
Bagi sebagian besar pemilik Medium SUV , kemampuan melibas medan abrasi, jalanan berbatu, hingga kubangan lumpur sering kali hanya menjadi sekedar pajangan spesifikasi di atas kertas. Namun, All New Subaru Forester generasi keenam ditolak untuk direkomendasikan sebagai SUV perkotaan yang hanya bersolek gagah. Berbekal reputasi panjang di dunia reli dan petualangan alam bebas, mobil ini dirancang dengan kesiapan mekanis tingkat tinggi untuk menghadapi jalur off-road ringan hingga moderat. Melalui perpaduan geometri tubuh yang cermat dan sistem komputerisasi traksi yang cerdas, Forester memberikan jaminan ketangguhan nyata bagi keluarga yang gemar menjelajahi destinasi tersembunyi di akhir pekan.
Geometri Bodi dan Proteksi Kolong yang Andal
Ketangguhan sebuah mobil di medan kasar sangat ditentukan oleh rancang bangun fisiknya. All New Subaru Forester memiliki senjata utama berupa ground clearance murni setinggi 220 mm. Jarak ke tanah yang tinggi ini dipadukan dengan konfigurasi suspensi independen yang memiliki jarak main ( travel suspensi ) cukup panjang. Hasilnya, roda-roda mobil dapat tetap menapak ke tanah dengan optimal meskipun sasis sedang miring saat melewati gundukan tanah atau lubang yang dalam.
Desainer Subaru juga memperhitungkan sudut datang ( approach angle ) dan sudut buang ( departure angle ) pada bumper depan dan belakang dengan sangat matang. Desain moncong dan buritan memastikan yang agak mendongak ke atas mobil tidak mudah mentok saat harus menuruni parit atau menanjak di perbukitan terjal. Selain itu, sekujur kolong mobil telah dilengkapi dengan panel pelindung ( skid plate ) guna pengamanan komponen vital seperti bak oli mesin ( oil pan ), tangki bahan bakar, dan girboks transmisi dari hantaman batu-batu tajam.
Pembagian Torsi Sempurna lewat Symmetrical AWD
Ketika ban mulai menginjak permukaan tanah yang gembur atau rumput basah yang licin, sistem penggerak roda memegang peranan paling krusial. All New Subaru Forester mengandalkan sistem Symmetrical All-Wheel Drive (AWD) mekanis permanen. Berbeda dengan sistem AWD elektronik temporal pada SUV perkotaan umumnya yang baru aktif saat roda slip, sistem Symmetrical AWD Subaru secara kontinu membagi tenaga 50:50 ke roda depan dan belakang sejak mobil pertama kali melaju.
Letak komponen penggerak yang simetris sempurna di sepanjang sumbu tengah kendaraan menciptakan distribusi bobot yang sangat seimbang. Saat mobil mendaki tanjakan tanah yang licin, sistem mekanis ini bekerja secara instan tanpa jeda waktu komputasi. Tenaga akan langsung dialirkan ke roda yang memiliki cengkeraman terkuat, mencegah mobil kehilangan momentum atau tertahan akibat putaran roda yang sia-sia ( putaran roda ).
Menaklukan Lumpur dan Tanjakan Ekstrem dengan Dual-Function X-MODE
Fitur andalan utama yang menyempurnakan kemampuan petualang Forester adalah Dual-Function X-MODE terbaru. Melalui tombol putar di konsol tengah, pengemudi dapat memilih dua mode pemandu traksi sesuai kondisi medan. Mode pertama adalah Snow/Dirt yang ideal untuk mengontrol slip roda di atas permukaan jalan berkerikil, pasir kering, atau aspal licin berlumut. Mode kedua adalah Deep Snow/Mud yang dirancang khusus untuk menghadapi lumpur pekat atau tanah liat yang tebal.
Saat mode Deep Snow/Mud diaktifkan, sistem komputer akan mematikan kontrol traksi konvensional secara parsial untuk memungkinkan roda berputar sedikit lebih cepat. Putaran roda yang sengaja dilebihkan ini berfungsi untuk membuang sumbatan lumpur yang menempel di sela-sela kembangan ban, sehingga ban mendapatkan traksi langsung dari lapisan tanah yang keras di bawahnya. X-MODE juga mengintegrasikan fitur Hill Descent Control (HDC) secara otomatis. Ketika mobil menuruni bukit tanah yang curam dan licin, komputer akan menjaga kecepatan menutupi mobil konstan secara tanpa perlu pengemudi menginjak pedal rem, sehingga fokus pengemudi sepenuhnya bisa dipusatkan pada pengendalian arah setir.