
Di tahun 2026, penggunaan tirai kain untuk menutupi atap panoramic mulai ditinggalkan. Sebagai gantinya, pabrikan mobil menghadirkan Atap Kaca Electrochromic. Teknologi ini menggunakan lapisan material khusus di dalam kaca yang dapat berubah sifat optiknya saat dialiri arus listrik kecil.
Hanya dengan menyentuh tombol atau memberikan perintah suara, Anda bisa mengubah atap kaca yang tadinya jernih transparan menjadi gelap (opaque) dalam hitungan detik. Ini memberikan fleksibilitas luar biasa: Anda bisa menikmati pemandangan langit biru di pagi hari, lalu seketika menggelapkannya saat matahari mulai terik untuk menjaga suhu kabin tetap sejuk tanpa perlu repot menarik tirai manual.
Selain soal estetika dan privasi, teknologi ini sangat efektif dalam menangkal sinar UV dan panas inframerah. Dengan kondisi kaca yang gelap, beban kerja AC mobil menjadi lebih ringan karena panas matahari tidak langsung menembus ke dalam kabin, yang pada akhirnya membantu efisiensi bahan bakar atau daya baterai pada mobil listrik. Atap kaca ini juga seringkali memiliki mode "bergradasi," di mana Anda bisa menggelapkan bagian tertentu saja untuk memberikan kenyamanan yang sangat personal bagi setiap penumpang.