Mengapa Subaru Menciptakan BRAT pada Akhir 1970-an? - Mobil.id

Mengapa Subaru Menciptakan BRAT pada Akhir 1970-an?


HomeBlog

Subaru
Mengapa Subaru Menciptakan BRAT pada Akhir 1970-an?
Penulis 8

Subaru BRAT lahir bukan tanpa alasan. Pada akhir 1970-an, Subaru menghadapi tantangan besar untuk memperluas pasar di luar Jepang, terutama di Amerika Serikat. Saat itu, pasar pickup ringan sedang tumbuh pesat, tetapi didominasi oleh merek-merek seperti Toyota, Datsun, Ford, dan Chevrolet.

Subaru yang pada waktu itu lebih dikenal sebagai produsen mobil kecil dan ekonomis melihat peluang di segmen light utility vehicle. Namun, alih-alih membuat pickup konvensional dari awal, Subaru memilih pendekatan yang lebih efisien: memodifikasi platform yang sudah ada, yaitu Subaru Leone.

Dari sinilah konsep Subaru BRAT mulai terbentuk pada tahun 1977 dan resmi diluncurkan pada 1978.

Strategi Pasar Subaru di Amerika

Pada era tersebut, Subaru mulai membangun reputasi di pasar Amerika sebagai produsen mobil kecil yang hemat bahan bakar. Krisis minyak tahun 1970-an juga membuat konsumen Amerika mulai beralih dari mobil besar ke kendaraan yang lebih efisien.

Namun, ada satu masalah: Subaru belum memiliki produk di segmen pickup ringan yang sangat populer di daerah pedesaan Amerika.

Subaru kemudian melihat peluang untuk masuk ke segmen ini tanpa harus mengembangkan platform baru yang mahal. Solusinya adalah menggunakan basis Subaru Leone Wagon dan mengubah bagian belakangnya menjadi bak terbuka. Pendekatan ini jauh lebih hemat biaya dibandingkan membuat pickup dari nol.

Peran Subaru Leone sebagai Basis

Subaru Leone merupakan mobil penumpang kompak yang sudah memiliki sistem penggerak empat roda (4WD) pada beberapa varian. Hal ini menjadi keuntungan besar bagi Subaru.

Dengan basis Leone, Subaru sudah memiliki:

  • Mesin boxer yang sudah terbukti

  • Sistem 4WD yang relatif matang

  • Platform mobil penumpang yang nyaman

Dari fondasi ini, Subaru hanya perlu melakukan modifikasi struktural pada bagian belakang untuk menciptakan kendaraan baru yang memiliki fungsi ganda: mobil penumpang dan pickup ringan.

Hasilnya adalah Subaru BRAT (Bi-drive Recreational All-terrain Transporter).

Tantangan Regulasi: Chicken Tax

Salah satu faktor penting yang memengaruhi desain Subaru BRAT adalah kebijakan perdagangan di Amerika Serikat yang dikenal sebagai Chicken Tax.

Kebijakan ini mengenakan tarif tinggi pada impor kendaraan jenis pickup ringan. Untuk menghindari biaya ini, Subaru menggunakan strategi yang tidak biasa: menambahkan kursi di bak belakang (jump seats).

Dengan adanya kursi tersebut, Subaru BRAT dapat diklasifikasikan sebagai kendaraan penumpang, bukan pickup murni. Strategi ini secara langsung memengaruhi desain dan menjadi salah satu ciri paling ikonik BRAT hingga saat ini.

Kebutuhan Konsumen Amerika

Subaru juga memahami kebutuhan konsumen di Amerika, terutama di wilayah pedesaan dan daerah dengan kondisi cuaca ekstrem.

Konsumen membutuhkan kendaraan yang:

  • Tahan di jalan tanah

  • Mampu melewati salju

  • Hemat bahan bakar

  • Bisa digunakan untuk kerja ringan dan rekreasi

Subaru BRAT menjawab semua kebutuhan tersebut dalam satu paket kompak. Dengan sistem 4WD dan bobot ringan, BRAT menjadi alternatif menarik dibanding pickup besar yang boros bahan bakar.

Filosofi Produk Subaru BRAT

BRAT bukan sekadar kendaraan utilitas, tetapi juga eksperimen desain dan strategi bisnis Subaru. Filosofi yang digunakan adalah:

  • Menggabungkan fungsi mobil penumpang dan pickup

  • Menekan biaya produksi dengan platform yang sudah ada

  • Memaksimalkan teknologi 4WD Subaru

  • Menyesuaikan diri dengan regulasi pasar Amerika

Pendekatan ini membuat Subaru BRAT menjadi salah satu kendaraan paling unik yang pernah diproduksi Subaru.

Dampak Terhadap Citra Subaru

Walaupun pada awalnya BRAT bukan model utama Subaru, kendaraan ini justru memiliki dampak jangka panjang terhadap citra brand.

BRAT membantu Subaru membangun reputasi sebagai:

  • Produsen kendaraan 4WD yang andal

  • Merek yang cocok untuk medan berat dan cuaca ekstrem

  • Pembuat mobil kecil yang fungsional dan inovatif

Reputasi ini kemudian berkembang dan menjadi dasar kesuksesan Subaru di segmen AWD modern seperti Outback, Forester, dan Impreza.

Posisi Subaru BRAT dalam Sejarah Otomotif

Subaru BRAT kini dipandang sebagai salah satu contoh awal dari konsep lifestyle utility vehicle, yaitu kendaraan yang tidak hanya digunakan untuk kerja, tetapi juga untuk gaya hidup dan rekreasi.

Meskipun pada masanya tidak menjadi penjualan besar-besaran, BRAT memiliki pengaruh penting dalam evolusi desain kendaraan kompak berpenggerak empat roda.