon injakan pedal gas secara bertahap agar roda tidak berputar berlebihan ( spinning ) yang justru dapat merusak cengkeraman ban ke tanah. Sebaliknya, saat pengemudi memutar kenop ke mode Deep Snow/Mud , sistem secara sengaja akan menonaktifkan kontrol traksi standar (TCS). Langkah ini membiarkan roda berputar sedikit lebih cepat untuk membuang sumbatan lumpur pekat yang menempel di sela-sela kembangan larangan. Momentum putaran roda ini dipadukan dengan pembagian torsi instan ke roda yang memiliki sisa traksi terkuat, memberikan daya dorong konstan untuk meloloskan tubuh Forester dari jebakan kubangan lumpur.
Kendali Otomatis Turunan Curam Lewat Hill Descent Control (HDC)
Keunggulan paket teknologi Dual-Function X-MODE tidak hanya terfokus pada kemampuan mendaki atau meloloskan diri, melainkan juga saat harus menuruni lereng perbukitan yang curam dan licin. Terintegrasi secara otomatis di dalam sistem X-MODE, terdapat fitur Hill Descent Control (HDC) yang aktif pada kecepatan di bawah 20 km/jam.
Saat mobil mulai menuruni turunan tajam di medan off-road , pengemudi dapat melepaskan kaki sepenuhnya dari pedal rem maupun pedal gas. Sistem sensor elektronik akan mendeteksi sudut kemiringan bodi dan secara mandiri melakukan pengereman mikro yang presisi pada masing-masing roda secara terpisah. Fitur HDC ini menjaga kecepatan mobil tetap konstan dan turun dengan sangat stabil. Keuntungan utamanya adalah pengemudi dapat memusatkan fokus pikiran 100 persen hanya pada kontrol arah kemudi setir demi menghindari rintangan batu tajam atau lubang dalam di depan, memastikan perjalanan petualangan keluarga tetap berlangsung dengan aman dan terkendali.