
Nama BRAT merupakan singkatan dari Bi-drive Recreational All-terrain Transporter. Kendaraan ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1978 dan dipasarkan terutama untuk memenuhi kebutuhan pasar Amerika Serikat yang saat itu sedang mengalami peningkatan permintaan terhadap pickup berukuran kecil. Berbeda dengan kompetitor seperti Toyota Hilux, Datsun Truck, atau Ford Courier yang menggunakan konstruksi pickup tradisional, Subaru memilih pendekatan yang lebih kreatif dengan memanfaatkan platform Subaru Leone.
Secara desain, Subaru BRAT Gen 1 memiliki karakter yang mudah dikenali. Bagian depan kendaraan mengusung tampilan khas Subaru era 1970-an dengan lampu depan bulat, grille sederhana, dan garis bodi yang tegas. Sementara itu, bagian belakang dibuat menjadi bak terbuka yang mampu membawa berbagai jenis barang untuk kebutuhan rekreasi maupun pekerjaan ringan.
Salah satu faktor yang membuat Subaru BRAT begitu menarik adalah konstruksinya yang berbasis mobil penumpang. Pendekatan ini memberikan kenyamanan berkendara yang lebih baik dibanding pickup konvensional pada zamannya. Pengendalian kendaraan terasa lebih ringan, posisi duduk lebih nyaman, dan karakter berkendaranya lebih mendekati station wagon dibanding kendaraan niaga.
Dari sisi dimensi, Subaru BRAT Gen 1 tergolong cukup kompak. Panjang kendaraan berada di kisaran 4,1 meter dengan wheelbase sekitar 2,4 meter. Ukuran tersebut membuatnya mudah dikendarai di area perkotaan maupun jalur pedesaan yang sempit. Bobot kendaraan yang relatif ringan juga menjadi salah satu keunggulan utama BRAT dibanding beberapa pesaingnya.
Pada awal peluncurannya, Subaru BRAT menggunakan mesin boxer EA71 berkapasitas 1.595 cc. Mesin empat silinder horizontal berlawanan ini menjadi ciri khas Subaru yang masih dipertahankan hingga saat ini pada banyak model modern mereka. Mesin EA71 mampu menghasilkan tenaga sekitar 65 hingga 67 horsepower, angka yang cukup memadai untuk kendaraan kompak pada era tersebut.
Penggunaan konfigurasi boxer memberikan sejumlah keuntungan. Mesin memiliki pusat gravitasi yang lebih rendah sehingga membantu kestabilan kendaraan. Selain itu, desain mesin yang kompak memungkinkan distribusi bobot yang lebih baik dibanding konfigurasi mesin segaris konvensional.
Pada tahun 1981, Subaru memberikan pembaruan dengan menghadirkan mesin EA81 berkapasitas 1.781 cc. Mesin ini menawarkan peningkatan tenaga dan torsi sehingga performa BRAT menjadi lebih baik, terutama saat membawa muatan atau digunakan di medan yang menantang. Kehadiran EA81 juga menjadi salah satu alasan mengapa model tahun 1981 cukup diminati oleh kolektor.
Salah satu fitur unggulan Subaru BRAT Gen 1 adalah sistem penggerak empat roda atau 4WD. Pada saat banyak pickup kompak masih menggunakan penggerak roda belakang, Subaru telah menawarkan sistem yang memungkinkan kendaraan memiliki traksi lebih baik di berbagai kondisi jalan. Fitur ini membuat BRAT cocok digunakan di daerah pedesaan, jalan tanah, jalur berbatu, maupun wilayah dengan cuaca ekstrem.
Kemampuan off-road BRAT memang tidak dapat disamakan dengan kendaraan 4x4 modern, namun untuk standar akhir tahun 1970-an kendaraan ini termasuk cukup maju. Bobot yang ringan dipadukan dengan sistem 4WD membuatnya mampu melewati berbagai medan ringan dengan percaya diri.
Aspek yang paling terkenal dari Subaru BRAT Gen 1 adalah keberadaan jump seats atau kursi tambahan yang dipasang di dalam bak belakang. Dua kursi plastik ini dipasang menghadap ke belakang dan menjadi salah satu ciri khas yang tidak dimiliki kendaraan lain.
Keberadaan jump seats ternyata bukan sekadar elemen desain unik. Subaru memasangnya sebagai strategi untuk menghindari tarif impor pickup ringan di Amerika Serikat yang dikenal dengan istilah Chicken Tax. Dengan menambahkan kursi penumpang di area bak, BRAT dapat dikategorikan sebagai kendaraan penumpang sehingga dikenakan tarif impor yang lebih rendah dibanding pickup murni.
Di bagian interior, Subaru BRAT Gen 1 menawarkan kabin yang sederhana namun fungsional. Dashboard dirancang dengan tata letak yang mudah dipahami, instrumen analog yang informatif, serta kontrol yang praktis. Meskipun jauh dari standar kemewahan modern, kabin BRAT memberikan pengalaman berkendara yang khas dan autentik bagi penggemar mobil klasik.
Saat ini Subaru BRAT Gen 1 menjadi salah satu model yang cukup dicari di pasar kolektor. Unit yang masih mempertahankan kondisi orisinal, terutama yang masih memiliki jump seats asli, cenderung memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Faktor kelangkaan, sejarah unik, dan desain yang berbeda membuat BRAT menjadi kendaraan yang menarik untuk dikoleksi maupun direstorasi.
Banyak penggemar Subaru menganggap BRAT sebagai salah satu model yang membantu memperkuat identitas Subaru sebagai produsen kendaraan berpenggerak empat roda yang inovatif. Kombinasi mesin boxer, sistem 4WD, konstruksi berbasis mobil penumpang, dan desain pickup yang tidak lazim menjadikan Subaru BRAT Gen 1 sebagai salah satu kendaraan paling ikonik dalam sejarah merek asal Jepang tersebut.