Sudah Ada Dual SRS Airbag, Toyota Avanza G Grand New MT 2017 Beri Proteksi Maksimal Sasis RWD - Mobil.id

Sudah Ada Dual SRS Airbag, Toyota Avanza G Grand New MT 2017 Beri Proteksi Maksimal Sasis RWD


HomeBlog

Toyota
Sudah Ada Dual SRS Airbag, Toyota Avanza G Grand New MT 2017 Beri Proteksi Maksimal Sasis RWD
Penulis 9

Evaluasi teknis terhadap unit Toyota Avanza 1.5 G Grand New transmisi manual lansiran tahun 2017 dilakukan pada Juni 2026 di rute komuter wilayah suburban Depok. Pengujian jalan harian ini bertujuan untuk menganalisis integritas arsitektur keselamatan pasif serta kegunaan teknologi mekanis lawas dalam penggunaan harian modern. Data teknis dihimpun melalui inspeksi modul elektronik sasis, pengujian pengereman jalan basah, dan pembacaan data struktural bodi unibody semitangga (semi-ladder frame). Informasi ini sangat relevan bagi Anda yang berburu mobil bekas di segmen low MPV. Khususnya bagi yang memprioritaskan durabilitas tinggi sistem penggerak roda belakang dengan standar proteksi benturan minimum.

Berikut Fitur Keselamatan Aktif

Fitur keselamatan aktif pada varian Toyota Avanza 1.5 G 2017 ini berfokus pada sektor penahan laju kendaraan Anda. Sistem pengereman mekanis pada mobil keluarga ini sudah dilengkapi dengan teknologi Anti-lock Braking System (ABS).

Fitur ABS ini bekerja mencegah roda terkunci penuh saat pengemudi melakukan pengereman darurat di atas permukaan jalan yang licin. Dengan begitu, Anda tetap dapat mengendalikan arah setir mobil dengan aman saat situasi panik.

  • Distribusi daya pengereman hidrolik diatur otomatis secara mekanis dan elektronik.

  • Pengaturan tersebut berjalan melalui teknologi Electronic Brake-force Distribution (EBD).

  • Pembagian porsi gaya pengereman disesuaikan berdasarkan beban muatan kendaraan Anda.

  • Unit ini belum mengadopsi kontrol stabilitas elektronik atau Vehicle Stability Control.

Sistem keselamatan aktif berbasis sensor radar atau kamera seperti Pre-Collision Braking System juga absen pada model ini. Akibatnya, stabilitas arah kendaraan saat bermanuver darurat sepenuhnya bergantung pada input kemudi mekanis dari Anda.

Blind Spot Monitor dan Adaptive Cruise Control

Varian mesin 1.500 cc berpenggerak roda belakang atau Rear-Wheel Drive (RWD) ini dirancang sebagai unit transportasi yang mengutamakan fungsi esensial. Anda tidak akan menemukan fitur keselamatan aktif tingkat lanjut seperti Adaptive Cruise Control (ACC).

Fitur canggih lain seperti monitoring titik buta atau Blind Spot Monitoring (BSM) juga belum disematkan pada bodi mobil ini. Pengemudi harus lebih waspada dan mandiri saat berkendara di jalan raya yang padat.

  • Pengemudi mengandalkan visibilitas kaca spion samping konvensional format cembung manual.

  • Kaca spion standar ini hadir tanpa adanya indikator peringatan visual tambahan.

  • Kontrol manual penuh terhadap jarak aman berkendara sepenuhnya berada di tangan Anda.

  • Pengaturan jarak aman mengandalkan pedal gas dan rem pada pengoperasian luar kota.

Kondisi tanpa asisten berkendara otomatis ini akan sangat terasa saat Anda menjelajah rute jalan tol antarkota. Kewaspadaan penuh dan teknik mengemudi yang baik menjadi kunci utama untuk menjaga keselamatan seluruh penumpang selama perjalanan.

Evaluasi Integrasi Perangkat Pintar dan Hiburan

Sistem hiburan pada kabin mobil ini menggunakan head unit layar sentuh atau touchscreen berukuran 6,1 inci bawaan asli pabrik. Layar hiburan standar ini sudah mendukung pemutaran media format CD, DVD, slot USB, dan konektivitas AUX.

Tersedia pula fitur Bluetooth pasif yang dapat Anda gunakan secara praktis untuk melakukan atau menerima panggilan telepon. Namun, Anda harus menerima kenyataan bahwa sistem ini belum kompatibel dengan Apple CarPlay atau Android Auto.

  • Antarmuka menu navigasi masih bersifat mendasar dan sangat sederhana.

  • Tidak memiliki interaksi fitur perintah suara atau voice command bawaan.

  • Pengoperasian media murni mengandalkan tombol fisik di samping layar utama.

  • Desain menu meminimalkan gerakan tangan dan menjaga fokus visual Anda.

Kesederhanaan antarmuka layar hiburan ini justru memberikan dampak positif yang cukup signifikan bagi keselamatan berkendara. Minimnya menu yang rumit membantu Anda sebagai pengemudi untuk tetap fokus menatap arah jalanan di depan.

Laporan Hasil Uji Tabrak Resmi

Berdasarkan pengujian resmi crash test yang dirilis oleh lembaga otoritas ASEAN NCAP untuk model pengembangan fase ini, kendaraan mencatatkan hasil positif. MPV sejuta umat ini berhasil meraih sertifikasi keselamatan dengan peringkat 4 bintang.

Sertifikasi bintang empat tersebut diraih khusus dalam kategori perlindungan penumpang dewasa (Adult Occupant Protection). Performa perlindungan yang stabil ini memberikan rasa aman ekstra bagi Anda dan seluruh anggota keluarga selama berkendara harian.

Kekuatan struktural kabin mobil ini ditopang kuat oleh teknologi sasis Toyota Computer Controlled Body (TCCB). Desain sasis modern ini dirancang khusus untuk mereduksi deformasi ruang kabin secara optimal saat terjadi benturan keras.

  • Diperkuat dengan keberadaan fitur dual SRS airbags pada bagian depan.

  • Sabuk pengaman tiga titik dilengkapi dengan fitur pretensioner dan force limiter.

  • Tersedia jangkar dudukan kursi anak ISOFIX secara praktis di baris kedua.

  • Kombinasi piranti keselamatan pasif bekerja sinergis melindungi tubuh penumpang.

Seluruh perangkat keselamatan pasif tersebut dipasang untuk mereduksi risiko cedera fatal akibat impak kecelakaan di jalan raya. Komitmen pabrikan dalam menyediakan struktur kabin yang kokoh tetap terjaga dengan baik pada model ini.

Pertanyaan Seputar Toyota Avanza 1.5 G 2017

  1. Berapa konsumsi bahan bakar rata-rata mesin Toyota Avanza 1.5 G Grand New 2017 bekas untuk rute harian? Konsumsi bahan bakar minyak mesin 2NR-VE 1.500 cc Dual VVT-i untuk rute kombinasi perkotaan mencatatkan angka 11,2 hingga 12,6 kilometer per liter.

  2. Apakah varian 1.5 G tahun 2017 ini sudah dilengkapi dengan sensor parkir belakang? Ya, sistem parkir dibantu oleh dua titik sensor ultrasonik pada bumper belakang tanpa adanya visual kamera mundur bawaan pabrik.

  3. Apa tipe sistem kemudi yang diterapkan pada sasis model generasi ini? Kemudi menggunakan teknologi Electric Power Steering atau EPS yang membebaskan mesin dari beban pompa hidrolik konvensional sehingga karakter setir terasa lebih ringan.

  4. Bagaimana sistem pengereman roda belakang yang digunakan pada unit ini? Pengereman roda belakang masih menggunakan sistem tromol (drum brake) konvensional, sedangkan rem cakram berventilasi dipasang eksklusif pada roda bagian depan.