Mengenal Generasi Ford Probe dari 1988 hingga 1997 - Mobil.id

Mengenal Generasi Ford Probe dari 1988 hingga 1997


HomeBlog

ford
Mengenal Generasi Ford Probe dari 1988 hingga 1997
Penulis 8

Ford Probe menjadi salah satu mobil sport paling unik yang pernah diproduksi Ford. Mobil ini hadir pada masa ketika industri otomotif sedang berubah menuju desain yang lebih aerodinamis dan modern. Dengan bantuan teknologi dari Mazda, Ford berhasil menciptakan coupe sport yang tampil berbeda dibanding mobil Amerika lainnya pada era tersebut.

Walaupun masa produksinya tidak terlalu panjang, Ford Probe memiliki dua generasi yang masing-masing punya karakter unik. Dari desain kotak futuristis akhir 80-an hingga bentuk membulat khas 90-an, evolusi Ford Probe memperlihatkan bagaimana tren otomotif berubah dalam satu dekade.

Generasi pertama Ford Probe mulai diperkenalkan pada tahun 1988 sebagai model tahun 1989. Mobil ini langsung menarik perhatian karena desainnya sangat modern dibanding kebanyakan mobil Ford saat itu.

Probe generasi pertama menggunakan platform Mazda GD yang juga dipakai oleh Mazda MX-6 dan Mazda Capella. Karena itu, banyak orang menganggap Ford Probe lebih terasa seperti mobil Jepang daripada mobil Amerika tradisional.

Desain generasi pertama memiliki bentuk wedge atau meruncing yang sangat khas era 1980-an. Garis bodinya tajam, rendah, dan aerodinamis. Salah satu ciri paling ikonik dari Probe generasi awal adalah penggunaan lampu pop-up yang membuat tampilannya terlihat futuristis.

Pada masa itu, lampu pop-up menjadi simbol mobil sport modern. Ketika lampu depan terbuka di malam hari, Ford Probe langsung terlihat seperti mobil balap jalanan dari film-film era 80-an.

Ford Probe generasi pertama hadir dalam beberapa pilihan mesin. Varian standar menggunakan mesin empat silinder yang cukup ekonomis, sementara model performa tinggi bernama Probe GT memakai mesin turbocharged 2.2 liter.

Varian GT menjadi pusat perhatian karena performanya cukup mengesankan untuk ukuran coupe sport penggerak roda depan pada zamannya. Tenaga turbo membuat akselerasi terasa responsif, sementara bobot mobil yang ringan membuat handling-nya terasa lincah.

Interior generasi pertama juga cukup modern untuk masanya. Dashboard digital pada beberapa tipe, bentuk konsol yang futuristis, dan posisi duduk sporty membuat kabin Probe terasa berbeda dibanding sedan Amerika tradisional.

Selain desain dan performa, Ford Probe generasi pertama terkenal karena kenyamanan berkendaranya. Berkat platform Mazda, mobil ini memiliki handling yang presisi dan suspensi yang nyaman dipakai harian.

Namun pada awal 1990-an, Ford mulai mempersiapkan generasi kedua Probe dengan pendekatan desain yang lebih halus dan modern. Hasilnya adalah Ford Probe generasi kedua yang diluncurkan pada tahun 1992 untuk model tahun 1993.

Generasi kedua dianggap banyak penggemar sebagai bentuk terbaik Ford Probe. Desainnya lebih membulat, lebih aerodinamis, dan terlihat sangat futuristis khas mobil sport era 90-an.

Jika generasi pertama masih memiliki nuansa kotak khas 80-an, maka generasi kedua tampil lebih lembut dengan garis bodi yang mengalir. Lampu pop-up tetap dipertahankan, sehingga identitas sporty Probe tetap terasa kuat.

Bagian belakang generasi kedua juga terlihat lebih elegan dengan model liftback coupe yang praktis. Desain seperti ini membuat Ford Probe terlihat modern bahkan jika dibandingkan dengan beberapa mobil sport lain di era yang sama.

Di balik desainnya, generasi kedua juga mengalami peningkatan besar dalam hal performa dan kenyamanan. Probe GT kini menggunakan mesin V6 2.5 liter hasil pengembangan Mazda.

Mesin V6 tersebut terkenal halus dan responsif. Suaranya juga menjadi salah satu daya tarik utama Probe GT generasi kedua. Banyak pecinta mobil retro menyukai karakter suara mesin V6 Probe karena terdengar sporty namun tetap nyaman untuk penggunaan harian.

Handling generasi kedua juga semakin matang. Suspensinya terasa stabil dan mobil lebih nyaman dikendarai di jalan jauh. Kombinasi ini membuat Probe cocok digunakan sebagai mobil sport harian.

Interior generasi kedua juga jauh lebih modern. Dashboard dibuat melengkung mengikuti desain futuristis era 90-an. Panel instrumen terlihat sporty dan posisi pengemudi terasa fokus seperti mobil coupe premium.

Salah satu hal menarik dari Ford Probe adalah konsep liftback yang digunakannya. Walaupun tampil seperti coupe dua pintu, bagasi belakangnya cukup luas karena menggunakan model hatchback. Hal ini membuat Probe terasa lebih praktis dibanding coupe sport biasa.

Selama masa produksinya, Ford Probe cukup populer di Amerika Utara dan beberapa pasar internasional. Mobil ini juga sering muncul dalam budaya pop, video game balap, hingga dunia modifikasi jalanan era 90-an.

Namun menjelang akhir 1990-an, pasar coupe sport mulai menurun. Konsumen mulai beralih ke sedan sporty dan SUV yang lebih praktis. Akibatnya Ford menghentikan produksi Probe pada tahun 1997.

Walaupun hanya memiliki dua generasi, Ford Probe berhasil meninggalkan identitas kuat di dunia otomotif. Mobil ini menjadi simbol eksperimen Ford dalam menggabungkan gaya Amerika dengan teknologi Jepang.

Kini kedua generasi Ford Probe mulai diburu kolektor mobil retro. Generasi pertama disukai karena nuansa klasik 80-an dan lampu pop-up ikonik, sementara generasi kedua dikenal karena desain futuristis dan mesin V6 yang menyenangkan.

Bagi pecinta otomotif lawas, Ford Probe bukan hanya sekadar coupe sport biasa. Mobil ini adalah representasi dari era ketika desain futuristis, kolaborasi global, dan teknologi baru mulai membentuk masa depan dunia otomotif.