
Subaru BRAT 1979 merupakan kelanjutan dari generasi pertama BRAT yang mulai diperkenalkan pada tahun 1978. Model ini tidak membawa perubahan besar secara desain, namun menjadi tahun penting karena Subaru mulai melakukan penyempurnaan teknis kecil untuk meningkatkan konsistensi, keandalan, dan penerimaan pasar terutama di Amerika Serikat.
Sebagai pickup kompak berbasis Subaru Leone, BRAT 1979 tetap mempertahankan konsep utama: kendaraan ringan dengan bak terbuka, sistem penggerak empat roda (4WD), serta efisiensi bahan bakar yang lebih baik dibanding pickup konvensional era itu.
Desain Eksterior: Tetap Sama, Tetap Ikonik
Secara tampilan, Subaru BRAT 1979 hampir tidak berubah dari model 1978. Subaru mempertahankan desain yang sudah mulai dikenal pasar:
Lampu depan bulat tunggal
Grille kecil sederhana
Bumper baja fungsional
Siluet kompak berbasis mobil penumpang
Tidak ada perubahan signifikan pada bodi karena Subaru masih fokus pada stabilitas produksi dan respons pasar tahun pertama.
Dimensi tetap sama:
Panjang ± 4,1 meter
Wheelbase ± 2,4 meter
Ukuran ini membuat BRAT 1979 tetap lincah dan mudah digunakan di berbagai kondisi jalan.
Interior: Masih Fungsional Tanpa Perubahan Besar
Interior Subaru BRAT 1979 tetap mempertahankan pendekatan minimalis. Dashboard sederhana dengan instrumen analog masih menjadi pusat informasi pengemudi.
Fitur interior yang tersedia:
Speedometer analog
Indikator bahan bakar
Lampu peringatan dasar
Layout sederhana dan mudah dibaca
Tidak ada peningkatan kenyamanan signifikan, karena fokus utama Subaru tetap pada fungsi utilitas, bukan kemewahan.
Mesin EA71: Stabil dan Andal
Subaru BRAT 1979 masih menggunakan mesin EA71 1.6 liter boxer 4 silinder, yang juga dipakai pada model 1978.
Spesifikasi umum:
Kapasitas: 1.595 cc
Tenaga: ±65–67 hp
Konfigurasi: Boxer (horizontal opposed)
Sistem bahan bakar: karburator
Karakter mesin ini dikenal:
Halus untuk ukuran zamannya
Stabil dan mudah dirawat
Efisien untuk kendaraan ringan
Walaupun tenaganya tidak besar, mesin ini cukup untuk kebutuhan harian dan medan ringan.
Transmisi dan Penggerak
BRAT 1979 menggunakan:
Transmisi manual 4 percepatan
Sistem 4WD part-time (manual engagement)
Sistem 4WD ini menjadi salah satu nilai jual utama BRAT di pasar Amerika, terutama di wilayah yang memiliki musim dingin atau medan tidak rata.
Pengemudi dapat mengaktifkan 4WD saat diperlukan, memberikan traksi tambahan di kondisi:
Jalan berlumpur
Salju
Permukaan licin
Jalan tanah
Handling dan Karakter Berkendara
Pengalaman berkendara Subaru BRAT 1979 masih sangat mirip dengan model sebelumnya, namun terasa sedikit lebih stabil karena penyempurnaan kecil pada konsistensi produksi.
Karakter berkendaranya:
Ringan dan mudah dikendalikan
Suspensi cukup lembut untuk pickup
Tidak agresif, lebih ke arah santai dan utilitarian
Stabil di kecepatan rendah hingga menengah
Karena berbasis mobil penumpang, BRAT terasa lebih “civilized” dibanding pickup tradisional pada era yang sama.
Fitur Ikonik: Jump Seats Tetap Dipertahankan
Subaru BRAT 1979 masih mempertahankan jump seats di bak belakang, yang menjadi ciri khas paling terkenal dari BRAT.
Fitur ini:
Menambah kapasitas penumpang
Menghadirkan kesan unik dan tidak biasa
Berperan dalam strategi menghindari tarif impor (Chicken Tax)
Walaupun tidak terlalu praktis, fitur ini menjadi identitas penting BRAT hingga sekarang.
Posisi Pasar: Mulai Dikenal, Tapi Masih Niche
Pada tahun 1979, Subaru BRAT mulai mendapatkan sedikit momentum di pasar Amerika, terutama di:
Wilayah pedesaan
Daerah bersalju
Pengguna yang membutuhkan kendaraan kecil serbaguna
Namun secara penjualan, BRAT masih belum menjadi arus utama. Mobil ini lebih dianggap sebagai alternatif unik dibanding pickup besar Amerika.
Nilai Historis Subaru BRAT 1979
Dari perspektif kolektor, BRAT 1979 memiliki nilai penting karena:
Termasuk generasi awal produksi
Menjadi fase transisi stabilisasi produk
Masih mempertahankan desain paling original
Representasi awal strategi Subaru di Amerika
Unit yang masih orisinal kini semakin langka, sehingga nilainya terus meningkat di pasar mobil klasik.
Subaru BRAT 1979 menjadi simbol fase awal penyempurnaan sebuah ide besar Subaru: menciptakan pickup kompak 4WD berbasis mobil penumpang yang efisien, unik, dan berbeda dari arus utama industri otomotif saat itu.