
Teknik Eco-Driving adalah seni mengemudi yang mengoptimalkan efisiensi bahan bakar tanpa mengorbankan keamanan. Dengan mengubah sedikit kebiasaan di balik kemudi, Anda bisa menghemat konsumsi BBM hingga 10% - 20%.
1. Akselerasi Secara Bertahap
Hindari menginjak pedal gas terlalu dalam secara mendadak. Cara terbaik adalah berakselerasi secara halus; bayangkan ada telur di bawah pedal gas yang tidak boleh pecah. Usahakan mencapai kecepatan 20 km/jam dalam waktu 5 detik dari posisi diam.
2. Jaga Kecepatan Konstan dan Jarak Aman
Mengemudi dengan kecepatan stabil di jalur cepat (sekitar 60-80 km/jam) adalah kondisi paling efisien bagi mesin. Dengan menjaga jarak aman, Anda tidak perlu sering menginjak rem secara mendadak, yang berarti Anda tidak perlu membuang energi untuk berakselerasi kembali.
3. Manfaatkan Engine Brake
Saat melihat lampu merah atau kemacetan di depan, lepaskan pedal gas lebih awal dan biarkan mobil meluncur perlahan dengan bantuan engine brake. Pada mobil modern, saat kaki dilepas dari gas dalam posisi transmisi masuk, sistem injeksi akan menghentikan suplai bensin (fuel cut-off).
4. Perhatikan Beban dan Tekanan Ban
Setiap beban tambahan sebesar 20 kg dapat meningkatkan konsumsi BBM sekitar 1%. Selain itu, pastikan tekanan ban sesuai spesifikasi pabrikan. Ban yang kempes menciptakan gaya gesek lebih besar, sehingga mesin harus bekerja lebih keras untuk memutar roda.