
Pada era 1990-an, dunia otomotif dipenuhi mobil sport dengan desain futuristis dan karakter berkendara yang menyenangkan. Di tengah persaingan tersebut, Ford menghadirkan salah satu coupe sport paling unik dalam sejarahnya, yaitu Ford Probe GT.
Ford Probe GT bukan muscle car khas Amerika dengan mesin V8 besar dan penggerak roda belakang. Mobil ini justru hadir dengan pendekatan berbeda. Probe GT menggunakan platform hasil kerja sama dengan Mazda, memiliki penggerak roda depan, desain aerodinamis, dan karakter berkendara yang terasa sangat modern pada zamannya.
Inilah yang membuat Ford Probe GT tampil berbeda dibanding produk Ford lainnya di era tersebut. Mobil ini terasa seperti perpaduan gaya Amerika dan teknologi Jepang dalam satu paket coupe sporty.
Ketika pertama kali hadir, Ford Probe GT langsung menarik perhatian karena desainnya yang futuristis. Bentuk bodinya rendah, ramping, dan aerodinamis. Lampu pop-up di bagian depan membuat tampilannya terlihat sangat khas mobil sport era 80-an dan 90-an.
Pada malam hari, ketika lampu depan terbuka, Probe GT terlihat seperti mobil sport dari film cyberpunk klasik. Sampai sekarang, desain tersebut masih dianggap keren oleh banyak pecinta mobil retro.
Generasi kedua Probe GT yang hadir mulai tahun 1993 bahkan memiliki tampilan lebih modern lagi. Garis bodi dibuat membulat dan mengalir sehingga terlihat jauh lebih aerodinamis dibanding generasi pertama.
Banyak orang menganggap Ford Probe GT generasi kedua sebagai salah satu mobil Ford dengan desain paling futuristis pada era 90-an. Bahkan hingga sekarang, tampilannya masih terlihat unik di jalan.
Namun daya tarik Probe GT bukan hanya soal desain. Mobil ini juga terkenal karena performanya yang cukup mengesankan untuk ukuran coupe sport penggerak roda depan.
Pada generasi pertama, Probe GT menggunakan mesin turbocharged 2.2 liter empat silinder. Mesin ini menghasilkan tenaga yang cukup besar pada masanya dan memberikan karakter turbo khas mobil sport era 80-an.
Ketika turbo mulai bekerja, akselerasi terasa lebih agresif dibanding kebanyakan coupe biasa di kelasnya. Kombinasi tenaga turbo dan bobot mobil yang ringan membuat Probe GT terasa sangat menyenangkan dikendarai.
Sementara itu generasi kedua Probe GT menggunakan mesin V6 2.5 liter hasil pengembangan Mazda. Mesin ini dikenal halus, responsif, dan memiliki suara yang sporty.
Walaupun tidak menggunakan turbo seperti generasi sebelumnya, mesin V6 generasi kedua justru memberikan karakter tenaga yang lebih linear dan nyaman digunakan harian. Banyak pecinta Ford Probe menyukai generasi kedua karena kombinasi performa dan kenyamanannya terasa lebih seimbang.
Handling menjadi salah satu kekuatan terbesar Ford Probe GT. Berkat platform Mazda, mobil ini memiliki pengendalian yang terasa presisi dan stabil. Suspensinya cukup nyaman untuk perjalanan jauh, tetapi tetap mampu memberikan sensasi sporty ketika diajak bermanuver.
Setirnya terasa ringan namun responsif. Pada jalan berliku, Probe GT terasa lincah dan mudah dikendalikan. Hal ini membuat mobil tersebut cukup populer di kalangan anak muda dan pecinta modifikasi era 90-an.
Salah satu hal menarik dari Ford Probe GT adalah konsep liftback coupe yang digunakannya. Walaupun terlihat seperti coupe dua pintu biasa, bagian belakangnya menggunakan model hatchback sehingga bagasi terasa lebih luas dan praktis.
Hal ini membuat Probe GT terasa lebih nyaman dipakai harian dibanding beberapa mobil sport lain di masanya. Pengguna masih bisa membawa barang cukup banyak tanpa mengorbankan tampilan sporty mobil.
Interior Probe GT juga sangat khas mobil sport 90-an. Dashboard melengkung, panel instrumen sporty, dan posisi duduk rendah menghadirkan nuansa kokpit yang terasa futuristis.
Pada beberapa varian, fitur yang ditawarkan juga tergolong cukup modern untuk masanya. Mulai dari power window, cruise control, hingga sistem audio premium sudah tersedia pada tipe tertentu.
Walaupun Ford Probe GT cukup populer, mobil ini juga memiliki cerita unik dalam sejarah Ford. Pada pertengahan 1980-an, Ford sebenarnya sempat mempertimbangkan platform Probe sebagai pengganti Ford Mustang.
Rencana tersebut memicu protes besar dari penggemar Mustang karena Probe menggunakan penggerak roda depan dan memiliki karakter berbeda dari muscle car tradisional Amerika. Akhirnya Ford membatalkan rencana itu dan mempertahankan Mustang.
Namun justru karena hal itulah Probe GT akhirnya memiliki identitas unik sendiri. Mobil ini tidak mencoba menjadi muscle car, melainkan coupe sport modern dengan pendekatan global.
Saat ini Ford Probe GT mulai menjadi mobil koleksi yang cukup diburu. Desain futuristis, lampu pop-up, sejarah unik, dan hubungan eratnya dengan Mazda membuat mobil ini memiliki daya tarik nostalgia yang kuat.
Unit yang masih original dan dalam kondisi baik mulai semakin sulit ditemukan. Terutama generasi pertama turbo dan generasi kedua V6 GT yang kini mulai dianggap sebagai coupe retro ikonik era 90-an.
Di tengah dunia otomotif modern yang dipenuhi SUV dan mobil listrik, Ford Probe GT tetap dikenang sebagai salah satu coupe sport Ford paling berani dan paling berbeda yang pernah dibuat.